• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Klaim Selalu Upayakan Penyelesaian Pelanggaran HAM

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 21 Oktober 2021 - 04:36
in Nasional
HAM

Ilustrasi. Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menegaskan tidak pernah berhenti dalam mengupayakan penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara bermartabat, seperti disampaikan dalam buku laporan Capaian Kinerja 2021 bertajuk “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021” yang dirilis Rabu.

“Sesungguhnya, Pemerintah tak pernah berhenti mengupayakan penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara bermartabat. Hak sipil, hak politik, hak ekonomi, sosial, serta budaya harus dilindungi secara berimbang tanpa ada yang terabaikan,” sebut Pemerintah dalam laporan yang dikutip di Jakarta, Rabu.

BacaJuga:

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Pemerintah menyampaikan 5 tahun ke depan, Rencana Aksi Nasional HAM(Ranham) 2021-2025 dalam Perpres Nomor 53 Tahun 2021 sudah bisa dieksekusi. Dalam rencana aksi tersebut pemajuan HAM terhadap perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat menjadi konsentrasi.

Dalam laporannya Pemerintah melibatkan lini masa kemajuan Rencana Aksi Nasional HAM(Ranham), antara lain sosialisasi dan ratifikasi instrumen HAM internasional(1998-2003); Pembentukan sekretariat, legislasi, dan pendidikan HAM(2004-2009); Penguatan sekretariat, legislasi, pendidikan HAM dan monitoring serta evaluasi(2011-2014); Penguatan sekretariat, legislasi, pelaksanaan norma UU HAM, monitoring dan evaluasi serta penyediaan layanan aduan masyarakat(2015-2019); hingga perwujudan komitmen Pemerintahan Presiden Jokowi untuk meneruskan dan memperkuat agenda P5HAM(2021-2025).

Lebih jauh Pemerintah juga menyampaikan komitmennya dalam penuhi hak-hak bagi penyandang disabilitas yang terbengkalai. Pemerintah menerangkan penyandang disabilitas bukan warga negara kelas 2.

“Mereka punya kemampuan dalam rupa-rupa bidang kehidupan dan negara memberikan peran itu. Kebijakan afirmasi bukanlah eksklusivitas. Melainkan upaya memenuhi hak-hak mereka yang selama ini terabaikan. Penyandang disabilitas kian berdaya dengan segala kompetensinya,” kata Pemerintah dalam laporan tersebut.

Di sisi lain Pemerintah juga memastikan hak perlindungan penuh terhadap warga negara Indonesia yang tersebar di seluruh dunia. Pemerintah melakukan diplomasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang menghadapi persoalan kriminal, kelangkaan logistik, ancaman teror, hukum dan HAM di negeri-negeri asing.

“Diplomasi perlindungan warga negara yang bersifat inklusif menjadi prioritas. Dengan modal politik bebas aktif, negara berupaya keras hadir dalam setiap situasi sulit,” tutur Pemerintah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Luar Negeri, upaya perlindungan WNI yang dilakukan Pemerintah hingga Agustus 2021, antara lain memulangkan 231.514 WNI dari 59 negara, memberikan 225.320 paket bantuan sosial untuk buruh migran Indonesia di Malaysia, penyelamatan 4 WNI dari Abu Sayyaf, repatriasi 28.032 ABK Niaga dari 38 negara, hingga memperkuat pelayanan kegiatan belajar bagi 21.562 anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. (mg4)

Tags: HAMPelanggaran HAM

Berita Terkait.

PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07
phi
Nasional

PHI Gulirkan APEKA 2026, Perkuat Peran Media dalam Industri Hulu Migas

Minggu, 26 April 2026 - 16:06
sanung
Nasional

Gaung Kartini di IDSurvey, Maheswari Sisterhood Day 2026 Perkuat Kolaborasi Perempuan

Minggu, 26 April 2026 - 12:22
irene
Nasional

Kementerian Apresiasi Kolaborasi Kreatif Aniwayang Live di Museum Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 12:12

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1353 shares
    Share 541 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.