• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sosok Perempuan Maluku, Monia Latuwaria dan Perang Alaka II, 1625-1637

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 November 2021 - 23:40
in Nusantara
benteng alaka

Sisa-sisa dinding benteng tradisional masyarakat Hatuhaha di bukit Alaka, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku menjadi bukti perang Alaka I dan II melawan penjajahan. Foto : Balai Arkeologi Maluku

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Arkeolog Muhammad Al Mujabuddawat mengatakan kemenangan masyarakat Hatuhaha di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, melawan penjajahan Hindia-Belanda tidak lepas dari peran sosok Monia Latuwaria, figur perempuan yang memimpin perang Alaka II pada 1625-1637.

“Monia Latuwaria, tokoh perempuan yang berperan penting dalam kemenangan masyarakat Hatuhaha pada perang Alaka II melawan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC),” kata Arkeolog Muhammad Al Mujabuddawat dari Balai Arkeologi Maluku di Ambon, Senin (8/11/2021).

BacaJuga:

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal selama Juni 2026

Ia mengatakan, berdasarkan tradisi lisan masyarakat Pulau Haruku, disebut adanya seorang tokoh perempuan yang memimpin masyarakat Hatuhaha dalam perang melawan VOC di Negeri Alaka yang berada di puncak bukit Alaka. Tokoh itu bernama Monia Latuwaria.

Monia Latuwaria digambarkan sebagai sosok perempuan perkasa dan gagah berani yang membangkitkan semangat juang masyarakat Hatuhaha ketika pemimpin mereka, Pati Hatuhaha meninggal dalam perang.

Ia datang dari dalam kabut dengan membawa batok kelapa berisi abu dan dengan semangat menggebu-gebu ia berteriak memekikkan kata-kata yang lantang terdengar dan membangkitkan semangat para pejuang di Alaka “Malonae, imi piri imi wa au ala mau wake eru “yang artinya” Hai, para pejuang pria, berikan celana-celana kalian biar kukenakan”.

Baca Juga: Wow, Pertalite Di Kota Sorong Tembus Rp30.000 Per Liter

“Sosok Monia Latuwaria dikisahkan muncul dalam situasi ketika semangat pejuang Hatuhaha di Alaka menurun dan tampak patah semangat karena kematian Pati Hatuhaha,” ucap Muhammad seperti dilansir Antara, Senin (8/11/2021).

Peneliti bidang arkeologi sejarah itu mengatakan seperti yang dituturkan oleh masyarakat, Monia Latuwaria tidak hanya menyemangati para pejuang Hatuhaha agar meneruskan perlawanan terhadap penjajahan, ia bahkan ikut serta dan memimpin langsung perang Alaka II.

Usai berteriak membangkitkan semangat para pejuang Hatuhaha, Monia Latuwaria segera mengambil abu yang telah disediakan di sebuah pos penjagaan dekat Benteng Alaka, lalu satu demi satu tempurung-tempurung kelapa berisi abu dilontarkan bertubi-tubi ke bawah jurang lembah menuju pasukan VOC yang sedang berusaha mendaki lembah menuju Negeri Alaka.

Ia bersama para pejuang Hatuhaha memotong tali-tali pengikat batang gelondongan kayu yang besar dan digulingkan ke bawah menuju jurang lembah hingga menggilas pasukan VOC. Pasukan penjajah yang terlindas batang-batang kayu langsung tidak berdaya, kemudian dibantai habis-habisan.

Keadaan ini memaksa Gubernur van Demmer yang menyaksikan langsung kejadian itu harus mundur dengan pasukannya. Perang Alaka II yang berlangsung selama 12 tahun dimenangkan oleh masyarakat Hatuhaha, dan wilayah mereka menjadi satu-satunya negeri di Maluku yang tidak berhasil ditaklukkan pasukan VOC.

“Monia Latuwaria tidak hanya memberikan semangat kepada para pejuang Hatuhaha tapi ia juga memimpin perang Alaka II, setelah Pati Hatuhaha tewas,” tutup Muhammad Al Mujabuddawat. (mg1)

Tags: Malukupahlawanpenjajahan belanda

Berita Terkait.

Sticker
Nusantara

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43
GB
Nusantara

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal selama Juni 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41
gempa
Nusantara

Gempa Bumi Berturut-turut Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Senin, 27 Juli 2026 - 08:15
karhutla
Nusantara

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19
menkop
Nusantara

Menkop Melakukan Pencanangan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2964 shares
    Share 1186 Tweet 741
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.