• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dijemput Balai Kemensos, Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Sukabumi Dapat Layanan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 7 Desember 2021 - 22:21
in Nasional
Tim Pekerja Sosial dari Balai Kementerian Sosial (Kemensos) menjemput anak penyandang disabilitas korban kekerasan berinisial O (13) dan kakeknya untuk mendapatkan layanan di Balai Melati Jakarta, Minggu (5/12/2021). Foto : Kemensos

Tim Pekerja Sosial dari Balai Kementerian Sosial (Kemensos) menjemput anak penyandang disabilitas korban kekerasan berinisial O (13) dan kakeknya untuk mendapatkan layanan di Balai Melati Jakarta, Minggu (5/12/2021). Foto : Kemensos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masih ingat kasus kekerasan yang menimpa anak penyandang disabilitas korban kekerasan berinisial O (13) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar)? Usai dikunjungi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pada Jumat (3/12/2021) ke rumahnya, tiga Balai Kementerian Sosial (Kemensos), yaitu Balai Phala Martha Sukabumi, Balai Melati Jakarta, dan Loka Kahuripan Sukabumi bekerja sama menjemput O dan kakeknya untuk mendapatkan layanan di Balai Melati Jakarta, Minggu (5/12/2021).

Perlu diketahui, O mendapat perlakuan tidak manusiawi oleh salah seorang warga sekitar di Kabupaten Sukabumi, beberapa waktu lalu. Korban O mengalami kekerasan dengan cara kukunya dicabut dan bibir disundut rokok.

BacaJuga:

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Kepala Balai Melati Jakarta Romal Sinaga mengatakan, pihaknya menyambut baik O dan kakeknya menempati balai. “Kami akan memberikan pembinaan, perawatan dan terapi sensorik rungu wicara bagi O,” ujarnya.

Baca Juga: Keji, Kuku Anak Disabilitas Dicabut, Bibir Disundut, Kemensos Kawal Kasusnya dan Beri Layanan

Layanan tersebut diberikan berdasarkan hasil ‘assessment’ kebutuhan yang telah dilakukan oleh Pekerja Sosial gabungan ketiga balai. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Perwakilan Kecamatan Tegalbuleud, Pihak Desa Buniasih, Ketua KPAID, Dinas Sosial Kab Sukabumi yang diwakili oleh TKSK, DPC PDIP, dan ormas Gasak.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi rumah O pada Jumat (3/12/2021) malam. Dalam pertemuan tersebut, Risma, sapaan Mensos berbicara dari hati ke hati. Dia menawarkan kepada O, melalui keluarganya untuk diberikan layanan di balai millik Kemensos. Mensos menekankan, layanan di balai millik Kemensos itu merupakan tawaran, bukan paksaan. Dan, Mensos tidak bermaksud memisahkan kakeknya dengan cucunya, O.

“Saya minta ini jangan salah kutip. Saya tidak ingin memisahkan antara O dan kakeknya. Kakeknya sendiri tadi di-‘assessment’ (proses menilai seseorang atau sesuatu, red) oleh staf saya itu, takut kalau tiba-tiba ada kejadian tidak diinginkan karena usianya sudah lanjut. Ia takut nanti O ini dengan siapa,” tandas Risma di rumah korban.

Untuk keperluan tersebut, Mensos mendengarkan pertimbangan dan masukan dari semua anggota keluarga. “Kakeknya setuju, tapi kemudian beliau memanggil putra-putrinya untuk diminta persetujuannya. Setelah berdiskusi dengan semuanya, akhirnya putrinya juga setuju kakek dan O akan kita bawa ke balai,” katanya.

ATENSI Menyeluruh
Kepala Balai Phala Martha Sukabumi Cup Santo menyampaikan bahwa selain kepada korban O, Tim Pekerja Sosial melakukan ‘assessment’ kepada anggota keluarganya sebagai lingkungan terdekat O, yakni sang kakak berinisial T.

Hasil ‘assessment’ tim Pekerja Sosial menemukan bahwa T mengalami gangguan penyakit kulit menahun yang menular kepada kedua anaknya. Sementara sang suami yang bekerja sebagai buruh harian lepas tidak mampu membiayai pengobatan keluarganya.

Pekerja Sosial Balai Phala Martha Sukabumi Kusman menyampaikan bahwa sang anak pertama mengalami hambatan perkembangan fisik. Adapun pengobatan terkendala oleh terblokirnya Kartu BPJS Kesehatan karena tunggakan bertahun-tahun.

“Kemensos akan bersinergi dengan semua pihak terkait untuk mencari solusi yang terbaik bagi T dan juga keluarganya,” ujarnya.

Dengan demikian diputuskan seluruh anggota keluarga T beserta dua anak juga akan mendapatkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), yakni fasilitasi untuk pengobatan penyakit kulit T dan anaknya, bantuan kewirausahaan dagang warung dan jualan buah kelapa untuk T dan sang suami. (dan)

Tags: balaiDisabilitashdikemensoslayananMensosrisma

Berita Terkait.

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:44
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:31
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:34
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:57
Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    2839 shares
    Share 1136 Tweet 710
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1571 shares
    Share 628 Tweet 393
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.