• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS: KTT ASEAN Tanpa Myanmar Langkah Signifikan, Tapi Belum Cukup

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:11
in Internasional
junta militer Myanmar

Arsip - Panglima junta militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing (kiri) tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (24/4/2021). Jenderal Min Aung Hlaing datang untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2021di Sekretariat ASEAN, Jakarta. Foto: Antara/Biro Pers-Rusan/hma/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Amerika Serikat (AS) menganggap keputusan Association of Southeast Asian Nations/ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara untuk mengecualikan pimpinan Myanmar dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) kawasan sangat signifikan tetapi masih banyak yang dilakukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh negara tersebut pascakudeta militer 1 Februari, kata pejabat senior AS.

“Ini mencerminkan sebuah langkah yang sangat signifikan,” kata Edgard Kagan, direktur senior untuk Asia Timur dan Oseania di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih pada acara yang digelar lembaga kajian Center for Strategic and International Studies (CSIS), di Washington, Rabu (20/10).

BacaJuga:

Timur Tengah Memanas, AS dan Iran Saling Serang 2 Malam Berturut-turut

Iran Bantah Klaim Donald Trump Soal Minta AS Setop Serangan Udara

Sikap Arogan Trump: Klaim Iran Minta Damai Setelah Dihantam Serangan AS

Perhimpunan Bangsa- Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang beranggotakan 10 negara, pekan lalu memutuskan untuk mengundang perwakilan nonpolitik Myanmar ke KTT ASEAN pada 26-28 Oktober. Keputusan itu merupakan penghinaan bagi pemimpin militer Myanmar Min Aung Hlaing.

Baca Juga : RI Tolak Pemimpin Junta Myanmar Ikut KTT ASEAN

Namun, menurut Kagan langkah ASEAN itu tidak cukup. “Jelas, menurut kami ini tidak cukup, dan menyelesaikan tantangan yang ditimbulkan oleh kudeta di Myanmar, serta kesulitan-kesulitan luar biasa yang kini dihadapi oleh rakyat di Myanmar akibat kudeta…membutuhkan upaya yang lebih luas dan saya rasa lebih efektif.”

Kagan tidak menyebutkan secara spesifik langkah-langkah yang dimaksud.

Menolak kehadiran Min Aung Hlaing pada KTT merupakan langkah besar yang ditempuh ASEAN.

Negara-negara anggota perhimpunan itu selama ini menganut kebijakan untuk tidak ikut campur urusan satu sama lain.

Mereka juga enggan menerapkan sanksi dan tindakan-tindakan lainnya untuk mengisolasi Myanmar.

Kagan menyebutkan bahwa membahas isu yang dihadapi Myanmar membutuhkan kerja sama antara negara-negara ASEAN, serta mitra asing.

“Sangat jelas bahwa ini bukanlah situasi yang akan membaik dengan sendirinya,” ucap Kagan. Ia menambahkan bahwa AS akan bekerja sama dengan ASEAN mengenai isu itu Seperti dikutip Reuters, Kamis (21/10/2021).

“Terlihat bahwa muncul frustrasi yang berkembang di kawasan karena situasi di Myanmar, kekhawatiran pun ikut berkembang. Faktanya adalah kualitas pemerintahan di Myanmar anjlok, bahwa rakyat Myanmar sedang menghadapi tantangan yang luar biasa.” (mg1)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: ASjunta militerKTT ASEANMyanmar

Berita Terkait.

Rudal
Internasional

Timur Tengah Memanas, AS dan Iran Saling Serang 2 Malam Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:16
Iran Bantah Klaim Donald Trump Soal Minta AS Setop Serangan Udara
Internasional

Iran Bantah Klaim Donald Trump Soal Minta AS Setop Serangan Udara

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Internasional

Sikap Arogan Trump: Klaim Iran Minta Damai Setelah Dihantam Serangan AS

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:33
Isfhan
Internasional

DPR Jajaki Kerja Sama dengan Belarusia, dari Susu Halal hingga Teknologi Pengelolaan Sampah

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49
sayid
Internasional

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:02
trump
Internasional

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:20

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1455 shares
    Share 582 Tweet 364
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.