• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akademisi: Jangan Jadikan Masyarakat ‘Alas Kaki’ Peralihan Epidemi Covid-19

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 20 September 2021 - 10:40
in Nasional
politik

Pengamat politik, Ikhsan Ahmad

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah harus hati-hati dalam menentukan kebijakan peralihan status Covid-19 dari pandemi menjadi epidemi. Cara penanganan harus dikaji secara matang, sehingga tidak ada lagi badai virus corona susulan.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ikhsan Ahmad mengatakan, kekebalan tubuh kelompok secara alamiah, menjadi faktor utama menurunnya kasus Covid-19.

BacaJuga:

Mendiktisaintek Tekankan Penguatan Riset Multidisiplin untuk Hadapi Tantangan Global

MTQ Internasional 2026 World Mosque Youth, DPD RI: Pemuda Masjid Itu Penggerak Perubahan

Perkuat Mutu Pendidikan, Mendikdasmen: Sekolah Swasta Itu Mitra Pemerintah

“Menurunnya kasus covid di indonesia menurut para ahli, salah satunya adalah terbentuknya kekebalan komunal secara alamiah (herd immunity). Artinya andil kekuatan alam menjadi faktor dominan dibandingkan sistem yang rancang untuk melakukan pemcegahan dan penanganannya,” katanya, Senin (20/9/2021).

Ia menegaskan, masyarakat akan menerima segala perubahan yang dilakukan pemerintah. Namun, jangan sampai perubahan status menjadi alas kaki bagi masyarakat. Artinya, kebijakan itu tidak boleh merugikan dan mengorbankan masyarakat.

“Perubahan apapun yang dilakukan, masyarakat bisa menerima, selama perubahan itu tidak menjadi alas kaki masyarakat,” tegasnya.

Sebab sejauh ini, masalah utama yang krusial bagi masyarakat adalah ekonomi. Pmerintah diminta tidak tutup mata dengan keluhan itu. Mengingat, pemulihan ekonomi sejauh ini belum begitu signifikan.

“Masalah krusial saat ini adalah pemulihan ekonomi masyarakat bawah yang belum diterjemakan dengan baik , secara kebijakan dan eksekusi yang dilakukan,” jelasnya. (son)

Tags: covid-19epidemiKasus Covid-19

Berita Terkait.

BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana, Pati dan Blora Terdampak
Nasional

Mendiktisaintek Tekankan Penguatan Riset Multidisiplin untuk Hadapi Tantangan Global

Senin, 25 Mei 2026 - 05:25
BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana, Pati dan Blora Terdampak
Nasional

MTQ Internasional 2026 World Mosque Youth, DPD RI: Pemuda Masjid Itu Penggerak Perubahan

Senin, 25 Mei 2026 - 03:21
BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana, Pati dan Blora Terdampak
Nasional

Perkuat Mutu Pendidikan, Mendikdasmen: Sekolah Swasta Itu Mitra Pemerintah

Senin, 25 Mei 2026 - 02:16
PLN EPI Dorong Solusi Iklim dari Pesisir, Blue Carbon Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi
Nasional

PLN EPI Dorong Solusi Iklim dari Pesisir, Blue Carbon Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:57
Viral di Medsos Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Angkat Bicara
Nasional

Viral di Medsos Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Angkat Bicara

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:45
Penguatan Kurikulum Pesantren, MUI: Dorong Integrasi Tradisi dan Inovasi
Nasional

Penguatan Kurikulum Pesantren, MUI: Dorong Integrasi Tradisi dan Inovasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    3885 shares
    Share 1554 Tweet 971
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    1570 shares
    Share 628 Tweet 393
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1198 shares
    Share 479 Tweet 300
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1300 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.