• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Mendag Sebut Ekonomi digital Bisa kikis kesenjangan sosial

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 16 September 2021 - 21:47
in Ekonomi
Perajin ketapel mengecek produknya pada aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce) di Little Margo Catapult, Depok, Jawa Barat, Senin (13/9/2021). Foto: ANTARA

Perajin ketapel mengecek produknya pada aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce) di Little Margo Catapult, Depok, Jawa Barat, Senin (13/9/2021). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi mengungkapakan bahwa kehadiran ekonomi digital akan menggerogoti kesenjangan sosial yang ada di masyarakat.

“Aplikasi berbasis teknologi harus berbasis inovasi agar dapat bersaing. Sehingga, kita bisa memuliakan petani dan pedagang, serta mewujudkan Indonesia yang tumbuh dan tangguh,” ucap Mendag seperti dikutip Antara, Kamis (16/9/2021), terkait peluncuran produk Rania untuk beras premium dan merek Nusakita untuk minyak goreng, gula pasir, teh, dan kopi di aplikasi Warung Pangan.

BacaJuga:

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Nilai Ekonomi hingga Rp200 Juta

Produksi Serba Otomatis, Pertamina Lubricants Perkuat Kualitas dan Daya Saing

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Mendag menjelaskan pada 2020, produk pangan segar yang dijual melalui lokapasar (marketplace) mencapai Rp 18 triliun. Pada 2021, diperkirakan mencapai lebih dari Rp 21 triliun dan lima tahun lagi diperkirakan mencapai lebih dari Rp180 triliun.

“Hal tersebut menunjukkan, porsi penjualan pangan melalui niaga elektronik (e-commerce) walaupun masih kecil, tetapi tumbuh sangat pesat,” imbuh Mendag.

Mendag juga menyampaikan produk Rania dan Nusakita merupakan produk pangan dalam kemasan, berlabel dan bermerek yang merupakan instrumen penting dalam perdagangan yang berhubungan dengan jaminan mutu, jaminan halal, daya tahan produk, angka tambah, dan stabilitas harga.

“Saat ini, produk pangan di Indonesia baru sekitar sepertiganya yang diperdagangkan dengan kemasan, label, dan merek. Sehingga, langkah BUMN mendukung produk pangan yang dihasilkan petani dengan kemasan tentu merupakan langkah yang strategis,” tutur Mendag.

Tidak hanya itu, Mendag pula mengatakan, rantai dingin dalam perdagangan dikala ini merupakan keniscayaan. Pada 2020, kapasitas rantai dingin untuk produk pangan di Indonesia baru tersedia sebanyak 1, 73 juta ton dengan sekitar 10 ribu unit fasilitas pendingin, ataupun kurang dari 7 persen dari keseluruhan produk potensial yang dilayani dengan rantai dingin.

“Pandemi Covid-19 juga telah menyebabkan peningkatan kebutuhan fasilitas rantai dingin untuk pangan hingga 16 persen per tahun. Bahkan, pada industri farmasi peningkatannya mencapai 115 persen,” jelas Mendag Lutfi.

Lutfi menyatakan pasar rantai dingin global diperkirakan tumbuh dari 212, 24 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 239, 67 miliar dolar AS pada 2021 dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 12, 93 persen.

Pada 2025 kelak, pasar rantai dingin global diperkirakan tumbuh lebih besar mencapai 344, 51 miliar dolar AS dengan tingkat pertumbuhan tahunan 9, 49 persen.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan Kementerian BUMN membenarkan holding pangan sebagai stabilisator untuk melindungi harga supaya tetap stabil di masyarakat. Kementerian BUMN akan terus bekerja sama dengan pihak swasta dan masyarakat untuk bisa menciptakan win-win solutions.

“Pandemi Covid-19 memaksa percepatan digitalisasi. Hal tersebut agar semua proses dapat berjalan secara transparan dan terbuka,” ujar Menteri Erick.

Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo menambahkan PT BGR Logistics membangun fasilitas pendukung seperti ruang pendingin dan mobile cold storage atau ruang pendingin yang bersifat portable dan upgradable. Selain, itu PT BGR Logistics juga membangun fasilitas umum di Divre DKI seperti rumah dinas, mess karyawan, dan revitalisasi danau.

“Kami berharap, pembangunan fasilitas umum akan bermanfaat bagi perusahaan, serta menjadi penguat dan dapat turut mendukung klaster pangan,” kata Kuncoro.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Arief Prasetyo Adi mengatakan BUMN Klaster Pangan tengah melakukan pengembangan hilirisasi produk petani.

“Kami menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok melalui kerja sama distribusi pangan melalui mitra ritel daring, salah satunya Warung Pangan. Kami berharap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat memanfaatkan teknologi untuk mengakselerasi roda perekonomian usahanya. Selain itu, nantinya juga diharapkan lebih banyak lagi pelaku UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital,” jelas Arief.

Warung Pangan merupakan aplikasi mobile yang dinobatkan Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian BUMN, dikembangkan BGR Logistics, dan bekerja sama dengan BUMN Klaster Pangan serta jaringan pemasok yang lain. Aplikasi yang dirilis pada Agustus 2020 itu bisa digunakan pelaku UMKM untuk membeli dan menjual ketersediaan barang pangan di tempat usahanya pada masyarakat.

Aplikasi ini pula memiliki fitur untuk melacak pengiriman dan pembaruan harga serta menu pembayaran cash on delivery( COD) dan memindahkan untuk pembelian pangan ke BUMN Klaster Pangan dan jaringan pemasok yang lain. (mg4/wib)

Tags: Ekonomi Digitalkesenjangan sosialMendag

Berita Terkait.

perta
Ekonomi

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Nilai Ekonomi hingga Rp200 Juta

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:40
oli
Ekonomi

Produksi Serba Otomatis, Pertamina Lubricants Perkuat Kualitas dan Daya Saing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:50
antam
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:07
Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM
Ekonomi

Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:04
PHSS Optimalkan Potensi Reservoir dengan Hydraulic Fracturing, Produksi Migas Meningkat
Ekonomi

PHSS Optimalkan Potensi Reservoir dengan Hydraulic Fracturing, Produksi Migas Meningkat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05
Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping
Ekonomi

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:33

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1285 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3812 shares
    Share 1525 Tweet 953
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.