• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KPI Dinilai Gagal Mendukung Pemulihan Korban Pelecehan dan Perundangan MS

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 29 November 2021 - 16:54
in Nasional
kpi

Ilustrasi - Kejahatan terhadap anak. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan, hasil temuan terkait kasus dugaan perundangan dan pelecehan seksual terhadap pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI Pusat).

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara menyebutkan, kuat dugaan terjadi adanya peristiwa perundungan terhadap MS dalam bentuk candaan atau humor.

BacaJuga:

Praktisi Hukum Sebut Laporan Makar Terhadap Budi Arie Halusinasi Hukum

Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Reputasi Perusahaan, Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026

Karhutla Mengamuk di Sejumlah Daerah di Indonesia, Puluhan Hektare Lahan Terbakar

Bersifat menyinggung dan meledek kondisi dan situasi kehidupan pribadi individu, kebiasaan dalam relasi antar pegawai di lingkungana KPI yang memuat kata-Kata kasar dan seksis di lingkungan KPI.

“Adanya candaan atau humor yang bersifat serangan fisik seperti memaksa membuka baju, mendorong bangku atau memukul,” kata Beka dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (29/11/2021).

Baca Juga: Bejat, Tetangga Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

Komnas HAM juga menemukan perlakuan tidak menyenangkan itu menimpa pegawai KPI Pusat lainnya. Namun, tindakan tersebut tidak pernah diusut secara serius. Karena beranggapan hanya candaan biasa.

“Kuat dugaan peristiwa perundungan juga terjadi pada pegawai KPI lainnya, namun hal tersebut dianggap sebagai bagian dari humor, candaan, lelucon yang menunjukkan kedekatan
pertemanan rekan kerja,” tutur Beka.

Maka itu, KPI Pusat dinilai telah gagal merumuskan lingkungan kerja yang nyaman dan gagal melindungi terhadap pegawainya.

“KPI gagal secara lembaga menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman. Serta mengambil langkah-langkah yang mendukung pemulihan korban,” nilainya.

Hal itu ditunjukkan dengan tidak adanya regulasi internal dan perangkat-perangkat yang patut dalam pencegahan dan penanganan tindak pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja.

Selain itu, belum ada pedoman panduan dalam merespon serta menangani kasus pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja.

Pelecehan seksual dan perundungan diduga terjadi di KPI Pusat. Korban berinisial MS, mengaku sudah mengalami perundungan sejak 2011, sejak bergabung dengan KPI.

Ia menjelaskan, perundungan yang dialaminya, dilakukan oleh beberapa seniornya. Puncaknya, pada 2015 MS juga mengalami kekerasan seksual. Insiden ini membuat dia trauma. (dan)

Tags: korban pelecehanKPIPerundangan

Berita Terkait.

sunggul
Nasional

Praktisi Hukum Sebut Laporan Makar Terhadap Budi Arie Halusinasi Hukum

Kamis, 3 September 2026 - 19:29
gadai
Nasional

Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Reputasi Perusahaan, Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026

Kamis, 3 September 2026 - 17:27
bnpb
Nasional

Karhutla Mengamuk di Sejumlah Daerah di Indonesia, Puluhan Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 3 September 2026 - 17:07
bc2
Nasional

Sinergi Pengawasan Bea Cukai, Polri, dan BNN Ungkap Delapan Kasus Narkotika dengan Modus Paket Kiriman

Kamis, 3 September 2026 - 15:35
ponpes
Nasional

Kasus Keracunan MBG Berulang, JPPI Sebut Evaluasi Pemerintah Hanya Ritual Birokrasi

Kamis, 3 September 2026 - 15:15
Data Jadi Pintu Bansos, DPR Dorong Pemutakhiran hingga Tingkat Desil
Nasional

Desil Mendadak Naik, Warga Miskin Terancam Kehilangan Bansos

Kamis, 3 September 2026 - 13:25

OLAHRAGA

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda
Olahraga

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 09:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mempertimbangkan komposisi pemain yang akan diturunkan menghadapi Laos U-20 dalam laga kedua...

SelengkapnyaDetails
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.