• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini 21 Rekomendasi Ulama untuk Presiden Jokowi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 14 November 2021 - 22:00
in Headline
Kongres Santri Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

Kongres Santri Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kalangan ulama dan santri menyerahkan 21 rekomendasi yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo termasuk Pemerintah Aceh, sesuai dengan hasil Kongres Santri Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

“Kami berharap nantinya rekomendasi dari kalangan santri dan ulama Aceh ini, akan menjadi acuan pemerintah dalam menerapkan nilai- nilai di Tanah Air,” kata Bupati Aceh Barat H Ramli MS di Meulaboh, Minggu (14/11/2021).

BacaJuga:

Armuzna Jadi Fase Penentu, Timwas Haji Minta Jemaah Patuh Arahan Petugas

Sedih Menyaksikan Film “Pesta Babi”, Megawati: Itu Benar Adanya

9 WNI Korban Penyekapan Tentara Israel Tiba di Tanah Air, Menlu Tegaskan Hal Ini

Ada pun rekomendasi para ulama dan santri seluruh Aceh dalam kongres tersebut yang diserahkan melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila( BPIP) Republik Indonesia tersebut, di antaranya mengakui ijazah lulusan pesantren/ dayah dan dapat diterima di universitas dan sekolah umum lainnya setara dengan sekolah umum.

Kemudian menepatkan dan mengakui dayah/pesantren sebagai pendidikan formal, memberikan mata pelajaran pendidikan Pancasila pada pesantren dan dayah secara formal, sehingga pesantren/ dayah dapat ikut serta menjadi penerus estafet bangsa ini dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mendorong Pemerintah dan segenap masyarakat untuk membuka ruang- ruang partisipasi yang semakin luas, terutama kepada tokoh agama dan masyarakat

untuk menciptakan pembangunan yang bermoral dan berkeadilan. Menambah jam belajar untuk mata pelajaran Pancasila dan kewarganegaraan dari 2 jam/ SKS menjadi 3 Jam/ SKS.

Kemudian Majelis Ulama Indonesia bukan hanya sebagai mitra dan memberi pertimbangan kepada pemerintah, akan tetap menjadi landasan hukum yang ikut dijalankan sejajar dengan hukum positif yang dipatuhi dan dilaksanakan. Meningkatkan status BPIP RI dari lembaga setingkat menteri menjadi kementerian khusus Pembinaan Ideologi Pancasila.

Meminta kepada BPIP RI bersama dengan instansi lainnya untuk ikut berperan mereduksi dari dampak faham bahwa pesantren/ dayah sebagai tempat radikalisme atau penyebar faham khilafah, agar BPIP RI dapat menghilangkan paradikma beberapa pendapat publik yang mengatakan pesantren/ dayah sebagai sarang radikalisme.

Meningkatkan anggaran untuk pembinaan dayah/ pesantren yang mencukupi untuk kebutuhan pembangunan, menghilangkan biaya Pembangunan dalam lembaga pendidikan dan sekolah dan pesantren/ dayah.

Kemudian BPIP Republik Indonesia juga dimohon agar dapat melaksanakan Kongres Santri Pancasila Nasional, mengangkat guru pesantren/ dayah menjadi ASN sehingga meningkat dapat meningkatkan kesejahteraan para guru dayah (pesantren tradisional).

Mendorong pemerintah dan segenap masyarakat untuk turut menjaga iklim penghormatan pada kebebasan berpendapat sehingga terwujud pembangunan yang parsipatoris, pemerintah diminta agar dapat menjaga perasaan para ulama agar tidak dianggap sebagai bentuk kriminalisasi terhadap ulama, memberikan pelatihan kepada guru dayah untuk menjadi TOT pengajar Pancasila di dayah/ pesantren, serta membentuk Kementerian Pendidikan Pesantren.

Sedangkan rekomendasi ulama dan santri untuk Pemerintah Provinsi Aceh, kata Ramli MS, yaitu meminta kepada pemerintah provinsi serius menindak faham wahabi di Aceh agar tidak menimbulkan dampak benih perpecahan umat beragama.

Memperbesar dana untuk alokasi pendidikan dayah(pesantren tradisional), memperjuangkan dan meningkatkan status guru dayah untuk dapat di angkat

menjadi aparatur sipil negara (ASN), memperjuangkan dan mengajukan kesetaraan ijazah pasantren sama dengan ijazah sekolah umum lain nya agar dapat diterima di universitas dan sekolah formal lainnya.

“Rekomendasi tersebut merupakan bentuk suara ulama, santri dan pemerintah kabupaten kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi,” kata Ramli MS.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila( BPIP) Republik Indonesia Prof Yudian Wahyudi di Meulaboh, Minggu, mengatakan rekomendasi para santri dan ulama Aceh yang disampaikan melalui Kongres Santri Pancasiila se- Aceh Tahun 2020 di Meulaboh, Aceh Barat, nantinya akan akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Menurut dia, tindaklanjut rekomendasi tersebut sepenuhnya akan ada di tangan presiden.

Dirinya juga mengacungkan jempol kepada Bupati Aceh Barat Ramli MS karena telah mendukung dan mengagas lahirnya pembumian Pancasila di Provinsi Aceh, karena upaya tersebut dimulai dari Aceh.

“Saya mengapreasiasi Bupati Aceh Barat karena telah memulai kegiatan ini dimulai dari daerah“ Bumi Serambi Mekkah” yang kini sudah menjadi Serambi Pancasila. Ini merupakan teladan yang datang dari Aceh,” demikian Yudian Wahyudi.(mg3)

Tags: Jokowirekomendasiulama

Berita Terkait.

Jemaah-haji
Headline

Armuzna Jadi Fase Penentu, Timwas Haji Minta Jemaah Patuh Arahan Petugas

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:20
Sedih Menyaksikan Film “Pesta Babi”, Megawati: Itu Benar Adanya
Headline

Sedih Menyaksikan Film “Pesta Babi”, Megawati: Itu Benar Adanya

Senin, 25 Mei 2026 - 17:45
9 WNI Korban Penyekapan Tentara Israel Tiba di Tanah Air, Menlu Tegaskan Hal Ini
Headline

9 WNI Korban Penyekapan Tentara Israel Tiba di Tanah Air, Menlu Tegaskan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:08
Panen-Raya
Headline

Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:30
bowo
Headline

Prabowo Jokes About Reshuffling Zulhas After Village Name Slip During Shrimp Harvest Event

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:29
zulhas
Headline

Salah Sebut Nama Desa saat Panen Udang, Prabowo Kelakar Bakal Reshuffle Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5572 shares
    Share 2229 Tweet 1393
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2951 shares
    Share 1180 Tweet 738
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2215 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    1937 shares
    Share 775 Tweet 484
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1223 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.