• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementerian PUPR Siapkan Program Pengentasan Kawasan Kumuh di Pontianak

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 15:31
in Nasional
pupr

Sesditjen Perumahan Kementerian PUPR, Ir. M Hidayat MM (kiri) saat melaksanakan peninjauan lapangan ke Kawasan Teras Parit Nanas di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (30/10/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong program pengentasan kawasan kumuh di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Hal tersebut dilakukan dengan melaksanakan kolaborasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) untuk menata lingkungan kumuh serta meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) masyarakat di Kawasan Teras Parit Nanas yang di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak.

“Kami terus berupaya agar kawasan kumuh di daerah bisa ditangani dengan baik sehingga masyarakat bisa tinggal dengan aman dan nyaman. Selain itu, kami ingin masyarakat juga merasakan hasil pembangunan perumahan dan infrastruktur yang dilaksanakan oleh pemerintah,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Perumahan Kementerian PUPR, Ir. M Hidayat MM saat melaksanakan peninjauan lapangan ke Kawasan Teras Parit Nanas di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (30/10/2021).

BacaJuga:

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Arahan Prabowo, Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Bakal Dikirim ke Palestina

Baca Juga : Ditjen Perumahan Siapkan Pelayanan Advokasi Hukum Bidang Perumahan

Hidayat menerangkan, Kementerian PUPR selalu siap bekerjasama dengan pemerintah daerah serta mitra kerja di bidang perumahan seperti sektor swasta, Kementerian / lembaga terkait dan masyarakat untuk menata kawasan di daerah agar tidak kumuh. Apalagi di masa pandemi saat ini masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang layak huni dan lingkungan yang tertata agar mereka bisa terjaga kesehatannya serta meningkatkan imunitas agar terhindar dari paparan virus Covid-19.

“Untuk mengentaskan kawasan kumuh di Kawasan Teras Parit Nanas Kota Pontianak, Kementerian PUPR melaksanakan Kolaborasi Program BSPS dari Direktorat Jenderal Perumahan dan Program Kotaku dari Direktorat Jenderal Cipta Karya. Kami yakin dengan kolaborasi program ini serta dukungan oenuh dari Pemda dan masyarakat kawasan ini akan menjadi lebih tertata dan rumah masyarakat juga lebih layak huni ” terangnya.

Baca Juga : Kementerian PUPR Siapkan Program Kolaborasi Entaskan Kawasan Kumuh di Surakarta

Pada kegiatan kunjungan lapangan tersebut, Sesditjen Perumahan Ir. M Hidayat MM didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Muh. Irsan Basalamah dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya, Deva Kurniawan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Rumah Umum dan Komersial Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat, Rahmat K meninjau sejumlah rumah tidak layak huni serta berdialog dengan masyarakat. Lokasi kawasan Teras Parit Nanas merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Kota Pontianak yang termasuk dalam kawasan kumuh.

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Muh. Irsan Basalamah mengungkapkan, Kawasan Teras Parit Nanas berada di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan kondisi rumah- rumah masyarakat masuk dalam kategori tidak layak huni dan berada di pinggirian Sungai Landak yang terhubung langsung dengan Sungai Kapuas.

Beberapa Kegiatan Program Kolaborasi yang akan dilaksanakan antara lain penyaluran Program BSPS. Dari usulan pemerintah daerah dan pendataan sementara yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR terdapat  62 unit RTLH yang akan ditingkatkan kualitasnya. Selain itu juga kegiatan pemeliharaan rumah masyarakat sebanyak  31 unit melalui program beautifikasi.

Dari data yang ada serta hasil monitoring di lapangan Program BSPS sementara terdapat RTLH di sekitar Kawasan Teras Parit Nanas sebanyak 39 unit dan di luar Kawasan Teras Parit Nanas 23 unit. Setiap unit rumah penerima Program BSPS akan menerima bantuan senilai Rp20 juta  untuk pembelian bahan bangunan dan upah tukang. Selain itu, jalan lingkungan akan ditata melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Direktorat Jenderal Cipta Karya.

“Kami berharap dengan penataan kawasan kumuh ini bisa mengubah Teras Parit Nanas menjadi destinasi wisata baru di Kota Pontianak. Apalagi nanti rumah-rumah yang sebelumnya tidak layak akan direhab agar layak huni serta jalan lingkungan yang baik akan membuat wisatawan berkunjung ke sini,” harapnya. (arm)

Tags: Kementerian PUPRpontianakProgram Pengentasan Kawasan Kumuh

Berita Terkait.

bca
Nasional

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:11
dedi
Nasional

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:30
kambing
Nasional

Arahan Prabowo, Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Bakal Dikirim ke Palestina

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:42
ut
Nasional

BUMDesMa dan UMKM Desa, Butuh Penguatan Peran Tata Kelola Organisasi dan Aset

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:25
Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya
Nasional

Menteri PANRB Soroti Transformasi Digital yang Berkeadilan dan Berbasis Realitas Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:46
Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka
Nasional

Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:06

BERITA POPULER

  • Berawan

    Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1284 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.