• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat Nilai Vaksin Untuk Anak Di Bawah 12 Tahun Belum Perlu

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 3 November 2021 - 17:38
in Nasional
Pengamat kebijakan publik, Ikhsan Ahmad

Pengamat kebijakan publik, Ikhsan Ahmad

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemberian vaksin Covid-19 terhadap anak 6 sampai 11 tahun, dinilai belum perlu diberikan. Sebab, sampai saat ini pemberian vaksinasi terhadap anak masih kontroversi.

Pengamat kebijakan publik, Ikhsan Ahmad mengatakan, ada pendapat dari ahli epidemologi bahwa sebenanrnya pemberian vaksinasi dalam masa pandemi kurang tepat.

BacaJuga:

6 Bulan Menyelami Cara Negara Bekerja, 74 Talenta Muda Masuk Kementerian PANRB

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

“Saya menganggap persoalan vaksin, ini kan masih kontroversi. Pada sisi lain yang saya percaya, second opinion yang hebat, kredibel dan punya kapasitas, seperti mantan Menkes, epidemolog dari UI (Universitas Indonesia), menyatakan vaksin dalam masa pandemi masih berlangsung juga suatu yang sebetulnya belum tepat,” katanya saat dihubungi, Rabu (3/11/2021).

Di sisi lain, kata dia, meski masyarakat tidak dapat membuktikan, tapi merasakan ada sisi-sisi bisnis dalam pandemi Covid-19 berlangsung.

Sehingga, anak tidak boleh dikorbankan dalam percobaan vaksinasi. Biarkan anal terlindungi secara alami melalui orangtua.

“Saya pikir, sudahlah jangan korbankan anak-anak, jangan libatkan anak-anak. Biarkan anak-anak kita lindungi dengan cara yang paling ampuh di bawah perlindungan orangtua,” ungkapnya.

Bahkan hingga saat ini, tidak ada jaminan dari pemerintah terkait efek samping yang ditimbulkan oleh vaksinasi.

“Karena menurut para ahli yang saya dengar, pemerintah tidak memiliki jaminan atas efek samping, atau apapun yang terjadi pada pasca vaksin ke depan,” paparnya.

Ia menerangkan, jika memang ada anak yang terpapar Covid-19, hal itu akibat korban dari lingkungan dan terpapar dari orangtua.

“Kalau pun ada data satu persennya anak-anak (terapapr Covid-19), saya terpikir terpaparnya anak-anak karena ada kesalahan, bisa jadi dari orangtua, lingkungan. Artinya kita berikan perlindungan yang natural, yang jernih kepada masa depan anak-anak,” terangnya. (son)

Tags: Anak di Bawah 12 TahunPengamatvaksinasi anak

Berita Terkait.

magang
Nasional

6 Bulan Menyelami Cara Negara Bekerja, 74 Talenta Muda Masuk Kementerian PANRB

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:04
tito
Nasional

Mendagri Dorong Pemanfaatan Rilis Publikasi Statistik Perumahan BPS untuk Tekan Backlog

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:52
abdul
Nasional

Bersama 1.000 Penyandang Disabilitas, Mendikdasmen Gaungkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:21
nashir
Nasional

42 Tahun Menunggu, Haedar Nashir Akhirnya Kantongi Kartu Wartawan Utama

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:11
viva
Nasional

Viva Yoga Dorong Pembangunan Kawasan Transmigrasi Subulussalam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:45
Budi-P
Nasional

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jateng dan Jatim terkait Kasus Suap Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:26

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.