• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Penangkapan Anggota Komisi Fatwa Harus Jadi Momentum Koreksi MUI

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 18 November 2021 - 20:35
in Nasional
densus88

Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Intoleransi, radikalisme dan terorisme dinilai telah menyusup secara sistemik ke berbagai institusi sosial, keagamaan. Itu terbukti dengan ditangkapnya anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ahmad Zain An Najah.

Setara Institute mengingatkan bahwa terorisme merupakan puncak dari intoleransi. Karenanya
terhadap segala bibit intoleransi, negara dan elemen masyarakat harus terus melakukan intervensi dengan berbagai resep yang proporsional.

BacaJuga:

Hilirisasi Butuh SDM Unggul, Menaker: Industrialisasi Tak Bisa Jalan Sendiri

Rayakan HUT ke-81 RI, Mapala UI Kobarkan Semangat Kemerdekaan dengan Beragam Cara

Kemerdekaan di Tengah Bencana, Pemerintah Ajak Bangsa Saling Menguatkan

“Apa yang dilakukan negara, melalui Kementerian Agama dengan mempromosikan moderasi beragama adalah bagian dari upaya mengatasi problem hulu dari terorisme,” kata Ketua Setara Institute Hendardi dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Sementara elemen masyarakat sipil juga melakukan hal yang sama, mempromosikan kehidupan yang lebih toleran. Mengenai penangkapan anggota MUI oleh Densus 88 Antiteror Polri itu harus menjadi bahan koreksi serius.

“Penangkapan An Najah, harus menjadi momentum koreksi serius bagi MUI untuk melakukan upaya-upaya ekstra memastikan kelembagaan MUI tidak menjadi instrumen promosi intoleransi,” ujar Hendardi.

Baca Juga: MUI Bantah Lembaganya Terlibat Terorisme

Bukan hanya MUI di tingkat Pusat, tapi untuk lembaga yang mewadahi ulama di berbagai tingkatan juga mesti berbenah.

Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terkait aktivitas teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di wilayah Bekasi pada Selasa (16/11/2021). Tiga tersangka tersebut, yakni Ahmad Zain An-Najah, Farid Ahmad Okbah, dan Anung Al Hamat.

Hasil penyidikan Densus 88 Ahmad Zain An-Najah merupakan Ketua Dewan Syariah Lembaga Amil Zakat Baitul Mal Abdurrahman bin Auf (LAM BM ABA), sedangkan Fadir Ahmad Okbah merupakan Anggota Dewan Syariah LAM BM ABA.

Sedangkan Anung Al Hamat sebagai pendiri Perisai Nusantara Esa. LAM BM ABA merupakan lembaga pendanaan yang dikelola oleh kelompok JI. Sedangkan Perisai Nusantara Esa merupakan organisasi sayap kelompok JI. (dan)

Tags: momentumMUIPenangkapan Anggota Komisi Fatwa

Berita Terkait.

pekerja
Nasional

Hilirisasi Butuh SDM Unggul, Menaker: Industrialisasi Tak Bisa Jalan Sendiri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:13
ui
Nasional

Rayakan HUT ke-81 RI, Mapala UI Kobarkan Semangat Kemerdekaan dengan Beragam Cara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:42
rini
Nasional

Kemerdekaan di Tengah Bencana, Pemerintah Ajak Bangsa Saling Menguatkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:12
wo
Nasional

Upah Pengupas Bawang di Pidato Prabowo Dipersoalkan, Said Didu Soroti Proses Penyampaian Informasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41
bapeten
Nasional

BAPETEN Pastikan Tak Ada Kebocoran Radiasi Pegion Pascagempa M7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:11
briann
Nasional

Jamin Keselamatan Sivitas Akademika Pascapemulihan Gempa NTT, Kemendiktisaintek Kembalikan Kebijakan PJJ

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2962 shares
    Share 1185 Tweet 741
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3860 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.