• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tingkatkan Sektor Pengelolaan Sampah Indonesia, Informal Plastic Collection Innovation Challenge Hasilkan 11 Kemitraan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 29 Oktober 2021 - 08:13
in Nasional
sampah

Daur ulang sampah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setelah berjalan selama empat bulan, Informal Plastic Collection Innovation Challenge (IPCIC), kerja sama antara Indonesia National Plastic Action Partnership (NPAP) dengan World Economic Forum, UpLink dan Ocean Plastic Prevention Accelerator (OPPA), telah berhasil diselesaikan dengan menghasilkan 11 kemitraan yang terbentuk baik sesama peserta program maupun antara peserta dengan pemangku kepentingan utama pengelolaan sampah di Indonesia.

12 inovator lokal dan internasional telah menjalani pelatihan, pendampingan, dan pembangunan kemitraan, untuk mempertajam solusi mereka guna meningkatkan efektivitas pengumpulan dan daur ulang sampah plastik dengan mengoptimalkan penghidupan, transparansi, kapasitas, serta peran sektor informal di Indonesia.

BacaJuga:

Sekolah Vokasi UT Targetkan 10 Prodi Baru, Fokus Kebutuhan Industri

Teken SKB 3 Menteri, Pemerintah Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Wayang Bertemu Pokémon, Jurus Baru Kenalkan Budaya Indonesia ke Generasi Muda

“Kami sangat menghargai kemitraan dan komitmen yang terbentuk dalam waktu singkat. Kami berharap kolaborasi ini akan menggerakan perubahan sistemik di sektor pengelolaan sampah, dan berkontribusi terhadap pengurangan 70% sampah plastik pada tahun 2025,” kata Manajer Program di OPPA, Duala Oktoriani.

Tim IPCIC dengan bangga mengumumkan 11 kemitraan yang terbentuk selama program:
1. Duitin – Griya Luhu: Menghubungkan Duitin pickers ke bank sampah Griya Luhu
2. Duitin – LPBI NU: Pengelolaan sampah untuk komunitas LPBI NU dan insentif akan disumbangkan kembali ke masjid
3. Duitin – Sampangan – Softex Kimberly Clark: Pengelolaan limbah popok dan pembalut
4. Duitin – The Kabadiwala: Kolaborasi untuk meningkatkan teknologi dalam pengumpulan sampah plastik
5. Duitin – Unilever Foundry: Digitalisasi bank sampah di wilayah Jawa-Bali
6. Empower – Geledek: Menciptakan ekosistem pengumpulan sampah plastik dengan menyertakan aspek keterlacakan dan transparansi
7. Griya Luhu – Bank Sampah Induk Surabaya: Digitalisasi sistem operasional Bank Sampah Induk Surabaya melalui aplikasi Griya Luhu
8. Octopus – Prof. Enri Damanhuri (ITB): Prof. Enri Damanhuri bergabung dalam dewan penasihat Octopus
9. Rekoksistem – Aqua: Pemasangan rebox (reverse vending machine) baru melalui pendanaan dari Aqua untuk mengumpulkan lebih banyak botol plastik dari konsumen
10. Rekosistem – Bank Sampah Induk Surabaya – Robries: Kerja sama dalam pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah plastik
11. Rekosistem – Gojek: Layanan pengambilan sampah dari cloud kitchen Gojek

Lebih dari 52 perwakilan perusahaan, penyedia modal, dan organisasi juga menghadiri IPCIC Showcase Fest, acara pitching virtual selama tiga hari (20 – 22 Oktober) yang diadakan untuk menampilkan solusi dari para inovator kepada calon mitra atau investor.

Hubungan yang terbentuk antara para undangan dan inovator selama acara pitching memperlihatkan harapan yang menjanjikan untuk peluang kolaborasi guna meningkatkan sektor pengelolaan sampah.

“IPCIC Showcase Fest adalah gagasan yang bagus untuk menghubungkan para inovator dengan para pemain kunci dalam inisiatif pengurangan sampah plastik. Kami berharap lebih banyak kemitraan akan terjadi di masa depan,” kata Manajer NPAP,
Hidayah Hamzah.

Demi mempercepat solusi di lapangan, inovator terpilih akan didukung dengan hibah total US$ 45,000: Duitin, Empower, Griya Luhu, Plastic Bank, Rekosistem, The Kabadiwala.

Chief Sustainability Officer di Indorama Ventures, Yash Lohia mengatakan pihaknya bangga mendukung Informal Plastic Collection Innovation Challenge (IPCIC) dan para inovator dalam membangun ekonomi sirkular masa depan, serta belajar langsung dari para ahli.

