• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI Perwakilan Banten Sosialisasi QRIS kepada Pengusaha Tempe di Kota Cilegon

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 6 Oktober 2021 - 14:34
in Ekonomi
indoposco

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja (kedua kanan) membuka acara Sosialisasi QRIS dan Pengembangan Kapabilitas kepada Pengusaha Tempe Kota Cilegon.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sosialisasi QRIS dan Pengembangan Kapabilitas kepada Pengusaha Tempe Kota Cilegon digelar di Cilegon Creative Center, Senin (5/10/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, Pimpinan Cabang BRI Kota Cilegon Muh. Sigit Yudanto, Camat Cibeber Noviyogi Hermawan, serta 108 (seratus delapan) pelaku usaha tempe.

BacaJuga:

Pertamina Berkah, PHE Salurkan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Potensi Biomassa Capai 83,4 Juta Ton, PLN EPI Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau

Derasnya Produk Impor, Mendag Dorong Produsen Pakan Hewan Lokal Tingkatkan Daya Saing

Kegiatan dilaksanakan bersinergi dengan Bank Rakyat Indonesia bertujuan untuk mengembangkan kapabilitas pelaku usaha tempe baik dari segi produksi maupun pemasaran serta memberikan edukasi mengenai QRIS sebagai kanal pembayaran digital terkini.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Cabang BRI Kota Cilegon Muh. Sigit Yudanto menyampaikan bahwa 26 dari 108 pelaku usaha tempe yang hadir telah memiliki rekening BRI serta 9 di antaranya telah memperoleh pembiayaan dari BRI. Ke depan harapannya pelaku usaha tempe ini dapat menggunakan QRIS sebagai kanal pembayaran untuk mendukung pengembangan usaha yang bersangkutan.

Camat Cibeber Noviyogi Hermawa menyampaikan bahwa pemasaran tempe oleh pelaku usaha tempe di Cibeber ini tidak terbatas di Cilegon, namun hingga ke Pasar Rau. Dia menyampaikan harapan agar kegiatan pembinaan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan kapabilitas pengusaha tempe Cilegon.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa Bank Indonesia tertarik dengan usaha tahu dan tempe sehubungan dengan usaha tahu tempe sebagai bentuk pengembangan kapasitas usaha berbasis komunitas di Cibeber merupakan UMKM yang sangat dekat dengan ekonomi masyarakat. Sehingga usaha ini diharapkan dapat tumbuh sekaligus membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian.

“Tempe memiliki potensi pasar yang besar dikarenakan gizinya cukup tinggi, sehingga pelaku usaha harus terus meningkatkan kapabilitas dalam memproduksi tempe. Ke depan, tempe akan dijadikan warisan budaya kuliner dunia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sehingga diharapkan pelaku usaha mempersiapkan diri, tempe Cibeber bisa memasok kebutuhan di Banten, nusantara bahkan ekspor, tempe ini dapat mendunia. Kuncinya adalah pelaku usaha tempe dapat tekun dan adaptif menyesuaikan perkembangan teknologi dalam produksi tempe dan melihat peluang pasar,” katanya.

Salah satunya dengan mengenalkan aplikasi QRIS kepada pelaku usaha. “QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Melalui QRIS, pedagang dapat menerima pembayaran dari berbagai penerbit uang elektronik server-based,” tambahnya.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan bahwa persaingan adalah suatu proses yang dilewati bahkan sejak manusia lahir. Kesuksesan hendaknya dilihat dari proses yang harus dilewati. Salah satu contoh pengusaha tempe yang sukses adalah Pak Rustono yang saat ini berdomisili di Jepang, Pak Rustono memproduksi tempe mencapai 10.000 bungkus per hari, hingga diekspor ke berbagai negara termasuk Meksiko.

“Tidak ada yang tidak mungkin dan tidak ada yang sulit selama kita berusaha. Kota Cilegon mendukung pengembangan UMKM melalui pembiayaan sebesar Rp1 juta lewat Dinas Koperasi dan UMK dengan bunga 0% untuk jangka peminjaman selama 1 tahun, hal ini untuk mendorong UMKM semakin berkembang,” katanya.

Pemilik usaha Rumah Tempe Ipeh, Turifah/Ipeh menyatakan bahwa dalam memproduksi keripik tempe Macaca, pembuatan tempe dilakukan melalui 6 proses yakni penyortiran kedelai, perebusan kedelai hingga mendidih, perendaman selama 24 jam, pemecah kedelai dari kulit ari sampai bersih, peragian basah atau kering lalu packing, dan fermentasi selama 36 jam.

“Semula produksi tempe segar kemudian sekarang telah melakukan pemrosesan tempe kering,” katanya. (gin)

Tags: Bank IndonesiaBantenCilegonPengusahaQRIStempe

Berita Terkait.

Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Pertamina Berkah, PHE Salurkan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Minggu, 6 September 2026 - 15:24
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Potensi Biomassa Capai 83,4 Juta Ton, PLN EPI Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau

Minggu, 6 September 2026 - 13:44
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Derasnya Produk Impor, Mendag Dorong Produsen Pakan Hewan Lokal Tingkatkan Daya Saing

Minggu, 6 September 2026 - 12:49
PLN EPI Targetkan Pasok 3,65 Juta Ton Biomassa ke 52 PLTU pada 2026
Ekonomi

PLN EPI Targetkan Pasok 3,65 Juta Ton Biomassa ke 52 PLTU pada 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:12
Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi BCA Sapa Nasabah di 12 KCU Jabodetabek
Ekonomi

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi BCA Sapa Nasabah di 12 KCU Jabodetabek

Minggu, 6 September 2026 - 10:45
Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah
Ekonomi

Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah

Sabtu, 5 September 2026 - 23:04

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.