• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Akhir Pekan Diperkirakan Terkoreksi Masih Dibayangi “Tapering”

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 1 Oktober 2021 - 10:55
in Ekonomi
Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/ama/pri

Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/ama/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ini terkoreksi karena masih dibayangi sentimen pengurangan stimulus atau tapering oleh bank sentral Amerika Serikat The Fed.

Rupiah pagi ini bergerak melemah 12 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp14.325 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.313 per dolar AS.

BacaJuga:

Permintaan Hunian Premium di Cimanggis Menguat, Didukung Akses Infrastruktur

Libur Sekolah, Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Aktivitas Anak hingga Diskon Menginap 20 Persen

Farida Ajak DEKOPINWIL Jatim Jadi Mitra Strategis Kawal Kemajuan Kopdes Merah Putih

“Nilai tukar rupiah masih berpotensi melemah hari ini karena sentimen tapering serta berkurangnya minat pasar terhadap aset berisiko,” tutur pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat (1/10).

Menurut Ariston, tapering yang merupakan langkah awal The Fed untuk mengetatkan kebijakan moneternya, masih mendorong penguatan dolar AS kepada nilai tukar lainnya.

Indeks saham Eropa serta AS yang ditutup melemah pada perdagangan kemarin dan pagi ini indeks Asia juga bergerak melemah, menunjukkan menyusutnya minat pasar terhadap risiko.

“Kekhawatiran pasar soal terhambatnya suplai energi ke perekonomian seperti yang terjadi di Inggris, Eropa serta China, mungkin jadi salah satu penyebab penyusutan minat pasar tersebut,” ucap Ariston.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian Covid-19 pada Kamis (30/9/2021) bertambah 1.690 kasus maka total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,22 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 113 kasus, maka totalnya mencapai 141.939 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 2.848 kasus maka total pasien sembuh mencapai 4,04 juta kasus. Dengan begitu, total kasus aktif Covid-19 mencapai 36.141 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah penduduk yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 91,08 juta orang serta vaksin dosis kedua 51,11 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.350 per dolar AS dengan potensi penguatan di kisaran Rp14.300 per dolar AS.

Pada Kamis (30/9/2021) lalu, rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.313 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.293 per dolar AS. (mg2)

Tags: nilai tukar rupiahtapering

Berita Terkait.

emeralda
Ekonomi

Permintaan Hunian Premium di Cimanggis Menguat, Didukung Akses Infrastruktur

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:01
Ekonomi

Libur Sekolah, Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Aktivitas Anak hingga Diskon Menginap 20 Persen

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:49
wamenkop
Ekonomi

Farida Ajak DEKOPINWIL Jatim Jadi Mitra Strategis Kawal Kemajuan Kopdes Merah Putih

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:10
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Ekonomi

Modal UMKM Daerah Jadi Sorotan, DPD RI Evaluasi Skema Pembiayaan dan Pendampingan

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:33
Tonggak Baru Ketahanan Energi, CISEM II Perkuat Konektivitas Gas Bumi Nasional
Ekonomi

Pembatalan Skema Bagi Hasil Minerba Dinilai Tepat, Pelaku Industri Soroti Pentingnya Kepastian Regulasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:37
Tonggak Baru Ketahanan Energi, CISEM II Perkuat Konektivitas Gas Bumi Nasional
Ekonomi

Tonggak Baru Ketahanan Energi, CISEM II Perkuat Konektivitas Gas Bumi Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:37

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2226 shares
    Share 890 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.