INDOPOSCO.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta buka suara terkait meninggalnya siswa salah satu sekolah SMP negeri di Pulogadung, Jakarta Timur, berinisial FS. Dari hasil penelusuran pihaknya, tidak ditemukan adanya perubahan sikap maupun masalah pada korban sebelum kejadian.
“Yang pasti setelah kami telusuri, siswa itu historinya di sekolah sangat baik. Dia tidak ada masalah dengan teman-temannya. Iya, karena kami langsung cek kan ke sekolahnya,” kata Humas Disdik DKI Jakarta kepada INDOPOSCO melalui telepon, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Bahkan korban dikenal sebagai pribadi yang tidak memiliki masalah, baik dengan jajaran guru maupun rekan-rekan sebayanya.
“Enggak pernah bermasalah dengan guru, enggak pernah bermasalah dengan teman-teman, dan di kelasnya pun dia juga baik juga sama teman-temannya,” ujar Humas Disdik DKI Jakarta.
Pihak Disdik DKI Jakarta melalui Sudin setempat telah menerjunkan tim untuk mendampingi keluarga korban hingga proses pemakaman selesai.
“Kemarin itu begitu ada kejadian, dari pihak Sudin itu perwakilan dari kami per- dari pihak Sudin itu langsung pendampingan kan ke sekolah dan juga ke orang tua almarhum. Mendampingi sampai dengan proses pemakaman,” jelasnya.
Saat ini, Disdik DKI menyerahkan sepenuhnya penyelidikan penyebab pasti kematian korban kepada pihak kepolisian dan tim Inafis yang saat ini tengah bekerja.
“Kalau terkait dengan kasus yang terakhir itu, kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian karena kan ditangani oleh kepolisian. Jadi kalau untuk hasil pemeriksaannya kami juga masih menunggunya,” imbuhnya.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi mengatakan, mayat korban ditemukan masih mengenakan seragam sekolah putih biru dan membawa tas atau peralatan sekolahnya.
“Menurut keterangan saksi, saat akan istirahat sebagai Petugas PPSU bernama Dedi pukul 11.30 Wib, mendapat informasi dari pemulung yang sedang mencari barang barang bekas di pinggir kali ada mayat katanya,” kata Made terpisah di Jakarta, Rabu (30/9/2026). (dan)















