• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Terkoreksi Dibayangi Tapering dan Perlambatan Manufakftur China

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 30 September 2021 - 10:37
in Ekonomi
Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/ama/pri

Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/ama/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (30/9) pagi terkoreksi dibayangi sentimen tapering oleh The Fed dan perlambatan data manufaktur China.

Rupiah pagi ini bergerak melemah 22 poin atau 0, 16 persen ke posisi Rp14. 315 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.293 per dolar AS.

BacaJuga:

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Energi Hijau dari Limbah Pertanian, Inovasi PLN NP Berbuah Penghargaan Nasional

Kolaborasi Maybank Indonesia dan Muslim Pro Hadirkan Solusi Finansial untuk Ibadah Haji dan Umrah

“Tapering masih menjadi sentimen yang bisa menekan nilai tukar rupiah hari ini,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Kamis (30/9).

Menurut Ariston, pelaku pasar mengantisipasi potensi perubahan kebijakan moneter AS ke arah yang lebih ketat dengan masuk kembali ke aset dolar AS.

Selain itu, lanjut Ariston, pelemahan data indeks aktivitas manufaktur China pada September juga bisa memberikan tekanan ke rupiah.

“Pelambatan manufaktur bisa China bisa menekan permintaan dan menekan harga komoditi yang menjadi produk ekspor indonesia,” ujar Ariston dilansir Antara, Kamis (30/9/2021).

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian C-19 pada Rabu (29/9) bertambah 1.954 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,21 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 117 kasus sehingga totalnya mencapai 141.826 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 3.077 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,03 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 37.412 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang telah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 89,82 juta orang dan vaksin dosis kedua 50,41 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.320 per dolar AS dengan potensi penguatan di kisaran Rp14.280 per dolar AS.

Pada Rabu (29/9) lalu, rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.293 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.273 per dolar AS. (mg1)

Tags: Chinanilai tukar rupiahtapering

Berita Terkait.

selfi
Ekonomi

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:17
Biomassa
Ekonomi

Energi Hijau dari Limbah Pertanian, Inovasi PLN NP Berbuah Penghargaan Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:07
maybank
Ekonomi

Kolaborasi Maybank Indonesia dan Muslim Pro Hadirkan Solusi Finansial untuk Ibadah Haji dan Umrah

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:16
kolaborasi
Ekonomi

Pertamina Gandeng BGN, Minyak Jelantah SPPG akan Terbangkan Pesawat Ramah Lingkungan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06
pelita air
Ekonomi

Belanja Produk Lokal dari Kursi Pesawat, Inovasi Baru Pertamina dan Pelita Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:15
Lari
Ekonomi

PLN EPI Dorong Pegawai Lebih Aktif dan Sehat Lewat Wellness Terintegrasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.