• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tingkat Polusi Udara di Depok Dalam Keadaan Baik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 23 November 2021 - 20:13
in Megapolitan
udara bersih

Ilustrasi - Suasana di Jl. Margonda Raya. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pernyataan yang menyebutkan polusi udara di Depok terparah bahkan mengalahkan Jakarta, menuai pertanyaan berkepanjangan. Mengingat pernyataan itu tak sesuai dengan fakta dan data yang ada dalam beberapa tahun terakhir.

Sepanjang tahun ini kualitas udara di Depok bergerak diantara tataran baik dan sedang. Data ini merupakan hasil pengukuran tujuh parameter kualitas udara yakni besaran PM10, PM2,5, SO2, CO, 03 dan HC.

BacaJuga:

Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan

Perkuat Akses Pendidikan Tinggi, Universitas Budi Luhur Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL S1 dan S2

Bea Cukai Bogor Musnahkan 10,2 Juta Batang Rokok Ilegal dan 642 Kilogram Tekstil

“Instrumen pengukuran itu dipasang di depan Balai Kota, Jalan Margonda Raya. Dari instrumen itu kami memperoleh Indeks Standar Pencemaran Udara yang menghimpun ke tujuh parameter,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Penataan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Bambang Supoyo, beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, Jalan Margonda Raya merupakan yang tersibuk di Depok karena dilalui puluhan bahkan ribuan kendaraan setiap hari.

Level Cukup atau Sedang

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suharyati menambahkan, sejak tahun lalu, Indeks Kualitas Udara (IKU) di kota Depok berada pada angka 65,76 atau level cukup atau sedang. Nilai IKU diperoleh dari pengolahan data hasil pemantauan kualitas udara secara tahunan.

“Pencemaran udara berasal dari kendaraan bermotor, sumber tidak bergerak seperti industri, emisi gas rumah kaca dan hutan yang rawan kebakaran,” ujarnya, seraya mengingatkan, Depok tidak mempunyai kawasan industri dan hutan yang rawan kebakaran.

Ety menambahkan, lantaran sumber polusi berasal dari kendaraan bermotor maka pihaknya pada tahun ini sudah enam kali melakukan uji emisi di berbagai lokasi terakhir pada 16 November lalu.

Dalam kaitan mengurangi polusi kendaraan, Pemkot sejak beberapa tahun lalu menggalakkan program One Day No Car (ODOC). Program ini mendorong penduduk tidak menggunakan kendaraan pribadi tetapi kendaraan umum termasuk ojek. Kemudian memanfaatkan kereta rel listrik (KRL) ke Jakarta atau ke tempat lain. Terdapat sedikitnya delapan stasiun KRL yang berada dalam wilayah atau berbatasan dengan Kota Depok.

Pernyataan bahwa tingkat polusi di Depok berada pada tahap yang parah bahkan melebihi Jakarta, dikemukakan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Surya Tjandra, saat mengunjungi Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Depok, Cilodong awal bulan lalu.

Selain dari para kepala dinas, bantahan terhadap pernyataan itu juga dikemukakan Kepala Program Studi Kajian Pengembangan Perkotaan, Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI), Chotib Hasan.

Menurutnya dari parameter yang ada, Kota Depok belum termasuk dalam kota yang memiliki tingkat polusi udara terburuk. Beberapa data tentang parameter kandungan udara di Kota Depok terbilang sedang-baik.

“Polusi udara itu disebabkan aktivitas manusia, terutama dari kepadatan lalu lintas, industri, dan konversi lahan dari pertanian ke non pertanian. Kota Depok tidak memiliki kawasan industri, melainkan sebagai daerah permukiman penduduk yang berasal dari Jakarta maupun daerah lain,” ujarnya.(arm)

Tags: Indeks Kualitas UdaraKota DepokPolusi Udara

Berita Terkait.

Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan
Megapolitan

Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:04
BLU
Megapolitan

Perkuat Akses Pendidikan Tinggi, Universitas Budi Luhur Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL S1 dan S2

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:08
Pemusnahan
Megapolitan

Bea Cukai Bogor Musnahkan 10,2 Juta Batang Rokok Ilegal dan 642 Kilogram Tekstil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:22
Aparat
Megapolitan

8.095 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Sidang Tahunan DPR/MPR dan Demo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:21
Istiqlal
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Jakarta Diprediksi Cerah Berawan, Warga Diminta Waspadai Teriknya Siang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:30
ara
Megapolitan

Menteri PKP Instruksikan Bedah 356 Rumah Tak Layak Huni di Cakung Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3714 shares
    Share 1486 Tweet 929
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.