• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Keracunan Masal di Sukabumi, Petugas Uji Lab Sampel Air

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:18
in Nusantara
keracunan masal

Petugas Dinas Pol PP Kabupaten Sukabumi tengah mengambil sampel air di sekitar permukiman warga untuk dilakukan uji lab untuk mengungkap KLB keracunan massal di Kampung Babakansirna, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jabar. (Antara/Aditya Rohmna)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Petugas Dinas Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi mengambil sampel air di sejumlah titik dari permukiman warga untuk dilakukan uji laboratorium sebagai upaya untuk mengungkap kasus kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal di Kampung Babakansirna, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Kami bersama petugas dari berbagai instansi seperti Polsek dan Puskesmas Sagaranten mengambil sampel air di sekitar permukiman yang kerap digunakan warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga baik mencuci, mandi, kakus maupun minum atau memasak,” ucap Kepala Seksi Kerjasama dan Humas Dinas Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Selasa.

BacaJuga:

Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

Bea Cukai Banjarmasin Gagalkan Penyelundupan 3 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Trisakti

Listrik dan Sinyal Hampir 100 Persen, Flores Kembali Bangkit

Bagi Okih, pengambilan sampel air seperti dari sumur warga dan sumber mata air lainnya di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten untuk kebutuhan pengungkapan kasus keracunan massal yang terjadi pada Senin(25/10) yang sebelumnya pada Minggu,(24/10) malam warga mengkonsumsi nasi kotak yang dibagikan panitia dalam acara keagamaan di daerah tersebut.

Pengambilan sampel air yang digunakan warga Kampung Babakansirna ini agar masyarakat tidak hanya berasumsi kasus KLB keracunan massal diakibatkan oleh paket nasi kotak bermuatan nasi putih, olahan daging dan mie telor yang dibagikan oleh panitia kegiatan itu.

Sebab, hingga saat ini belum diketahui apa yang menjadi pemicu terjadinya dugaan keracunan massal yang menyebabkan puluhan warga kampung tersebut mengalami gejala keracunan seperti mual, pusing, lesu hingga muntah-muntah dan terus menerus buang air besar(BAB).

Harus diakui, anggapan yang berkembang di masyarakat peristiwa keracunan yang mengenai 42 warga Kampung Babakansirna ini akibat mengkonsumsi nasi kotak, karena gejala keracunan yang dirasakan korban beberapa jam setelah memakan hidangan itu,

Maka dari itu, dengan uji lab terhadap sampel air dari kawasan tinggal yang dilakukan pihak dinas kesehatan masyarakat tidak cepat mengambil kesimpulan terkait pemicu KLB keracunan, karena petugas dari instansi terkait masih mengakulasi berbagai bukti dan keterangan serta melakukan berbagai penelitian.
“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium baik sampel makanan (nasi kotak) dan sampel air dari permukiman yang kerap digunakan warga untuk kebutuhan rumah tangga. Diharapkan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya agar diketahui penyebab utama terjadinya keracunan massal ini,” tambahnya.

Sementara, Kepala Puskemas Sagaranten Sudarna mengatakan mayoritas warga yang mengalami gejala keracunan, kondisi kesehatan sudah berangsur pulih dan pulang untuk melakukan pemulihan di rumahnya masing-masing. Namun demikian, masih ada beberapa warga yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit maupun puskesmas. (mg4)

Tags: Keracunan MasalSukabumiUji Lab Sampel Air

Berita Terkait.

Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia
Nusantara

Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:06
Bea Cukai Banjarmasin Gagalkan Penyelundupan 3 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Trisakti
Nusantara

Bea Cukai Banjarmasin Gagalkan Penyelundupan 3 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Trisakti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:05
listrik
Nusantara

Listrik dan Sinyal Hampir 100 Persen, Flores Kembali Bangkit

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:02
fakfak
Nusantara

HUT ke-81 RI di Bomberay Jadi Momentum Perkuat Gotong Royong Masyarakat dan Tim Ekspedisi Patriot

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:01
Pengibaran-Bendera
Nusantara

Jadi Official Partner Lintangnusa, FIFGROUP Komitmen Hadirkan Dampak Positif Bagi Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:39
pasar
Nusantara

4 Pasar Rusak Terdampak Gempa di NTT, Mendag Pastikan Pasokan Tetap Aman

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia

    Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    3456 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3265 shares
    Share 1306 Tweet 816
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3883 shares
    Share 1553 Tweet 971
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.