• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Wisatawan Diimbau Hati-hati Lewati Jalur Rawan Bencana di Cianjur

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 7 November 2021 - 18:50
in Nusantara
Debit air di Curug Cikondang di Kecamatan Campaka Mulya, Cianjur, Jawa Barat, terus meningkat seiring tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah Cianjur. Foto: Antara/Ahmad Fikri

Debit air di Curug Cikondang di Kecamatan Campaka Mulya, Cianjur, Jawa Barat, terus meningkat seiring tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah Cianjur. Foto: Antara/Ahmad Fikri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wisatawan ddimbau untuk ekstra hati-hati dan selalu waspada saat melintasi jalur rawan bencana di wilayah Cianjur, karena sejak satu pekan terakhir curah hujan turun cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan bencana alam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Tedi Artiawan mengatakan, sejak satu pekan terakhir intensitas hujan yang turun di sebagian besar wilayah Cianjur, berlangsung lebih dari dua jam setiap harinya, sehingga menyebabkan berbagai bencana alam mulai dari banjir, longsor dan pergerakan tanah.

BacaJuga:

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

“Termasuk sebagian besar jalur wisata di Cianjur, harus diwaspadai karena rawan terjadi bencana alam longsor, mulai dari kawasan Puncak hingga wilayah bagian selatan, seiring tingginya curah hujan sejak satu pekan terakhir,” katanya, di Cianjur, Ahad (7/11).

Pihaknya mencatat jalur wisata yang rawan terjadinya bencana alam longsor saat hujan turun deras seperti Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jalan Raya Cianjur-Campaka hingga Jalan Nasional Naringgul-Bandung serta jalur alternatif Cianjur-Jongol.

Seiring tingginya curah hujan, pihaknya mengimbau pengelola tempat wisata dan wisatawan untuk tetap waspada segera menutup atau menghentikan aktifitas saat melihat tanda akan terjadinya bencana, terutama di objek wisata alam khususnya air terjun dan pantai.

“Bahkan wisatawan diimbau untuk tidak bermain terlalu dekat dengan air terjun atau pantai karena saat ini, debit air dan gelombang laut berubah-ubah, sehingga dapat mengancam keselamatan wisatawan,” katanya, dikutip dari Antara.

Arus air dan gelombang saat ini, tambah dia, tidak dapat diprediksi terlebih saat hujan turun deras dengan intensitas lama, sehingga dapat membahayakan keselamatan wisatawan atau pelaku wisata.

“Kita imbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di pinggir pantai atau lokasi air terjun,” katanya.

Sementara pengelola Curug Cikondang di Kecamatan Campaka Mulya, Sundara Saputra, mengatakan selama musim penghujan debit air terjun terus meningkat, bahkan dapat membahayakan wisatawan, sehingga pihaknya mengintruksikan pada petugas untuk melakukan pengawasan ekstra agar wisatawan tidak bermain di bawah air terjun.

Bahkan berbagai pembatasan dilakukan guna menghindari hal yang tidak diinginkan, seiring tingginya arus air terjun yang jatuh, terlebih saat hujan turun deras dengan intensitas lama.

“Kita instruksikan pada pegawai dan wisatawan yang datang untuk tidak mendekati air terjun termasuk aliran sungai karena debit airnya deras,” katanya.(arm)

Tags: bencanaBPBD Cianjurjalur rawan bencanakabupaten cianjur

Berita Terkait.

Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55
Rokok-Ilegal
Nusantara

Periksa Dua Truk, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:07
BC-Aceh
Nusantara

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356 Ribu Batang Rokok Ilegal, Modus Lewat Jasa Titipan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:26
BC-Belawan
Nusantara

Bea Cukai Belawan Gagalkan Ekspor Arang Bakau Ilegal Senilai Rp1,14 Miliar, Limpahkan ke Kementerian Kehutanan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:35

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1506 shares
    Share 602 Tweet 377
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.