• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Terus Berkomitmen Atasi Wasting dan Stunting

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 1 Desember 2021 - 02:35
in Nasional
stunting

Ilustrasi anak stunting. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menegaskan, pemerintah terus berkomitmen memberikan berbagai intervensi untuk mengatasi wasting dan stunting.

“Pemerintah Indonesia terus memberikan berbagai intervensi, baik intervensi spesifik maupun sensitif untuk mengatasi akar penyebab permasalahan gizi ini,” ujar Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko, dalam forum pertemuan tingkat tinggi rencana aksi global wasting pada anak di Indonesia yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

BacaJuga:

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Secara garis besar, lanjut dia, kebijakan dan strategi yang dilakukan untuk menurunkan kebiasaan wasting dan stunting selaras dan tidak dapat dipisahkan satu dan lainnya.

Ia menyampaikan, intervensi untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan gizi itu dilakukan dengan pendekatan multisektoral yang melibatkan seluruh pihak, baik pemerintah maupun nonpemerintah.

Baca Juga: Pemkot Depok Optimalkan Penanganan Stunting

“Oleh karena itu peran dan dukungan lintassektor, yaitu dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga penelitian, organisasi profesi, organisasi masyarakat, dan mitra pembangunan sangatlah dibutuhkan dalam upaya perbaikan gizi yang komprehensif dan berkesinambungan,” tuturnya.

Ia mengemukakan, wasting menjadi salah satu target nasional dalam RPJMN dengan target penurunan menjadi tujuh persen pada Tahun 2024.

“Sementara itu target penurunan prevalensi wasting pada tujuan ketiga dalam SDGs adalah menjadi tiga persen pada Tahun 2030,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Subandi juga menyampaikan bahwa permasalahan wasting terjadi hampir di semua negara di kawasan Asia Pasifik, dan Indonesia menduduki posisi kebiasaan wasting tertinggi kedua setelah Papua Nugini dengan kategori high prevalence.

“Hal ini tentu memerlukan perhatian dan penanganan yang tepat dari kita semua,” ucapnya, , dikutip dari Antara

Ia menarangkan, wasting pada anak dapat menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian. Anak wasting mengarah tidak aktif, selalu tampak pucat dan mengalami badan yang lemas.

Di sisi itu, mereka pun beresiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit kronis pada usia yang sangat muda.

“Wasting dapat dicegah dan ditangani bila balita wasting mendapatkan penanganan yang tepat pada waktu yang tepat sebelum jatuh ke kondisi yang lebih parah,” katanya.

Ia menambahkan, jika tidak segera ditangani, maka balita wasting berisiko mengalami stunting hingga tiga kali lipat, lebih tinggi dibandingkan balita yang tidak mengalami wasting.

“Jika sudah jatuh ke kondisi yang stunting tentu memiliki dampak jangka panjang, yaitu menurunnya pertumbuhan fisik, kemampuan kognitif dan produktivitas di masa yang akan datang,” ujarnya.

Ia menyampaikan permasalahan balita wasting disasar melalui prioritas nasional RPJMN 2020-2024, yang di antaranya adalah memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas serta meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing. (mg4)

Tags: kementerian ppn/bappenasstuntingwasting

Berita Terkait.

asih
Nasional

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:18
sari
Nasional

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:07
eati
Nasional

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:06
ispo
Nasional

Sertifikasi ISPO Tingkatkan Daya Saing Sawit Petani di Pasar Dunia

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:05
Grup-PHI
Nasional

PHI Zona 10 Rayakan Kartini dengan Edukasi Kesehatan dan Penguatan Peran Perempuan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:14
haji
Nasional

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam lewat Adhahi

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3609 shares
    Share 1444 Tweet 902
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1284 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.