• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indef: Kunjungan Wisman Diperkirakan Masih Rendah Pada 2022

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 10 Desember 2021 - 13:40
in Nasional
wisman

Ilustrasi wisawatan mancanegara. (Foto oleh Anna Shvets dari Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad memperkirakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun depan masih rendah karena dunia masih menghadapi situasi pandemi.

Menurutnya, sektor pariwisata di Indonesia masih didominasi oleh wisatawan domestik dibandingkan dengan wisatawan internasional secara umum.

BacaJuga:

Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak

Daewoong Luncurkan Fexuprazan di Indonesia, Bawa Terapi P-CAB Generasi Baru untuk GERD

Satukan Kekuatan Alumni, IKA Unpad Targetkan Masuk 300 Besar Universitas Dunia

“Untuk turis internasional di 2022 tampaknya belum bisa berharap banyak karena situasi pandemi masih terjadi dan banyak lembaga sudah memperkirakan bahwa memang situasinya membaik, tetapi belum normal seperti sedia kala,” ujar Tauhid dalam webinar nasional, seperti dikutip Antara, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga : Wisman Resmi Dibuka, Menparekraf Bahas Asuransi sampai Karantina

Peluang gelombang ketiga ditambah dengan varian Omicron Covid-19, kata Tauhid, menjadi variabel yang perlu diperhitungkan dalam membaca perkiraan pertumbuhan industri pariwisata pada 2022. Ia juga menekankan agar Indonesia perlu mewaspadai dan mengantisipasi kondisi terburuk tersebut dengan tetap menjaga pintu masuk utama dari arus internasional.

“Untuk 2022 ke depan, saya kira perlu ada antisipasi gelombang ketiga. Pintu utama masuk ini jangan sampai jebol. Setelah kita belajar dua kali menghadapi gelombang Covid-19, itu biasanya lag-nya sebulan,” tuturnya.

Apabila tidak ada pandemi, Tauhid memperkirakan pertumbuhan normal jumlah wisatawan mancanegara berada di kisaran angka 14 hingga 15 juta orang per bulan. Namun karena dunia masih menghadapi pandemi, jumlah tersebut akan jauh lebih rendah.

Baca Juga : Bali Siap Sambut Wisatawan Mancanegara

“Kalau kami lihat perkiraannya, ada situasi Omicron dan gelombang keempat mulai terjadi di banyak negara, maka memang jumlah wisatawan internasional tidak akan bergeser. Masih sekitar 140 hingga 150 ribu per bulan,” katanya.

Sementara apabila situasi pandemi mulai membaik dan sebagian negara terdekat mulai membuka pintu keluar- masuk, seperti China, Malaysia, dan Singapura, maka Indonesia memiliki peluang pertumbuhan pariwisata pada level moderat.

Tapi memang agak berat kalau misalnya optimis kalau misalnya memang varian Omicron tidak ada dan hambatan untuk katakanlah restriksi itu dari sisi penerbangan itu tidak terjadi dan dari sisi ini

“Saya melihat memang di 2022 sekalipun ada skenario optimis dengan berbagai variabel, itu sangat sulit terjadi jika kita terletak pada level normal jumlah wisatawan mancanegara meskipun situasi sudah mulai pulih, itu belum akan terjadi sampai 2022 melihat beberapa variabel yang saya kira cukup kritis,” kata Tauhid.

Sementara untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2022, Indef memperkirakan kenaikan dalam level moderat sekitar 5 persen dengan mempertimbangkan sisi fiskal maupun kondisi faktor pendorong lainnya.

Menurutnya, pada tahun depan beberapa sektor di industri pariwisata akan tetap berdampak dengan mempertimbangkan peluang gelombang ketiga, seperti sektor transportasi dan pergudangan serta sektor akomodasi makan dan minum.

Pada skenario biasa, sektor transportasi dan pergudangan diprediksi tumbuh sekitar 5,5 persen. Sedangkan apabila situasi pandemi dapat diatasi dengan baik dan mulai kembali normal, maka diperkirakan dapat tumbuh di atas 6,2 hingga 6,6 persen.

Sementara sektor akomodasi makan dan minum diproyeksi tumbuh sekitar 4,9 persen pada skenario biasa dan 5,6 hingga 5,9 persen pada skenario moderat hingga optimis. (mg2)

Tags: Indefwisatawan asingwisatawan mancanegarawisman

Berita Terkait.

Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak
Nasional

Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak

Minggu, 20 September 2026 - 17:07
2
Nasional

Daewoong Luncurkan Fexuprazan di Indonesia, Bawa Terapi P-CAB Generasi Baru untuk GERD

Minggu, 20 September 2026 - 15:05
ferry
Nasional

Satukan Kekuatan Alumni, IKA Unpad Targetkan Masuk 300 Besar Universitas Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 14:04
trisakti
Nasional

IKA Trisakti Jadi Wadah Bersama, Maman Dorong Alumni Perkuat Kebersamaan

Minggu, 20 September 2026 - 11:11
pmdg
Nasional

Beri 2 Karya Istimewa ke Prabowo, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ungkap Makna di Baliknya

Minggu, 20 September 2026 - 10:10
Abdul Mu'ti
Nasional

Revitalisasi 2026: Sekolah Terdampak Bencana hingga Wilayah 3T Jadi Prioritas

Minggu, 20 September 2026 - 09:09

OLAHRAGA

persib
Olahraga

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Editor Ali Rachman
Minggu, 20 September 2026 - 12:38

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung datang ke Jepara dengan membawa pekerjaan yang belum tuntas. Pangeran Biru akan menghadapi Persijap Jepara pada...

SelengkapnyaDetails
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5534 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.