• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Nilai Teknologi Gudang Beras Bulog Kurang Canggih

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 22 Oktober 2021 - 11:09
in Nasional
andi akmal pasluddin

Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin. (ANTARA/HO-DPR RI)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin berharap penggunaan teknologi dalam pengelolaan gudang beras Perum Bulog ditingkatkan agar bisa menyimpan beras dalam waktu yang lebih lama, tapi mutunya tetap terjaga.

“Teknologi mesin rice to rice yang beroperasi di Gudang Bulog Baru Panaikang Makassar ini tidak terlalu canggih, tapi memang sesuai dengan kebutuhan,” kata Andi Akmal saat mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (22/10/2021), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Arahan Prabowo, Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Bakal Dikirim ke Palestina

Ke depan, Andi Akmal menyarankan agar mengondisikan dengan teknologi terkini yaitu yang mampu membuat beras biasa menjadi beras premium. Seiring perkembangan waktu yang terus berjalan, proses-proses ini harus dilakukan sehingga Bulog mampu memenuhi seluruh segmen masyarakat yang kebutuhan berasnya berbeda-beda.

Baca Juga : PIBC Pasok 60 Persen Kebutuhan Beras Jakarta

Andi Akmal juga meminta Bulog untuk dapat membuat sendiri mesin tersebut agar tidak perlu lagi melalukan impor. “Ini juga berlaku pada seluruh gudang Bulog yang tersebar di Indonesia sehingga ada keseragaman kualitas beras yang dimiliki pemerintah melalui Bulog,” ujarnya.

Anggota DPR RI asal Sulawesi Selatan II ini mengakui bahwa memang seharusnya Bulog memiliki diversifikasi yang berkaitan dengan hilirisasi pertanian Indonesia. Mengingat saat ini Bulog hanya menampung gabah petani sebesar 10 persen.

Ia berharap, teknologi mesin rice to rice ini dapat menaikkan harga jual beras petani yang kebanyakan medium menjadi beras premium.

Akmal yang merupakan politisi PKS tersebut menambahkan bahwa Bulog harus dapat juga melayani beras Bansos yang selama ini bukan dari Bulog.

Menurutnya, Bulog ada pekerjaan besar yang harus diperbaiki yaitu pada persoalan distribusi yang belum maksimal. Harmonisasi kinerja Bulog, pemerintah daerah, pemerintah pusat masih perlu peningkatan kualitas sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

“Saya berharap, Indonesia timur ini mulai dari Sulawesi hingga Papua, kebutuhan berasnya mayoritas dapat dipenuhi oleh kawasan Sulawesi Selatan. Sedangkan Indonesia tegah dan barat dapat dipenuhi oleh Pulau Jawa. Untuk itu, Gudang Bulog Baru (GBB) Panaikang, di Panakukang, Kota Makassar, dapat meningkatkan kualitasnya dengan berbagai inovasi sehingga nutrisi yang terkandung pada beras yang diolah terjaga dengan baik,” kata Andi Akmal. (mg2)

Tags: BulogDPR RIGudang Beras Bulog

Berita Terkait.

bca
Nasional

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:11
dedi
Nasional

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:30
kambing
Nasional

Arahan Prabowo, Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Bakal Dikirim ke Palestina

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:42
ut
Nasional

BUMDesMa dan UMKM Desa, Butuh Penguatan Peran Tata Kelola Organisasi dan Aset

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:25
Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya
Nasional

Menteri PANRB Soroti Transformasi Digital yang Berkeadilan dan Berbasis Realitas Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:46
Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka
Nasional

Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:06

BERITA POPULER

  • Berawan

    Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1284 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.