• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini 3 Motif Tindakan Terorisme versi Kepala BNPT

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 16 September 2021 - 05:23
in Headline
indoposco

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar (kiri) mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/9/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menjelaskan 3 motif tindakan terorisme di Indonesia dalam rapat dengar pendapat( RDP) bersama Komisi III DPR di Gedung Senanyan, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

“Tiga motif yang diamanatkan dalam undang-undang yakni ideologi, politik dan gangguan keamanan,” tutur Boy seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Inalillahi! Bus ALS Tabrak Truk Tangki BBM, 16 Orang Meninggal

Tren Cakupan Imunisasi Nasional Turun, Diperparah Anak Status “Zero Dose”

Faktor Keamanan, Duel Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Boy menjelaskan terkait Ideologi, para teroris tidak mengangkat Ideologi Pancasila, tetapi merujuk ideologi yang mereka yakini sendiri dengan karakter intoleran, kekerasan, melegalkan segala cara dan bahkan bisa mengkafirkan orang lain.

“Politiknya ingin berkuasa atau ingin merebut kekuasaan bahkan dengan cara kekerasan kepada orang-orang yang tidak sejalan dengan mereka, bahkan mereka bisa melawan negara,” ucap Boy.

Sementara terkait kendala keamanan, bisa dilatarbelakangi motif balas dendam atau motif ekonomi yang kemudian terperangkap pada perkara terorisme, karena melakukan dengan cara-cara kekerasan.

Boy memeragakan tindakan kelompok kriminal bersenjata di Papua, dimana secara ideologi tidak cocok dengan Pancasila, karena mereka ingin merdeka. Secara politik mereka ingin menjadi negara sendiri. Sementara untuk kendala keamanan, di mana banyak sekali masyarakat awam yang ditembak dan meninggal dunia.

Boy menjelaskan, ketika pemerintah mengelompokkan tindakan KKB di Papua sebagai entitas atau orang yang melakukan tindakan terorisme, itu memantapkan langkah- langkah hukum terhadap aksi mereka.

“Kalau menempatkan mereka sebagai jaringan teroris, BNPT bisa melaksanakan program pencegahan atau kontra radikalisasi,” ujar mantan Kapolda Banten ini.

Boy menegaskan radikalisasi oleh KKB di Papua dilakukan secara sistematis dan dibantu mitra dari luar negeri. Mereka juga mempropagandakan misinformasi, sehingga harus dilakukan kontra radikalisasi sesuai dengan UU terorisme

“Kalau ada warga yang cinta NKRI kita harus rangkul dan pupuk mereka. Jangan sampai orang Papua, lebih percaya pada propaganda melawan pemerintah,” kata Boy.

Sejumlah anggota Komisi III DPR mengapresiasi pernyataan Kepala BNPT Boy Rafli Amar yang mengatakan terorisme tidak ada kaitannya sama sekali dengan agama. “Terorisme tidak ada kaitannya sama sekali dengan agama, itu sangat baik dan membuat masyarakat tidak saling curiga,” uja anggota DPR, Johan Budi.

Perihal senada di informasikan anggota DPR Habiburokhman, dimana tindakan radikalisme atau terorisme tidak ada kaitannya agama sebagai sebuah pemahaman yang final.

Politisi Partai Gerindra itu meminta BNPT melakukan pemetaan yang jelas terkait sumber- sumber radikalisme di Indonesia. “Sehingga tidak ada lagi yang mempersepsikan agama dengan radikalisme dan terorisme,” harap Habib. (mg4/wib)

Tags: BNPTTerorisme

Berita Terkait.

Bus
Headline

Inalillahi! Bus ALS Tabrak Truk Tangki BBM, 16 Orang Meninggal

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:23
Imunisasi
Headline

Tren Cakupan Imunisasi Nasional Turun, Diperparah Anak Status “Zero Dose”

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:22
rizky
Headline

Faktor Keamanan, Duel Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:47
Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden
Headline

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30
dudung
Headline

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:02
Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.