• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini 21 Rekomendasi Ulama untuk Presiden Jokowi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 14 November 2021 - 22:00
in Headline
Kongres Santri Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

Kongres Santri Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kalangan ulama dan santri menyerahkan 21 rekomendasi yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo termasuk Pemerintah Aceh, sesuai dengan hasil Kongres Santri Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

“Kami berharap nantinya rekomendasi dari kalangan santri dan ulama Aceh ini, akan menjadi acuan pemerintah dalam menerapkan nilai- nilai di Tanah Air,” kata Bupati Aceh Barat H Ramli MS di Meulaboh, Minggu (14/11/2021).

BacaJuga:

UMJ Dorong Perguruan Tinggi Terapkan Resilience Framework Hadapi Bencana

Gantikan Nanik S Deyang, Sudaryono Resmi Dilantik Prabowo di Istana Negara

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Ada pun rekomendasi para ulama dan santri seluruh Aceh dalam kongres tersebut yang diserahkan melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila( BPIP) Republik Indonesia tersebut, di antaranya mengakui ijazah lulusan pesantren/ dayah dan dapat diterima di universitas dan sekolah umum lainnya setara dengan sekolah umum.

Kemudian menepatkan dan mengakui dayah/pesantren sebagai pendidikan formal, memberikan mata pelajaran pendidikan Pancasila pada pesantren dan dayah secara formal, sehingga pesantren/ dayah dapat ikut serta menjadi penerus estafet bangsa ini dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mendorong Pemerintah dan segenap masyarakat untuk membuka ruang- ruang partisipasi yang semakin luas, terutama kepada tokoh agama dan masyarakat

untuk menciptakan pembangunan yang bermoral dan berkeadilan. Menambah jam belajar untuk mata pelajaran Pancasila dan kewarganegaraan dari 2 jam/ SKS menjadi 3 Jam/ SKS.

Kemudian Majelis Ulama Indonesia bukan hanya sebagai mitra dan memberi pertimbangan kepada pemerintah, akan tetap menjadi landasan hukum yang ikut dijalankan sejajar dengan hukum positif yang dipatuhi dan dilaksanakan. Meningkatkan status BPIP RI dari lembaga setingkat menteri menjadi kementerian khusus Pembinaan Ideologi Pancasila.

Meminta kepada BPIP RI bersama dengan instansi lainnya untuk ikut berperan mereduksi dari dampak faham bahwa pesantren/ dayah sebagai tempat radikalisme atau penyebar faham khilafah, agar BPIP RI dapat menghilangkan paradikma beberapa pendapat publik yang mengatakan pesantren/ dayah sebagai sarang radikalisme.

Meningkatkan anggaran untuk pembinaan dayah/ pesantren yang mencukupi untuk kebutuhan pembangunan, menghilangkan biaya Pembangunan dalam lembaga pendidikan dan sekolah dan pesantren/ dayah.

Kemudian BPIP Republik Indonesia juga dimohon agar dapat melaksanakan Kongres Santri Pancasila Nasional, mengangkat guru pesantren/ dayah menjadi ASN sehingga meningkat dapat meningkatkan kesejahteraan para guru dayah (pesantren tradisional).

Mendorong pemerintah dan segenap masyarakat untuk turut menjaga iklim penghormatan pada kebebasan berpendapat sehingga terwujud pembangunan yang parsipatoris, pemerintah diminta agar dapat menjaga perasaan para ulama agar tidak dianggap sebagai bentuk kriminalisasi terhadap ulama, memberikan pelatihan kepada guru dayah untuk menjadi TOT pengajar Pancasila di dayah/ pesantren, serta membentuk Kementerian Pendidikan Pesantren.

Sedangkan rekomendasi ulama dan santri untuk Pemerintah Provinsi Aceh, kata Ramli MS, yaitu meminta kepada pemerintah provinsi serius menindak faham wahabi di Aceh agar tidak menimbulkan dampak benih perpecahan umat beragama.

Memperbesar dana untuk alokasi pendidikan dayah(pesantren tradisional), memperjuangkan dan meningkatkan status guru dayah untuk dapat di angkat

menjadi aparatur sipil negara (ASN), memperjuangkan dan mengajukan kesetaraan ijazah pasantren sama dengan ijazah sekolah umum lain nya agar dapat diterima di universitas dan sekolah formal lainnya.

“Rekomendasi tersebut merupakan bentuk suara ulama, santri dan pemerintah kabupaten kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi,” kata Ramli MS.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila( BPIP) Republik Indonesia Prof Yudian Wahyudi di Meulaboh, Minggu, mengatakan rekomendasi para santri dan ulama Aceh yang disampaikan melalui Kongres Santri Pancasiila se- Aceh Tahun 2020 di Meulaboh, Aceh Barat, nantinya akan akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Menurut dia, tindaklanjut rekomendasi tersebut sepenuhnya akan ada di tangan presiden.

Dirinya juga mengacungkan jempol kepada Bupati Aceh Barat Ramli MS karena telah mendukung dan mengagas lahirnya pembumian Pancasila di Provinsi Aceh, karena upaya tersebut dimulai dari Aceh.

“Saya mengapreasiasi Bupati Aceh Barat karena telah memulai kegiatan ini dimulai dari daerah“ Bumi Serambi Mekkah” yang kini sudah menjadi Serambi Pancasila. Ini merupakan teladan yang datang dari Aceh,” demikian Yudian Wahyudi.(mg3)

Tags: Jokowirekomendasiulama

Berita Terkait.

UMJ Dorong Perguruan Tinggi Terapkan Resilience Framework Hadapi Bencana
Headline

UMJ Dorong Perguruan Tinggi Terapkan Resilience Framework Hadapi Bencana

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:02
Gantikan Nanik S Deyang, Sudaryono Resmi Dilantik Prabowo di Istana Negara
Headline

Gantikan Nanik S Deyang, Sudaryono Resmi Dilantik Prabowo di Istana Negara

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:29
Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang
Headline

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30
purbaya
Headline

Purbaya Tegaskan Ekonomi Nasional Tetap Kuat, Soroti Pentingnya Melihat Data Agregat

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:11
Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung
Headline

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:32
kpk
Headline

KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat dan 2 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3187 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12563 shares
    Share 5025 Tweet 3141
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2767 shares
    Share 1107 Tweet 692
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.