• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

MRS Doa Kehancuran Pembunuh KM50, Muannas Alaidid : Laskar Dipersenjatai, Masa Negara Kalah Sama Preman?

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 5 Desember 2021 - 19:21
in Nasional
Muannas

Habib Muannas Alaidid

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Muhammad Rizieq Shihab (MRS) diketahui mengeluarkan seruan doa dzikir pada 7 Desember mendatang,

Dalam seruannya, Rizieq meminta pengelola masjid, mushola sampaiMU lembaga pendidikan islam serta perkumpulan jamaah mendoakan bagi 6 laskar pengawal yang meninggal pada tahun lalu dalam Tragedi KM 50 Jalan Tol Jakarta – Cikampek.

BacaJuga:

Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Selain mendoakan 6 laskar, Rizieq juga menyerukan doa dan dzikir untuk keselamatan negeri, serta doa untuk kehancuran bagi semua pihak yang terlibat dalam pembunuhan Tragedi KM 50.

Berkaitan dengan itu, Muannas Alaidid yang juga Kuasa Hukum 2 (dua) Anggota Polri Ipda Yusmin Ohorella dan Briptu Fikri Ramadhan menilai seruan Rizieq itu sangat tidak pantas selalu dibungkus dengan agama.

Kali ini modusnya doa, dalam doa dan bermunajat itu ada kebaikan bukan sebaliknya. “Sebab, siapapun yang mendoakan jelek orang itu sesungguhnya dia sedang mendoakan dirinya sendiri, “kata Muannas kepada indoposco.id, Minggu (5/12/2021).

Menurut Muannas, Rizieq mestinya sadar dan introspeksi khususnya dalam peristiwa KM 50, andai dia hadir dan penuhi panggilan polisi kesatu dan dua sejak awal dalam kasus protokol kesehatan (Prokes) yang sudah dinyatakan terbukti bersalah dipastikan itu tidak akan pernah terjadi.

“ Bayangkan Rizieq membiarkan ada ancaman pendukungnya saat itu bakal mengepung Polda Metro Jaya dan akan membuat kericuhan dan tindakan anarkhis, “ujarnya.

Belum lagi petugas sempat dicegat dan dihalangi datang hanya karena membawa surat panggilan ditempat kediaman rizieq di petamburan.

6 Laskar tersebut memang akhirnya harus ditangkap karena kedapatan membawa sajam, bahkan senpi untuk melawan aparat saat terjadi bentrok ditengah jalan termasuk setelah diamankanpun di rest area KM 50.

“ Ironisnya saat dibawa mereka masih berupaya merebut senjata petugas, walau awalnya aparat hanya melakukan pembuntutan, Jadi Jelas Laskar itu dipersenjatai, Masa negara kalah sama Preman ? ucapnya.

“Cerita ini bagi saya sudah clear ada hasil investigasinya dari Komnas HAM dan semua juga sudah terungkap dipersidangan dalam kasus pidananya di PN Jaksel yang masih berjalan,”ungkap Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) ini juga.

Muannas juga menambahkan meminta kepada masyarakat khususnya umat islam agar tidak mudah terhasut dan terprovokasi dan menyerahkan peristiwa KM 50 diselesaikan.

“ Menurut hukum, apapun putusannya nanti kita hormati, namun demikian bagi saya sudah sepantasnya 2 anggota polri itu sesuai fakta hukum yang ada wajib untuk dibebaskan. Jangan mengkriminalisasi mereka yang jelas-jelas sedang bertugas untuk negara dan yang terpenting negara tidak boleh kalah dari premanisme,”pungkasnya. (gin)

Tags: doa dzikirMuannas AlaididMuhammad Rizieq Shihab

Berita Terkait.

Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas
Nasional

Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32
Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO
Nasional

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:45
Amelia-Anggraini
Nasional

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:48
Kapolri
Nasional

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:28
Rizal-Suhaili
Nasional

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:07
Asta-mandala
Nasional

Program SMK Go Global Sasar Pasar Kerja Eropa, Asia, hingga Timur Tengah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:45

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1522 shares
    Share 609 Tweet 381
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.