• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR: Kenaikan UMP Jangan Bikin Panik Pengusaha

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 November 2021 - 21:47
in Nasional
UMP

Ilustrasi. Foto: Dok. INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima meminta rencana kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 jangan sampai membuat kepanikan pengusaha.

“Mengenai kenaikan UMP ini, kami perjuangkan semaksimal mungkin tanpa membuat kepanikan pengusaha, ini penting,” katanya usai mengisi acara Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, seperti dikutip Antara, Sabtu (20/11/2021).

BacaJuga:

Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi

Ia mengatakan ongkos produksi termasuk di dalamnya komponen tenaga kerja merupakan bagian penting. Ia berharap agar di Jawa Tengah tidak terjadi biaya hidup tinggi seperti di kawasan industri lain seperti Tangerang dan Cikarang.

Baca Juga : Kenaikan UMP Jawa Timur Tertinggi di Indonesia

“Maka, perumahan buruh dalam satu kawasan menjadi penting, ada tempat pendidikan anak, tempat kesehatan, akses ke tempat pabrik atau tempat kerja harus jelas agar biaya hidup lebih rendah. Ini yang kemudian UMP jadi perhitungan lain,” katanya.

Menurut dia, salah satu faktor gagalnya mengatur biaya hidup masyarakat selama ini karena pembangunan kompleks perumahan buruh tidak terintegrasi dengan kawasan industri.

“Sehingga, di luar kawasan terjadi persaingan untuk tempat tinggal buruh dengan berbagai jenis pembiayaan. Terkait ini saya sudah bicara dengan seluruh stakeholder agar pembuatan kawasan industri harus disesuaikan betul dengan perumahan buruh, termasuk dengan akses ke tempat pendidikan SD hingga SMA. Di tengah kawasan kalau perlu ada pendidikan SD,” katanya.

Sementara itu, dikatakannya, untuk jangka pendeknya yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan pasar. Ia mengatakan saat ini yang dibutuhkan pasar adalah produk berkualitas bagus, namun dengan harga murah.

“Struktur pasar sudah berubah saat pandemi ini, pendapatan rakyat berubah, yang dibutuhkan adalah barang bagus, biaya murah, tentu ini berdampak pada industri nasional kita,” katanya.

Baca Juga : Pemerintah: Pembanding Upah Ketinggian Itu dari Produktivitas

Dalam hal ini, dikatakannya, komponen buruh diperhitungkan. Oleh karena itu, menurut dia kawasan industri lain perlu mencontoh kesepakatan yang terjalin antara pengusaha dengan buruh di Cikarang yang disesuaikan dengan kemampuan perusahaan pada saat itu.

“Beberapa perusahaan di Cikarang sudah melibatkan buruh, yakni membuat skenario, jika dalam keadaan profit hingga (buruh dapat) sekian, dalam keadaan belum untung dan tidak rugi dapat sekian, dalam keadaan pabrik merugi dapat sekian. Itu yang sudah terjadi di Jabodetabek,” katanya.

Menurut dia, kesepakatan tersebut terjadi karena di satu sisi perusahaan tidak ingin merumahkan karyawan, namun di sisi lain perusahaan juga tidak ingin merugi.

“Skenario ini terutama di masa pandemi, yang penting tidak ada PHK dulu dan saya yakin buruh sangat bisa memahami situasi ini. Apalagi narasi memperjuangkan buruh di Indonesia bukan narasi konflik,” katanya. (mg2)

Tags: DPR RIPengusahaUMPupah minimum 2022Upah Minimum Provinsi

Berita Terkait.

Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan
Nasional

Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:57
Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi  Kreativitas,  Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi
Nasional

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31
Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi  Kreativitas,  Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00
puan
Nasional

Ketua DPR Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Minta Dampak terhadap UMKM dan Masyarakat Dimitigasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:31
dpd
Nasional

Masih Dianggap Warga Kelas Dua, Saatnya Hentikan Stigma Penyandang Disabilitas

Senin, 22 Juni 2026 - 15:25
mabes
Nasional

Mabes Polri Tetapkan AU Tersangka Dugaan Pemalsuan Akta Perusahaan Tambang

Senin, 22 Juni 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana
Olahraga

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana

Editor Laurens Dami
Senin, 22 Juni 2026 - 23:00

INDOPOSCO.ID - Timnas Inggris akan menghadapi Timnas Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette pada...

SelengkapnyaDetails
fifa

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.