• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Terancam Inflasi AS, Rupiah Melemah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 10 November 2021 - 11:40
in Ekonomi
rupiah

ILUSTRASI: Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu diperkirakan akan cenderung melemah di tengah ancaman inflasi di Amerika Serikat (AS).

Rupiah pagi ini melemah 8 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp14. 258 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.250 per dolar AS.

BacaJuga:

Pertamina Intensifkan Diplomasi Energi di AS, Incar Teknologi dan Pasokan Jangka Panjang

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Energi Hijau dari Limbah Pertanian, Inovasi PLN NP Berbuah Penghargaan Nasional

“Faktor penggerak rupiah hari ini diperkirakan masih seputar pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang mulai membaik, terlihat dari beberapa data ekonomi belakangan ini,” kata Research& Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin dikala dihubungi di Jakarta, Rabu (10/11).

Baca Juga : Rupiah Ditutup Menguat Jelang Akhir Pekan

Sentimen selanjutnya yaitu kerja sama bilateral antara negara di Asia perihal penggunaan mata uang yang tidak lagi dengan menggunakan dolar.

Ditambah, lagi hampir seimbangnya penggunaan dolar AS dengan mata uang lainnya yang digunakan untuk membayar utang.

“Faktor lainnya dari eksternal datang dari ancaman inflasi AS, yang mana data indeks harga produsen yang naik dan kini data terbaru indeks harga konsumen pun juga diperkirakan akan mengalami kenaikan dari 5,4 persen menjadi 5,9 persen. Selain itu tingkat klaim pengangguran AS pun turun 257 ribu dari 269 ribu,” ujar Nanang seperti dilansir Antara, Rabu (10/11/2021).

Baca Juga : Ekonomi Melambat, Rupiah Berpotensi Lemas

Dari domestik, jumlah kasus harian Covid-19 pada Selasa (9/11) kemarin mencapai 434 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,25 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 21 kasus sehingga totalnya mencapai 143.578 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 585 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,1 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 9.602 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang telah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 126,46 juta orang dan vaksin dosis kedua 80,07 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Nanang mengatakan rupiah hari ini cenderung melemah dan bergerak di kisaran Rp 14.230 per dolar AS hingga Rp 14.300 per dolar AS.

Pada Selasa (9/11) rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.250 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.260 per dolar AS. (mg1)

Tags: Inflasi ASnilai tukar rupiahrupiah melemah

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Pertamina Intensifkan Diplomasi Energi di AS, Incar Teknologi dan Pasokan Jangka Panjang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:11
selfi
Ekonomi

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:17
Biomassa
Ekonomi

Energi Hijau dari Limbah Pertanian, Inovasi PLN NP Berbuah Penghargaan Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:07
maybank
Ekonomi

Kolaborasi Maybank Indonesia dan Muslim Pro Hadirkan Solusi Finansial untuk Ibadah Haji dan Umrah

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:16
kolaborasi
Ekonomi

Pertamina Gandeng BGN, Minyak Jelantah SPPG akan Terbangkan Pesawat Ramah Lingkungan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06
pelita air
Ekonomi

Belanja Produk Lokal dari Kursi Pesawat, Inovasi Baru Pertamina dan Pelita Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:15

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.