• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Budidaya Maggot Solusi Kurangi Sampah Organik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 27 Oktober 2021 - 19:35
in Nusantara
maggot

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melihat budidaya maggot. (Antara/Ho-Humas Pemprov Jateng)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Budidaya maggot atau larva lalat black soldier fly (BSF) bisa menjadi salah satu solusi dalam pengurangan tumpukan sampah organik, termasuk mampu mengubah perilaku masyarakat dalam memilah sampah.

“Budidaya maggot mampu mengubah perilaku masyarakat terhadap sampah sehingga hal itu menarik sebagai salah satu upaya menyelamatkan bumi karena bisa mengurangi sampah,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, di Semarang, Rabu (27/10/2021).

BacaJuga:

Sukses Ekspor, Industri Sabun Bogor Perluas Pasar hingga Burkina Faso

Bea Cukai Gresik Musnahkan 8,59 Juta Batang Rokok dan 203,5 Liter Minuman Beralkohol Ilegal

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 27 Kilo Sabu Jaringan Malaysia-Meranti

Wagub yang akrab disapa Gus Yasin itu menjelaskan, budidaya maggot bisa mengurangi sampah, terutama sampah organik hingga 80 persen.

“Dengan pengurangan sampah yang bisa sampai 80 persen, tidak ada yang terbuang,” ujarnya, seperti dikutip Antara.

Baca Juga : Warga DKI Diajak Olah Sampah Organik dengan Memanfaatkan Maggot

Dengan kebutuhan sampah organik yang besar untuk budidaya maggot, Wagub yakin suatu saat tempat pembuangan akhir (TPA) bisa tidak terlalu dibutuhkan.

Hal ini karena sampah organik telah diserap oleh masyarakat sendiri sebagai bahan dasar pakan maggot.

“Maka saya berharap bukan hanya maggotnya dari sisi ekonomi yang diharapkan juga perubahan budaya masyarakat untuk memilah dan seterusnya,” katanya.

Seorang pembudidaya maggot di Desa Kalisapu, Slawi, Afifudin menambahkan untuk menghasilkan 50 kilogram maggot per hari, dibutuhkan sampah organik sebanyak 500 kilogram.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, dirinya memperoleh sampah organik dari dua perumahan, dua pondok pesantren dan kekurangannya mencari di pasar terdekat.

Sampah itu selanjutnya dipilah, dan dimasukkan ke ember tertutup sehingga tidak terlalu menimbulkan bau, kemudian difermentasi dan dua sampai tiga hari kemudian diberikan untuk pakan maggot. (mg2)

Tags: Jawa Tengahmaggotsampah organik

Berita Terkait.

Ekspor
Nusantara

Sukses Ekspor, Industri Sabun Bogor Perluas Pasar hingga Burkina Faso

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Gresik Musnahkan 8,59 Juta Batang Rokok dan 203,5 Liter Minuman Beralkohol Ilegal

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:42
tersangka
Nusantara

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 27 Kilo Sabu Jaringan Malaysia-Meranti

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:22
Gempa-Pangandaran
Nusantara

Pagi Ini Pangandaran dan Sekitarnya Diguncang Gempa Berkekuatan M 4,2

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:39
Pelecehan Seksual
Nusantara

DPR Desak Polisi Tahan Tersangka Pelecehan Seksual di Ponpes Pati

Senin, 4 Mei 2026 - 16:16
bc3
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Maluku Temukan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Paket Kiriman asal Surabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 13:33

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3678 shares
    Share 1471 Tweet 920
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1598 shares
    Share 639 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.