• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ke Kota Pelajar, Mendikbudristek Gaungkan Merdeka Belajar 14 September 2021

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 14 September 2021 - 20:59
in Nasional
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim berdialog dengan para guru dan siswa di Yogyakarta. Foto: Ist

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim berdialog dengan para guru dan siswa di Yogyakarta. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam kunjungan kerja di Kota Pelajar, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, mengunjungi SD Muhammadiyah Jogokariyan, SMA Ma’arif NU, SMP Taman Dewasa Jetis. Di sekolah-sekolah tersebut, Mendikbudristek melakukan peninjauan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Mendikbudristek mendorong warga sekolah mematuhi protokol kesehatan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan aman.

BacaJuga:

Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, Tim Gabungan Fokus Pemadaman Udara

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

“Hal yang paling penting adalah semua warga sekolah mematuhi protokol kesehatan. Mari terus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan tidak berkerumun. Sebab jika ada klaster Covid-19 di sekolah, sekolah bisa ditutup lagi,” pesan Menteri Nadiem saat mengunjungi SD Muhammadiyah Jogokariyan Yogyakarta.

Mendikbudristek juga mengimbau komite sekolah berperan aktif memantau pelaksanaan PTM terbatas di sekolah. “Komite sekolah membantu kepala sekolah sebagai satgas yang memantau apakah pelaksanaan PTM terbatas bisa berjalan aman, apakah protokol kesehatan diterapkan oleh seluruh warga sekolah,” imbau Mendikbudristek.

Pada kesempatan ini, Menteri Nadiem menyampaikan kegembiraannya saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di Yogyakarta. Ia melihat pelaksanaannya berjalan baik dan protokol kesehatan dipatuhi.

“Hari ini saya sangat gembira melihat kembali pembelajaran dan interaksi di sekolah. Semoga segenap warga sekolah dapat mempertahankan disiplin protokol kesehatan dan semangat dalam menjalankan PTM terbatas,” ujar Menteri Nadiem.

Di samping itu, bertepatan dengan hari lahir Nyi Hajar Dewantara yang bersama suaminya Ki Hajar Dewantara yang memperjuangkan merdeka belajar, Menteri Nadiem juga menyempatkan berkunjung ke Taman Siswa yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara. Di sana, Menteri Nadiem berdiskusi dengan para Kepala Sekolah se-Yogyakarta untuk gaungkan kembali Merdeka Belajar.

Dalam diskusi ini, Menteri Nadiem berharap satuan pendidikan di Yogyakarta mendukung program Merdeka Belajar dan menyampaikan masukan untuk perbaikan program tersebut. “Melalui Merdeka Belajar, Kemendikbudristek memberikan kemerdekaan kepada pihak sekolah untuk menentukan metode belajar yang sesuai dengan kebutuhan sekolah, karena kepala sekolah dan guru yang tahu akan kebutuhan di sekolahnya,” ujar Mendikbudristek.

Di dampingi oleh Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbudristek, Jumeri, dan jajarannya, tak lupa, Menteri Nadiem bersilaturahmi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X, di kantor Gubernur DIY.

Wujudkan Merdeka Belajar, Siswa Sekolah Gembira dengan PTM Terbatas

Berbincang langsung dengan kepala sekolah, guru, orang tua, dan murid, Mendikbudristek mendengarkan secara seksama aspirasi mereka.

Sheila, siswi kelas 4 SD Muhammadiyah Jogokariyan mengungkapkan kegembiraannya bisa bertemu dengan teman-temannya di sekolah.

“Kangen bertemu dengan teman-teman, lebih asyik belajar di sekolah dari pada PJJ. Senang sekali bisa belajar bersama teman-teman lagi,” kata Sheila.

Senada dengan Sheila, Fania, siswi kelas 7 SMP Taman Dewasa Jetis Yogyakarta juga menyatakan lebih senang belajar secara tatap muka dibandingkan belajar daring. “Bahagia sekarang bisa belajar tatap muka. Sejak masuk SMP baru kali ini kami belajar tatap muka, bertemu langsung dengan Bapak/Ibu Guru. Semoga bisa seterusnya belajar tatap muka,” kata Fania bersemangat.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Jogokaryan, Fika Widiana Kuspratiwi, mengatakan kepala sekolah dan guru bersemangat melaksanakan PTM terbatas. Berbagai persiapan telah dilakukan pihak sekolah untuk menjamin PTM terbatas dapat dilaksanakan secara aman.

“Tentu kami berupaya maksimal agar PTM terbatas bisa berjalan lancar dan aman, protokol kesehatan bisa dipatuhi seluruh warga sekolah. Kami juga berterima kasih dengan dukungan komite sekolah,” kata Fika yang juga Kepala Sekolah Penggerak.

Geladi Bersih Asesmen Nasional Berjalan Lancar

Dalam kunjungan kerja di Yogyakarta, Menteri Nadiem menyempatkan meninjau pelaksanaan geladi bersih Asesmen Nasional (AN) di SMA Ma’arif NU Dagen Yogyakarta. Menteri Nadiem menyatakan kegembiraannya bahwa geladi bersih berjalan lancar, dan para siswa mengerjakan soal-soal dengan santai tanpa rasa khawatir.

AN diluncurkan Mendikbudristek sebagai Merdeka Belajar Episode Pertama. “Terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah dan para guru yang telah menjelaskan kepada siswa dan orang tua bahwa AN ini untuk pemetaan semata. Nilai AN tidak berdampak apa pun bagi siswa jadi siswa tidak perlu khawatir ketika mengerjakan soal,” ujar Mendikbudristek menambahkan.

Saat berdiskusi dengan kepala sekolah dan para guru, Menteri Nadiem mengatakan bahwa AN sangat berbeda dengan UN, sehingga tidak perlu persiapan khusus dan tidak perlu khawatir. “AN juga dilaksanakan mengikuti peraturan yang berlaku dan protokol kesehatan yang ketat,” pungkas Menteri Nadiem.

Saat ini, pelaksanaan AN memasuki tahap geladi bersih untuk memastikan seluruh faktor yang mungkin menghambat pelaksanaan telah diatasi. Setelah semua simulasi dan geladi selesai, pelaksanaan AN untuk satuan pendidikan akan dimulai pada minggu ke-4 September 2021 dengan sasaran pertama adalah SMK dan Paket C, kemudian disusul oleh SMA, SMP, dan SD/sederajat. (adv)

Tags: 14 September 2021Kota PelajarMendikbudristekmerdeka belajar

Berita Terkait.

Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, Tim Gabungan Fokus Pemadaman Udara
Nasional

Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, Tim Gabungan Fokus Pemadaman Udara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:10
Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri
Nasional

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:03
Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI
Nasional

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09
hakim
Nasional

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:35
Aksi Sosial HUT ke-61 IKPI: Himpun Ribuan Kantong Darah Secara Nasional
Nasional

Aksi Sosial HUT ke-61 IKPI: Himpun Ribuan Kantong Darah Secara Nasional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:15
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Berkelanjutan di Daerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2189 shares
    Share 876 Tweet 547
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1276 shares
    Share 510 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.