• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Ingat, Persoalan Kesehatan Bukan Hanya Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 11 Desember 2021 - 13:07
in Megapolitan
kesehatan

Wali Kota Bogor Bima Arya (kelima dari kiri) bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim (keempat dari kiri) dalam peringatan ke-57 Hari Kesehatan Nasional bersama jajarannya, Jumat (10/12/2021). Foto: Antara/Linna Susanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Saat ini persoalan kesehatan bukan hanya Covid-19, melainkan kanker, gizi kronis atau kekerdilan, Open Defection Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang perlu terus ditangani.

“Jika semua kerja keras dan bersama-sama tidak ada yang tidak bisa dicapai. Jangan terkuras isu pandemi yang menguras hati, sisakan ruang-ruang kesiapan kita untuk menangani kesehatan dari hulu ke hilir,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, seperti dikutip Antara, Sabtu (11/12/2021).

BacaJuga:

Manfaatkan Air Sungai, IPA Portabel Semanan Perkuat Suplai Air di Jakbar

Punggawa Nusantara PLN NP Nyalakan Harapan, Hentikan Laju TB di Pesisir Jakarta

Biaya Rp5 Ribu hingga Layanan Keliling, Rumah Sehat Wahana Persempit Kesenjangan Akses Kesehatan

Tantangan Kota Bogor, lanjut dia, kata Bima, target 2024 yang ditetapkan seharusnya kekerdilan lebih rendah dari 10, 7, bahkan lima persen.

Baca Juga : Waspada ISPA Menyerang saat Musim Hujan

Pada Puncak Hari Kesehatan Nasional ke-57 tingkat Kota Bogor di Puri Begawan, Jumat (10/12), ia meminta Dinas Kesehatan jangan hanya kuratif dan rehabilitatif, tetapi preventif, promotif juga penting untuk mengajak semua bergerak menerapkan pola hidup bersih, menggelorakan semangat olahraga menjadikan Kota Bogor sebagai kota peduli kesehatan sesuai turunan dari visi Kota Bogor.

Bima menyampaikan ada tiga hal yang dilakukan Kota Bogor dalam menghadapi dan menangani bidang kesehatan, khususnya di masa pandemi Covid-19, yakni kolaborasi, indahnya inovasi dan kesabaran tanpa henti dari semua pihak.

“Kata kuncinya, ketika bertugas adalah melampaui tupoksi, berpikir melampaui tupoksi, bekerja sama, berkolaborasi dan terus melakukan inovasi,” kata Bima Arya.

Baca Juga : Siasat Agar Anak Doyan Sayur

Pada kesempatan itu, Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor ini menyampaikan apresiasi secara khusus kepada Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dan Dandim 0606/ Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan atas kegigihannya melakukan inovasi membantu menangani pandemi di kota ini.

Menurut Bima, hasil yang didapat tidak hanya bermanfaat bagi Kota Bogor, tetapi juga menjadi bencmarking bagi daerah lain di Indonesia, di antaranya penerapan Ganjil Genap, pelantikan para kepala dinas menjadi direktur vaksin berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Hari ini situasinya berbeda, tapi harus disyukuri, jadikan masa sulit yang kita lewati menjadi pembelajaran bagi kita semua. Ini adalah hasil kesabaran semua, tapi semua tetap harus antisipasi dan tidak boleh lengah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno menyampaikan 57 tahun bukan waktu singkat, telah banyak upaya kesehatan yang dilakukan untuk mewujudkan Kota Bogor yang sehat.

Namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama, tidak hanya Covid-19, tetapi juga beban ganda penyakit, seperti masih tingginya penyakit menular dan tidak menular. Penyakit degeneratif, hipertensi, jantung, kardiovaskuler, stroke, dan kanker yang angkanya semakin meningkat.

Selain itu, tengkes, status gizi, sanitasi, kesehatan lingkungan, dan menurunkan angka kematian ibu serta bayi yang menjadi program prioritas nasional maupun Kota Bogor.” PR bersama lainnya adalah sanitasi, kesehatan lingkungan dan ODF,” sebutnya.

Retno menuturkan rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 Tingkat Kota Bogor dilaksanakan selama November 2021 dengan seluruh jajaran fasilitas kesehatan dan seluruh organisasi profesi kesehatan. Mulai dari penyuluhan kesehatan, Geber Covid-19, sidak KTR, talkshow terkait sehat dalam masa pandemi, pengabdian masyarakat, pemberian sarana prokes, donor darah, pencanangan komitmen cegah kekerdilan.

“Peringatan ini menjadi momentum untuk bersyukur, karena kondisinya sudah cukup melandai dibanding permasalahan bulan Juli 2021. Bahkan, Sabtu dan Minggu lalu nol kasus, harus dipertahankan. Capaian vaksinasi mencapai 89,43 persen, namun 460 nakes di kota ini terpapar Covid-19 varian delta,” katanya. (mg2)

Tags: Bima AryaHari Kesehatan Nasional ke-57kesehatanPemkot Bogor

Berita Terkait.

Manfaatkan Air Sungai, IPA Portabel Semanan Perkuat Suplai Air di Jakbar
Megapolitan

Manfaatkan Air Sungai, IPA Portabel Semanan Perkuat Suplai Air di Jakbar

Kamis, 30 April 2026 - 00:21
Punggawa Nusantara PLN NP Nyalakan Harapan, Hentikan Laju TB di Pesisir Jakarta
Megapolitan

Punggawa Nusantara PLN NP Nyalakan Harapan, Hentikan Laju TB di Pesisir Jakarta

Rabu, 29 April 2026 - 17:31
Layanan-Kesehatan
Megapolitan

Biaya Rp5 Ribu hingga Layanan Keliling, Rumah Sehat Wahana Persempit Kesenjangan Akses Kesehatan

Rabu, 29 April 2026 - 13:45
KA
Megapolitan

Polisi Dalami Dugaan Human Error dan Gagal Sistem dalam Tabrakan KRL-KA Argo Bromo

Rabu, 29 April 2026 - 13:15
KJJ
Megapolitan

KA Jarak Jauh Dibatalkan Hari Ini, Cek Yuk Apa Saja

Rabu, 29 April 2026 - 12:14
JP
Megapolitan

Waspadai Hujan Berpotensi Mengguyur Wilayah Jakarta Hari Ini

Rabu, 29 April 2026 - 08:20

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2547 shares
    Share 1019 Tweet 637
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.