“Kami berharap program ini akan menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang ekonomi sirkular di Indonesia dan mempromosikan manfaat dari penggunaan produk daur ulang. Inovasi hebat membuat masa depan ekonomi sirkular yang lebih baik,” katanya.

Krisis polusi plastik di Indonesia tetap menjadi tantangan, terbukti dengan prediksi peningkatan 30% sampah plastik ke saluran air selama tahun 2017 dan 2025 – dari 620.000 ton per tahun menjadi sekitar 780.000 ton per tahun.

Sementara, pekerja sampah informal, mempunyai peran sangat penting dalam mencegah pencemaran sampah plastik. Sekitar 700.000 ton dari 1 juta ton sampah plastik yang mereka kumpulkan, berhasil didaur ulang dan tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kolaborasi juga merupakan kunci untuk mendorong perubahan. “Indonesia membutuhkan solusi inovatif yang akan meningkatkan dan mendukung lebih baik sektor sampah informal, dan tim IPCIC berharap dapat mendukung inisiatif lain di masa depan,” sebut Manajer Program di OPPA, Klaus Oberbauer.

The Informal Plastic Collection Innovation Challenge adalah kerja sama antara Indonesia National Plastic Action Partnership dengan World Economic Forum, UpLink dan Ocean Plastic Prevention Accelerator, program pembangunan ekosistem inovasi sosial yang didukung oleh The Incubation Network, inisiatif regional untuk menangani polusi plastik laut yang diperkuat oleh SecondMuse, The Circulate Initiative, dengan dukungan dari Alliance to End Plastic Waste, dan Global Affairs Canada. Ucapan terima kasih kepada Indorama Ventures dan Suntory. Inovator IPCIC: Duitin (Indonesia), Empower (Norway), Griya Luhu Indonesia (Indonesia), Kabadiwalla Connect (India), NEPRA (India), Octopus (Indonesia), Plastic Bank (Indonesia), Rekosistem (Indonesia), SecondLife (Singapore), Seven Clean Seas (Singapore), The Kabadiwala (India), TrashCon
(India).

Ocean Plastic Prevention Accelerator merupakan program pembangun ekosistem inovasi sosial yang mendorong kolaborasi untuk solusi inovatif untuk membangun ekonomi sektor sampah yang lebih inklusif dan sirkular demi mengatasi polusi sampah plastik laut di Indonesia. OPPA bekerja sama dengan perusahaan, inovator, startup, organisasi internasional, dan pemerintah, untuk mengidentifikasi masalah dan kesenjangan dalam ekosistem sampah lokal, dan mengembangkan solusi. Kegiatan OPPA telah berhasil menutup kesenjangan yang teridentifikasi melalui program akselerasi, jejaring, memfasilitasi kolaborasi, pelibatan pemangku kepentingan, dan mendukung program pemerintah.

Program didukung oleh The Incubation Network, inisiatif regional untuk menangani polusi plastik laut yang diperkuat oleh SecondMuse, The Circulate Initiative, dengan dukungan dari Alliance to End Plastic Waste, dan Global Affairs Canada. (ibs)

Tags: Informal Plastic Collection Innovation ChallengeIPCICNPAPOPPApengelolaan sampahsampahUpLinkWorld Economic Forum

Berita Terkait.

ut
Nasional

Sekolah Vokasi UT Targetkan 10 Prodi Baru, Fokus Kebutuhan Industri

Selasa, 15 September 2026 - 15:16
PLN Icon Plus Tanam 120 Mangrove di Sungai Siak, Dukung Ekosistem Laut
Nasional

Teken SKB 3 Menteri, Pemerintah Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 13:02
Poke-Wayang
Nasional

Wayang Bertemu Pokémon, Jurus Baru Kenalkan Budaya Indonesia ke Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 12:12
Pastikan Pelayanan Maksimal, Dirut dan Dirops Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban KM Virgo Transport 8
Nasional

Pastikan Pelayanan Maksimal, Dirut dan Dirops Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban KM Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 11:45
Menhan: BPKP Harus Kuat dan Jangan Ragu Jalankan Tugas Negara
Nasional

Menhan: BPKP Harus Kuat dan Jangan Ragu Jalankan Tugas Negara

Selasa, 15 September 2026 - 11:30
Suhu Udara Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cenderung Berawan
Nasional

Percepat Operasional Kopdeskel, Kemendagri Gandeng BPKP dan PU Lakukan Uji Layak

Selasa, 15 September 2026 - 10:05

OLAHRAGA

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN
Olahraga

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 15 September 2026 - 09:45

INDOPOSCO.ID – Enam karateka terbaik Indonesia resmi dilepas untuk memburu prestasi di Asian Games 2026 Nagoya. PB Federasi Olahraga Karate-Do...

SelengkapnyaDetails
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1593 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1511 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.