• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

LPS Siapkan Program Edukasi untuk Investor Muda

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 2 Desember 2021 - 20:48
in Ekonomi
lps

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam Bincang Santai dengan media bertajuk "Kala Gairah Investasi Tak Dibandingi Literasi" yang digelar Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ), di Jakarta, Kamis (2/12/2021). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Literasi menjadi kunci dalam berinvestasi. Namun, sangat disayangkan tren berinvestasi yang belakangan marak dilakukan anak muda, tak diiringi pengetahuan yang cukup.

Tak heran, jika banyak kabar soal kerugian investasi mengemuka. Alih-alih menggejot iklim investasi nasional menjadi makin baik, dikhawatirkan maraknya kerugian yang timbul, justru menjadi bumerang dan menimbulkan stigma negatif buat dunia investasi.

BacaJuga:

Batang Jadi Titik Uji Diplomasi Hijau Indonesia Menuju Era Net Zero

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Menyikapi hal ini, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesediaannya untuk mengambil peran aktif dalam mengedukasi investor pemula yang didominasi anak muda.

“LPS siap mengedukasi langsung investor-investor pemula. Kami punya tools untuk mengajar mereka membaca analisis teknikal di pasar saham sampai crypto. Tren berinvestasi ini harus dimanfaatkan dengan baik, jangan sampai mereka tersesat dan kapok karena harus mengalami kerugian akibat kurang pengetahuan,” kata dia, dalam Bincang Santai dengan media bertajuk “Kala Gairah Investasi Tak Dibandingi Literasi” yang digelar Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ), di Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Menurutnya, edukasi dari sejumlah pihak yang berwenang memang sudah dilakukan. Tapi hal tersebut dinilai belum optimal dalam mendongkrak literasi dan menekan kerugian yang tak perlu akibat salah berinvestasi.

Berdasarkan Indeks Inklusi Keuangan dan Indeks Literasi Keuangan Indonesia, pada 2019, tingkat inklusi keuangan nasional mencapai 76,19 persen, sedangkan tingkat literasi di tahun yang sama baru mencapai 38,03 persen.

Baca Juga: Monetary Base Tumbuh Positif, Siap Mendukung Ekspansi Ekonomi Nasional

“Artinya, peningkatan akses terhadap produk keuangan cenderung dari masyarakat belum diikuti sepenuhnya oleh pemahaman terhadap risiko-risikonya,” tutur Purbaya.

Purbaya menilai, peningkatan literasi pasar modal penting dilakukan karena jumlah investor pasar modal telah meningkat signifikan di masa pandemi Covid-19. Ia menyebut, jumlah investor pasar modal pada 2018 baru 1,6 juta investor. Sedangkan pada Oktober 2021, jumlahnya meningkat drastis menjadi 6,75 juta investor.

Investor jenis produk reksadana dan saham jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah investor surat berharga negara (SBN). Dari sisi demografi, investor pasar modal di Indonesia didominasi kelompok umur di bawah 30 tahun dengan persentase mencapai 59,50 persen dan besaran aset mencapai Rp40,56 triliun.

Setelah itu baru disusul investor berusia 31-40 tahun dengan proporsi 21,51 persen dan kepemilikan aset sebesar Rp90,3 triliun. Adapun dari sisi jenjang pendidikan, mayoritas berlatar belakang sekolah menengah atas (SMA). Persentasenya mencapai 56,75 persen dengan total aset sebesar Rp169,44 triliun.

Sedangkan berdasarkan pekerjaan, investor didominasi oleh pegawai (swasta dan ASN) serta pelajar. Proporsinya masing-masing 33,48 persen dengan aset sebesar Rp283,3 triliun untuk pegawai dan 27,59 persen dengan aset sebesar Rp16,14 triliun untuk pelajar.

“Melihat data ini, jelas banyak terjadi peningkatan di investor muda atau investor pemula. Ini yang harus jadi target edukasi. Karena ini momentum, tak pernah selama ini terjadi peningkatan drastis di katagori investor muda seperti pelajar dan mahasiswa. Ini harus dijaga,” tegasnya.

Pastinya, ada berbagai program yang sedang disiapkan untuk dijalankan pada tahun depan, mulai dari menggelar webinar hingga forum khusus atau hybrid. Menurutnya, LPS juga terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam melakukan edukasi mengenai literasi keuangan, termasuk dengan komunitas wartawan seperti Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta atau pihak kampus dan sebagainya. (arm)

Tags: investasiinvestor mudaLPSpurbaya ydhi sadewa

Berita Terkait.

Diskusi
Ekonomi

Batang Jadi Titik Uji Diplomasi Hijau Indonesia Menuju Era Net Zero

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:01
ILF
Ekonomi

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:05
Said
Ekonomi

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:24
phe
Ekonomi

Berani Masuk Wilayah Berisiko Tinggi, PHE Siapkan Babak Baru Eksplorasi Migas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:09
New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026
Ekonomi

New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:20
Momentum GIIAS 2026, MMKSI Maksimalkan Program Kepemilikan Menarik dan Layanan Purna Jual Bernilai Tambah
Ekonomi

Diserbu Pengunjung, Ini Promo Menarik Mitsubishi Motors Selama Gelaran GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:30

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2415 shares
    Share 966 Tweet 604
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1989 shares
    Share 796 Tweet 497
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1889 shares
    Share 756 Tweet 472
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1342 shares
    Share 537 Tweet 336
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.