• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Fabio Quartararo, Pangeran Baru di MotoGP Mengklaim Mahkota Juara Dunia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:18
in Olahraga
quartararo

Pebalap tim Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo melakuan selebrasi bersama anggota tim setelah mengunci gelar juara dunia di Sirkuit Misano, Italia. (24/10/2021) (Antara/Reuters/Jennifer Lorenzini)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebelum musim MotoGP mulai Fabio Quartararo mengatakan ia yakin mampu merebut gelar juara dunia dan di Italia pada Minggu (24/10) ia mewujudkan hal itu, mempersembahkan titel pertama bagi Prancis.

Quartararo tak pernah merasa minder, kepada AFP pada Februari ia mengatakan, “Saya merasa siap memenangi kejuaraan ini.”

BacaJuga:

Semifinal Piala Presiden 2026: Persib Ditantang Persija, Arema Hadapi Persebaya

Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Bongkar Bekal Berharga dari Training Camp

Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

Sang pebalap Prancis mengunci gelar juara dunia MotoGP musim ini setelah rival terdekatnya, Francesco Bagnaia, terjatuh di Grand Prix Emilia Romagna.

Di usia 22 tahun 187 hari, pebalap kelahiran Nice itu menggeser Valentino Rossi sebagai pebalap termuda kedua yang menjadi juara dunia di era MotoGP setelah Marc Marquez, yang merebut titel pertamanya di usia 20 tahun 266 hari.

Baca Juga : Deretan Warisan Valentino Rossi untuk Balap MotoGP

Quartararo membuka musim lalu dengan dua kemenangan sebelum meredup. Musim ini dia cepat panas kembali, memenangi balapan kedua dan ketiga dan kali ini mempertahankan keunggulannya di klasemen dengan mulus dan terkendali seperti gaya membalapnya.

Kecuali di Barcelona, di mana ia mendapat penalti tiga detik karena mengakhiri balapan dengan ritsleting baju balap yang terbuka, dia tak mendapat gangguan berarti.

Ketika lengan kanannya mengalami cedera di Jerez ketika memimpin lomba, dia melorot ke P13. Quartararo kemudian menjalani bedah ‘arm pump’ dan bangkit.

“Saya tidak mengatakan kepada diri saya sendiri: kita tak lagi favorit,” kata Quartararo. “Kami memiliki masalah, kami menjalani operasi dan itu saja. Itu bisa terjadi dan Anda tak kalah di kejuaraan karena satu balapan,” ujarnya, seperti dilansir Antara.

Dia kembali 13 hari kemudian setelah operasi untuk finis ketiga di Le Mans. Dia kemudian menang di Mugello dua pekan berselang.

Ketika Francesco Bagnaia memulai menunjukkan kekuatan Ducatinya untuk memenangi dua balapan secara beruntun, Quartararo menjaga perolehan poinnya.

Ketika Marc Marquez tampil dominan memenangi GP Amerika Serikat di Austin pada Oktober, meninggalkan lawan-lawannya, Quartararo cukup puas bisa lebih cepat dari pebalap lainnya, finis runner-up di sirkuit yang ia tidak sukai dan menjaga jarak aman di puncak klasemen.

“Saya hampir merasa lebih baik ketimbang ketika menang karena kami semakin dekat ke gelar juara,” kata Quartararo setelah lomba. “Tujuan saya adalah berada di podium dan saya melakukan itu.”

Setelah mengantongi keunggulan 52 poin, Quartararo semakin mantap untuk segera mengunci gelar juara dunia ketika tiba di Misano. Dan ia mewujudkan itu.

Quartararo memulai membalap di usia empat tahun. Dia mendominasi kompetisi junior sebelum naik ke Moto3 pada 2015 di usia 16 tahun sebelum naik kelas Moto2 pada 2017.

Meskipun demikian, di kedua kelas itu dia memenangi hanya satu balapan, pada 2018, dan tak pernah finis lebih tinggi dari peringkat 10 di klasemen.

Bakat tersembunyi

Wilco Zeelenberg, bos tim satelit Yamaha SRT, yakin bahwa gaya membalap Quartararo, yang memiliki postur 172 cm, dan tipe tubuhnya cocok dengan kekuatan dan berat motor MotoGP sebelum mengontrak sang pebalap muda.

Quartararo dengan cepat menunjukkan kematangan. Setelah finis P16 di seri pembuka musim, dia menyelesaikan 15 dari 18 balapan yang tersisa, dengan mengantongi tujuh finis podium.

Dia mengawali musim 2020 dengan kemenangan di Jerez untuk menjadi pebalap Prancis pertama yang memenangi balapan kelas premier setelah Regis Laconi menjuarai GP Valencia di kelas 500cc pada 1999.

Ketika Quartararo menang lagi di sirkuit yang sama satu pekan berselang, dia menjadi pebalap Prancis tersukses, mengalahkan Laconi, Pierre Monneret, yang memenangi satu balapan pada 1954, dan Christian Sarron, pada 1985.

Akan tetapi, performa Quartararo tak stabil. Ia menang di Catalunya pada September, tapi di musim yang terdiri dari 14 balapan karena terganjal pandemi, dia tak dapat meraih podium lagi dan menyelesaikan kejuaraan di peringkat kedelapan.

“Itu hanya musim kedua saya di MotoGP dan saya tidak tahu bagaimana mengatasi (masalah) dengan baik,” kata Quartararo.

Di musim ini, Quartararo meningkatkan level permainannya ketika dipromosikan ke tim pabrikan Yamaha, bertukar bangku dengan pebalap legendaris Valentino Rossi.

“Ketika mereka memanggil saya bakat balap dari Prancis, saya melihat itu sebagai bagian kecil dari realitas,” kata Quartararo. “Anda harus realistis: Saya memiliki potensi yang sangat besar, tapi Anda harus bijaksana dan bekerja keras.”

Pada Minggu, dia mewujudkan prediksinya sendiri dengan memenangi gelar juara dunia. (arm)

Tags: Fabio QuartararoJuara Duniamotogp

Berita Terkait.

Piala-Presiden
Olahraga

Semifinal Piala Presiden 2026: Persib Ditantang Persija, Arema Hadapi Persebaya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:06
Arkhan
Olahraga

Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Bongkar Bekal Berharga dari Training Camp

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:24
Alex-Martins
Olahraga

Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:54
john
Olahraga

Reaksi John Herdman Usai Indonesia Tumbangkan Timor Leste 3-0

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:01
timns
Olahraga

Lumat Timor Leste 3-0, Indonesia Puncaki Klasemen Grup A

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21
pilot
Olahraga

Pilot Malaysia yang Ditangkap di Soetta Ternyata Positif Sabu hingga Ekstasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:55

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2088 shares
    Share 835 Tweet 522
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1072 shares
    Share 429 Tweet 268
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3180 shares
    Share 1272 Tweet 795
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.