• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI Perwakilan Banten Sosialisasi QRIS kepada Pengusaha Tempe di Kota Cilegon

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 6 Oktober 2021 - 14:34
in Ekonomi
indoposco

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja (kedua kanan) membuka acara Sosialisasi QRIS dan Pengembangan Kapabilitas kepada Pengusaha Tempe Kota Cilegon.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sosialisasi QRIS dan Pengembangan Kapabilitas kepada Pengusaha Tempe Kota Cilegon digelar di Cilegon Creative Center, Senin (5/10/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, Pimpinan Cabang BRI Kota Cilegon Muh. Sigit Yudanto, Camat Cibeber Noviyogi Hermawan, serta 108 (seratus delapan) pelaku usaha tempe.

BacaJuga:

Mendag Teken Permendag PMSE Baru, Produk Lokal dan UMKM Dapat Prioritas di Platform Digital

Dorong Ekonomi Hijau, Sandiaga Uno Sebut Gen Z Akselerator Investasi Berkelanjutan

Mayora Jaga Momentum Pertumbuhan di Tengah Gejolak Ekonomi Dunia

Kegiatan dilaksanakan bersinergi dengan Bank Rakyat Indonesia bertujuan untuk mengembangkan kapabilitas pelaku usaha tempe baik dari segi produksi maupun pemasaran serta memberikan edukasi mengenai QRIS sebagai kanal pembayaran digital terkini.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Cabang BRI Kota Cilegon Muh. Sigit Yudanto menyampaikan bahwa 26 dari 108 pelaku usaha tempe yang hadir telah memiliki rekening BRI serta 9 di antaranya telah memperoleh pembiayaan dari BRI. Ke depan harapannya pelaku usaha tempe ini dapat menggunakan QRIS sebagai kanal pembayaran untuk mendukung pengembangan usaha yang bersangkutan.

Camat Cibeber Noviyogi Hermawa menyampaikan bahwa pemasaran tempe oleh pelaku usaha tempe di Cibeber ini tidak terbatas di Cilegon, namun hingga ke Pasar Rau. Dia menyampaikan harapan agar kegiatan pembinaan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan kapabilitas pengusaha tempe Cilegon.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa Bank Indonesia tertarik dengan usaha tahu dan tempe sehubungan dengan usaha tahu tempe sebagai bentuk pengembangan kapasitas usaha berbasis komunitas di Cibeber merupakan UMKM yang sangat dekat dengan ekonomi masyarakat. Sehingga usaha ini diharapkan dapat tumbuh sekaligus membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian.

“Tempe memiliki potensi pasar yang besar dikarenakan gizinya cukup tinggi, sehingga pelaku usaha harus terus meningkatkan kapabilitas dalam memproduksi tempe. Ke depan, tempe akan dijadikan warisan budaya kuliner dunia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sehingga diharapkan pelaku usaha mempersiapkan diri, tempe Cibeber bisa memasok kebutuhan di Banten, nusantara bahkan ekspor, tempe ini dapat mendunia. Kuncinya adalah pelaku usaha tempe dapat tekun dan adaptif menyesuaikan perkembangan teknologi dalam produksi tempe dan melihat peluang pasar,” katanya.

Salah satunya dengan mengenalkan aplikasi QRIS kepada pelaku usaha. “QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Melalui QRIS, pedagang dapat menerima pembayaran dari berbagai penerbit uang elektronik server-based,” tambahnya.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan bahwa persaingan adalah suatu proses yang dilewati bahkan sejak manusia lahir. Kesuksesan hendaknya dilihat dari proses yang harus dilewati. Salah satu contoh pengusaha tempe yang sukses adalah Pak Rustono yang saat ini berdomisili di Jepang, Pak Rustono memproduksi tempe mencapai 10.000 bungkus per hari, hingga diekspor ke berbagai negara termasuk Meksiko.

“Tidak ada yang tidak mungkin dan tidak ada yang sulit selama kita berusaha. Kota Cilegon mendukung pengembangan UMKM melalui pembiayaan sebesar Rp1 juta lewat Dinas Koperasi dan UMK dengan bunga 0% untuk jangka peminjaman selama 1 tahun, hal ini untuk mendorong UMKM semakin berkembang,” katanya.

Pemilik usaha Rumah Tempe Ipeh, Turifah/Ipeh menyatakan bahwa dalam memproduksi keripik tempe Macaca, pembuatan tempe dilakukan melalui 6 proses yakni penyortiran kedelai, perebusan kedelai hingga mendidih, perendaman selama 24 jam, pemecah kedelai dari kulit ari sampai bersih, peragian basah atau kering lalu packing, dan fermentasi selama 36 jam.

“Semula produksi tempe segar kemudian sekarang telah melakukan pemrosesan tempe kering,” katanya. (gin)

Tags: Bank IndonesiaBantenCilegonPengusahaQRIStempe

Berita Terkait.

Mendag Teken Permendag PMSE Baru, Produk Lokal dan UMKM Dapat Prioritas di Platform Digital
Ekonomi

Mendag Teken Permendag PMSE Baru, Produk Lokal dan UMKM Dapat Prioritas di Platform Digital

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:45
Dapat 40 Dukungan, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Mantap Daftar Bakal Calon Ketum PPK Kosgoro 1957
Ekonomi

Dorong Ekonomi Hijau, Sandiaga Uno Sebut Gen Z Akselerator Investasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:03
Dapat 40 Dukungan, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Mantap Daftar Bakal Calon Ketum PPK Kosgoro 1957
Ekonomi

Mayora Jaga Momentum Pertumbuhan di Tengah Gejolak Ekonomi Dunia

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:03
Ferry
Ekonomi

Apkasi Siapkan Putri Otonomi Jadi Agen Perubahan, Koperasi Desa Jadi Materi Utama

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:26
Astra
Ekonomi

Memaknai Usia 70 Tahun, Asuransi Astra Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan di Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:05
Ekspor
Ekonomi

Daun Ketapang Kering Produksi UMKM Bangka Tembus Amerika

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:34

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    1916 shares
    Share 766 Tweet 479
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1118 shares
    Share 447 Tweet 280
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3528 shares
    Share 1411 Tweet 882
  • Nova Arianto Tetapkan 23 Pemain, Timnas Indonesia Siap Menggebrak Piala AFF U-19 2026

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.