INDOPOSCO.ID – Jurnalis legendaris RM Tirto Adhi Soerjo dinilai memiliki tiga hal yang luar biasa. Pertama, mengajarkan bahwa jurnalisme bisa menjadi senjata paling tajam untuk melawan penjajahan dan ketidakadilan.
Kedua, Tirto mengajarkan nasionalisme bahwa Indonesia dipersatukan bukan karena persamaan agama, bukan karena persamaan etnis, tapi persamaan nasib.
Ketiga, mengajarkan kepada semua orang bahwa negara ini dipikirkan, dibangun dan dibayangkan oleh perjuangan kaum terdidik.
Kaum yang merasakan pendidikan tinggi sehingga menjadi peringatan bagi orang- orang terdidik untuk tidak asik sendiri dan mementingkan kepentingannya sendiri.
“Kota Bogor hari ini bangga karena orang besar republik ini diabadikan tidak jauh dari markas wartawan. Dan peninggalan legasi almarhum akan dilanjutkan,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam ketetangannya, Kamis (11/11/2021).
Pemerintah Kota Bogor berjanji bakal membangun perpustakaan, untuk mengenal lebih jauh sosok tokoh pers nasional tersebut dan membantu memahami tentang dunia jurnalis.
“Kita akan bangun perpustakaan kota dan kita akan bangun Pojok Tirto di sana sehingga anak-anak muda bisa belajar tentang jurnalisme kritis dan idealisme wartawan, serta tentang kebangsaan dari seorang R.M. Tirto Adhi Soerjo,” ucap Bima.
Penasihat Yayasan Priatman Untuk Negeri Priambodo Trisaksono menjelaskan, alasan pengajuan nama jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo kepada Pemerintah Bogor.
“Yayasan Priatman Untuk Negeri diilhami dari sosok Raden Mas Priatman yang merupakan tokoh inspiratif asal Sukabumi. Beliau adalah putera dari R.M. Tirto Adhi Soerjo, salah satu Pahlawan Nasional dan juga merupakan Bapak Pers Indonesia,” jelas Priambodo.(dan)











