• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Film “Nussa” Tawarkan Relevansi Cerita untuk Semua Kalangan

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 9 Oktober 2021 - 15:34
in Gaya Hidup
indoposco

(Dari kiri ke kanan) Asri Welas, Anggia Kharisma, dan Fenita Arie saat menghadiri penayangan spesial film “Nussa” di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (9/10/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Produser Anggia Kharisma mengatakan film animasi “Nussa” tidak hanya ditujukan untuk anak-anak saja melainkan juga dapat dinikmati untuk semua kalangan dengan menawarkan nilai-nilai positif dan relevansi cerita dalam kehidupan keluarga.

“Kadang kita lupa, kalau dulu kita pernah menjadi anak-anak. Makanya, kenapa film ini kita sebut #NussaUntukSemua, kita ingin memberikan rasa nostalgia, bukan hanya kita sebagai anak tapi mungkin di masa mendatang kita juga akan menjadi orang tua dan menjadi kakek nenek yang bisa menceritakan hal-hal baik untuk cucu-cucu kita,” ucap Anggia saat menghadiri penayangan spesial film “Nussa” di XXI Plaza Senayan, Jakarta seperti dikutip Antara, Sabtu (9/10/2021).

BacaJuga:

Drama Romantis Baru Gandeng Lee Jung Shin CNBLUE sebagai Pemeran

Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Film ini bercerita mengenai seseorang anak berumur 9 tahun bernama Nussa yang ikut serta dalam kompetisi sains di sekolahnya untuk membuat ayahnya bangga. Tetapi penelitian roketnya kandas dan perhatian jatuh ke roket Jonni, anak baru di sekolah sekaligus rival lomba bagi Nussa.

Berlainan dengan versi edutainment series-nya, versi film memperkenalkan eksplorasi tiap karakter di dalamnya. Anggia berkata pihaknya mau memberitahukan semesta kehidupan Nussa yang tidak sempat diperlihatkan di versi edutainment series, salah satunya kedatangan karakter Abba (ayah Nussa) yang pertama kali diperlihatkan di versi film.

Anggia mengatakan lewat penggambaran di dalam film, karakter Nussa dibiarkan tampak mengalir jadi kemanusiaan yang mempunyai rasa cemburu bahkan egois. Ia dan tim mempunyai visi bahwa sesuatu ide ataupun cerita bisa mengalir dengan bagus sebab memiliki relevansi di kehidupan seluruh kalangan. “Saya percaya, nilai baik dalam film ‘Nussa’ di setiap karakternya adalah wakil dari kita semua,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, aktris Fenita Arie yang berperan sebagai pengisi suara karakter Umma (ibu Nussa) merasa cerita film “Nussa” sangat berkaitan erat dengan pengalaman menjadi orang tua bagi anak-anaknya. “Orang menyangka film ‘Nussa’ untuk anak-anak saja. Enggak. Ini bisa untuk semua kalangan usia apalagi untuk para orang tua,” ujarnya.

Selaku orang tua, Fenita berterus terang menemukan pembelajaran berharga dari film ini, terlebih dirinya menjadi sosok Umma yang lalu mendampingi dan mensupport anak-anak mereka alhasil jadi ibu yang luar biasa.

“Kita selalu merasa bahwa kita [orang tua] yang paling benar buat anak-anak kita, tapi ternyata masih banyak lagi pembelajaran yang bisa kita dapatkan. Kadang kita egois sama anak-anak merasa bahwa ‘aku sudah paling benar’ atau yang kita terapkan sudah paling benar, tapi ternyata tidak seperti itu,” tutur Fenita.

Sebelum resmi tayang di bioskop tanah air pada 14 Oktober, film “Nussa” tayang lebih dulu secara terbatas di belasan kota besar di Indonesia. Sayangnya, anak berusia di bawah 12 tahun belum bisa menonton karena protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah belum mengizinkan mereka memasuki bioskop.

“Doakan saja, semoga nantinya kami bisa mempertontonkan ‘Nussa’ di sebuah platform yang mungkin jadi lebih inklusif. Tapi untuk sekarang, karena kita tahu film ‘Nussa’ bisa nikmati bukan hanya anak-anak, maka kami ingin memberikan pengalaman menonton ini kepada teman-teman di bioskop,” ungkap Anggia.

Ia menerangkan dengan menyaksikan film di bioskop, hingga industri dan ekosistem perfilman Indonesia dapat terus hadir dan berkembang sebab dibantu oleh seluruh penikmat film.

“Yang pasti jangan ditonton bajakan, bikinnya susah banget. Lama lagi produksinya, itu hampir tiga tahun,” pungkasnya sambil menekankan termasuk lebih dari 130 animator Indonesia terlibat dalam pengerjaan film ini di tengah menghadapi tantangan situasi pandemi COVID-19 yang membatasi aktivitas dan pertemuan. (mg4)

Tags: filmNussa

Berita Terkait.

Drama Romantis Baru Gandeng Lee Jung Shin CNBLUE sebagai Pemeran
Gaya Hidup

Drama Romantis Baru Gandeng Lee Jung Shin CNBLUE sebagai Pemeran

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:39
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Gaya Hidup

Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26
swissbell
Gaya Hidup

Semarak Kemerdekaan, Swiss-Belhotel Pondok Indah Luncurkan “Podjok Ningrat”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06
Festival-Kuliner
Gaya Hidup

Surga Kuliner Nusantara! Festival ‘Kampung Legendaris’ Mal Ciputra Jakarta Boyong Santapan Lintas Generasi Tanpa Perlu Keluar Kota

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:13
grandhika
Gaya Hidup

Semarak HUT ke-81 RI, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan “Spirit of Independence”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:02
V23
Gaya Hidup

Antusiasme Konsumen Menguat, iCAR Catat Lebih dari 1.000 SPK di GIIAS 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3776 shares
    Share 1510 Tweet 944
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.