• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemkab Gunung Kidul Khawatir Status PPKM Naik Level

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 18 Oktober 2021 - 00:37
in Nusantara
Gunung Kidul

Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, khawatir Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 di wilayah ini berlanjut atau naik level karena munculnya klaster pondok pesantren.

“Saat ini, PPKM Level 3 di Gunung Kidul mengikuti aglomerasi DIY. Dengan adanya klaster baru yang muncul di Gunung Kidul, kami khawatir akan banyak klaster baru. Levelnya tidak turun atau mungkin justru naik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty di Gunung Kidul, Minggu (17/10).

BacaJuga:

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Erupsi Gunung Dukono

Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan

Responsif dan Inklusif, PetroChina Jadi Contoh Praktik Ketenagakerjaan di Jambi

Menurutnya, ekses dari kebijakan PPKM Level 3 berlanjut dan atau naik sangat luas, khususnya bagi sektor pariwisata Gunung Kidul, yang mana saat ini dalam proses persiapan untuk pembukaan uji coba terbatas.

Namun demikian, Dewi mengatakan munculnya klaster pondok pesantren ini menjadi bentuk peringatan bahwa Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Untuk itu, masyarakat harus tetap disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes), termasuk adanya satuan tugas jangan sampai lengah dalam melaksanakan pengawasan.

“Setidaknya pastikan ada satgas internal di pondok pesantren dan sekolah yang memantau secara ketat,” katanya dikutip Antara, Minggu (17/10/201).

Pada Oktober ini, Gunung Kidul muncul klaster pondok pesantren dan kasus terpaparnya pelajar di SPN Negeri 2 Panggang. Pasca kemunculan klaster tersebut, dinamika kasus baru Covid-19 di Gunung Kidul terbilang kembali melandai. Sampai hari ini tercatat ada 69 kasus aktif, 1.025 kasus meninggal dunia, dan 16.785 kasus sembuh.

“Hari ini ada penambahan tiga kasus baru, dan enam pasien sembuh. Sehingga, kasus aktif di Gunung Kidul masih ada 68 kasus, baik yang dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Gunung Kidul Sunaryanta berharap pada Senin, 18 Oktober ada kejelasan status PPKM di Gunung Kidul. Secara umum, kasus Covid-19 di Gunung Kidul turun signifikan, meski muncul klaster ponpes dan kasus Covid-19 pada pelajar di Kecamatan Panggang.

“Semoga kasus itu tidak mempengaruhi kebijakan status PPKM secara umum,” harapnya. (mg1)

Tags: covid-19Klaster Covid-19Pemkab Gunung KidulPPKM

Berita Terkait.

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Erupsi Gunung Dukono
Nusantara

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Erupsi Gunung Dukono

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:45
Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan
Nusantara

Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:21
Responsif dan Inklusif, PetroChina Jadi Contoh Praktik Ketenagakerjaan di Jambi
Nusantara

Responsif dan Inklusif, PetroChina Jadi Contoh Praktik Ketenagakerjaan di Jambi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:02
Penyerahan
Nusantara

PetroChina Raih Platinum P2-HIV/AIDS, Bukti Dunia Usaha Bisa Pimpin Perubahan Kesehatan Pekerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:10
Instalasi
Nusantara

Tak Lagi Jauh dari Air Bersih: NHM Peduli Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga Kobok

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:27
Tim-SAR
Nusantara

Hari Kedua Pencarian Korban Erupsi Dukono, 2 WNA Terdeteksi di Dekat Bibir Kawah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:07

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.