• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Isu Korupsi Tak Laku Dijual buat Kalahkan Golkar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:33
in Nasional
golkar

Bendera Partai Golkar. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Partai Golongan Karya (Golkar) saat ini sudah memasuki usia yang ke 57 tahun. Partai dengan lambang pohon beringin ini selalu menjadi papan teratas dalam kancah politik nasional.

Namun pada perjalanannya, oknum kader Golkar seakan tak ada habisnya melakukan tindakan korupsi demi keuntungan pribadi. Sebab tidak sedikit kader Golkar yang menjadi pejabat, terjerat tindakan korupsi. Sehingga mencoreng citra partai adikuasa pada era orde baru tersebut.

BacaJuga:

Aher: Kemerdekaan Sejati Saat Rakyat Sejahtera hingga Negeri Bebas Korupsi

Menteri ATR/BPN Pastikan Pemerintah Siapkan Lahan Huntap-Huntara Korban Gempa NTT

Mendagri Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur

Dalam menyambut pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang, Golkar melakukan konsolidasi internal untuk memetakan politik dan menjalankan strategi agar menang. Terlebih, gembar gembor Airlangga jadi Calon Presiden (Capres) sudah digaungkan.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing menilai, isu korupsi untuk menjatuhkan Golkar pada momentum Pemilu tidak akan berhasil. Alasannya, mayoritas partai besar ada oknum kadernya yang terlibat korupsi.

“Sederhana melihatnya, mayoritas partai besar yang oknum kadernya terlibat korupsi. Variabel prilaku korupsi menjadi netral, tidak berpengaruh karena ada oknum kadernya yang korupsi,” katanya saat dihubungi, Rabu (20/10/2021).

Lebih jauh Emrus menjelaskan, pencalonan Capres pasti diusung dengan kekuatan partai. Kasus korupsi akan redup lantaran hampir seluruh partai pernah terjerat dengan kader yang korupsi.

Terkecuali, ada pasangan independen yang memiliki integritas tinggi, isu korupsi akan menjadi menarik untuk menjatuhkan lawan politik dari sokongan partai.

“Capres nanti diusung partai, tidak indipenden. Lalu siapa yang akan menggoreng isu korupsi, karena mayoritas oknum kader partai ada yang terlibat korupsi. Kasus korupsi gak laku, kalau digoreng jadi menunjuk diri sendiri. Kalau ada calon independen yang idealis, baru kasus korupsi akan laku,” jelasnya.

Ia berpendapat, untuk menguji integritas kader Golkar maupun partai lainnya, sebaiknya dilakukan test properties oleh akademisi di perguruan tinggi. Kader yang dianggap tidak memiliki integritas, nantinya harus dilarang mencalonkan diri dalam kancah politik.

“Yang harus dilakukan rekrutmen kader dan calon yang akan dicalonkan eksekutif dan legislatif harus ketat. Jika perlu dilakukan pengujian integritas di kampus. Kalau kemampuan tidak diragukanm yang menjadi persoalan integritas,” paparnya.

Sebab selama ini, penilaian dari internal partai selalu mengandalkan sosok yang memiliki pengaruh dengan hegemoni politik internal partai dan kekuasaan.

“Di internal partai yang menentukan lebih mengusung sosok yang memiliki pengaruh kepada partai,” ujarnya. (son)

Tags: golkarisu korupsiPartai Golongan Karya

Berita Terkait.

aher
Nasional

Aher: Kemerdekaan Sejati Saat Rakyat Sejahtera hingga Negeri Bebas Korupsi

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23
nusron
Nasional

Menteri ATR/BPN Pastikan Pemerintah Siapkan Lahan Huntap-Huntara Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:06
tito
Nasional

Mendagri Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:35
Upacara-HUT-ke-81-RI
Nasional

Perguruan Tinggi Harus Tancap Gas, Mendiktisaintek: Kampus Jadi Motor Kemajuan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:05
Purbaya
Nasional

Dana Bencana Disiagakan, Purbaya Pastikan Penanganan Gempa NTT Berjalan Baik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:34
Krisdianto
Nasional

LPDB Koperasi Rayakan 2 Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bansos untuk Lansia

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3828 shares
    Share 1531 Tweet 957
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.