• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Cara Jaga Kesehatan Siswa saat PTM

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 11 September 2021 - 03:27
in Nasional
indoposco

Anak mengikuti PTM terbatas. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas) dari sekolah Cikal Jakarta Maya Noviasari membeberkan sejumlah cara untuk menjaga kesehatan siswa selama kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah.

“Kita mengeluarkan sebuah form menggunakan google form untuk memonitor kesehatan anak setiap waktu,” kata Maya dalam diskusi virtual “Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi COVID-19” yang dipantau via daring di Jakarta, Jumat.

BacaJuga:

Kemenko PMK Dorong Lampung Tengah Jadi Percontohan Kerukunan Umat Beragama Nasional

Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR

Konsumsi Rumah Tangga Kokoh, Ekonomi Indonesia Diklaim Tumbuh Melampaui Negara G20

Ia mengatakan, form kesehatan anak tersebut wajib diisi oleh orang tua setiap pekan supaya perkembangan kesehatan anak tetap terpantau dari waktu ke waktu. Selain memberikan formulir kesehatan, pihaknya juga telah mengadakan kegiatan vaksinasi bagi para siswa yang sudah berumur 12 ke atas.

Pihaknya selalu menyemprot disinfektan sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran di lakukan.

Untuk lebih menjaga kebersihan siswa, sekolah bahkan berupaya memberikan penambahan wastafel di seluruh ruang kelas dan selasar terbuka agar siswa dapat menerapkan protokol kesehatan sesering mungkin.

“Anak-anak harus diajarkan bahwa ini adalah kebiasaan baru yang harus diterapkan setiap hari, di manapun baik di lingkungan rumah maupun di luar rumah,” kata dia.

Maya menjelaskan selama berada di ruang kelas siswa akan duduk berjauhan. Seluruh barang pribadi diletakkan bukan di dalam loker, namun di atas meja masing-masing.

Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi mobilitas siswa selama di kelas dan tidak adanya pinjam meminjam barang antar siswa.

Hal yang sama juga berlaku pada seluruh siswa, pada saat menunggu orang tua atau wali menjemput ke sekolah. Maya mengimbau seluruh siswanya untuk duduk secara terpisah dan tidak berbicara dengan siswa lain sampai penjemput tiba di sekolah.

Untuk siswa yang ingin izin membuka masker untuk sekadar minum, dia akan meminta siswa tersebut untuk pergi ke luar kelas menuju area terbuka dan tidak mengizinkan para siswa pergi secara berkelompok.

“Kalau seandainya anak harus membuka masker untuk minum, dia harus berada di area terbuka. Tidak boleh ada di dalam ruangan dan tidak berkelompok,” ujar Maya.

Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Sri Wahyuningsing mengatakan, bagi sekolah yang telah menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, harus menjalani setiap peraturan yang terdapat di dalam SKB Empat Menteri.

“Tahapan-tahapan dari SKB Empat Menteri itu tentunya harus dipenuhi, diikuti, dipersiapkan dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan,” kata Sri.

Aturan-aturan tersebut perlu dijalankan, agar kegiatan pembelajaran di sekolah dapat disesuaikan dengan panduan pembelajaran yang dibuat oleh pemerintah selama masa pandemi COVID-19.

Sesuai dengan anjuran yang terdapat dalam SKB Empat Menteri, dia mengatakan kegiatan belajar di sekolah secara terbatas harus memprioritaskan keamanan, kenyamanan, kesehatan serta keselamatan setiap pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran.

Ia mengatakan penting bagi pemerintah daerah terutama dinas pendidikan, untuk dapat mensosialisasikan hal tersebut mulai dari setiap sekolah yang telah memulai pembelajaran tatap muka secara terbatas hingga kepada orang tua siswa.

“Peran kawan-kawan pemerintah daerah khususnya dinas pendidikan melakukan sosialisasi sebelum PTM penting dilakukan. Ini juga sekolah harus paham betul, sampai orang tua semua harus saling mengedukasi,” kata dia.

Untuk dapat memenuhi prioritas keselamatan tersebut, dia menyarankan pihak sekolah untuk memastikan setiap tenaga pendidik yang akan memberikan pelayanan pendidikan telah melakukan vaksinasi.

Ia juga menyarankan agar sekolah terus melakukan komunikasi dengan orang tua murid, untuk menjaga para siswa terus menerapkan protokol kesehatan tidak hanya di lingkungan sekolah dan di dalam rumah, tetapi juga di lingkungan luar.

“Sekolah tidak bisa hanya menekankan putra-putri didiknya tapi di rumah tidak teredukasi, itu tidak bisa. sehingga perlu ada komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua untuk saling menjaga putra-putrinya untuk menerapkan perilaku disiplin terhadap prokes,” ujar dia. (bro)

Tags: kesehatan siswaPTM

Berita Terkait.

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang
Nasional

Kemenko PMK Dorong Lampung Tengah Jadi Percontohan Kerukunan Umat Beragama Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:04
Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR
Nasional

Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:42
Konsumsi Rumah Tangga Kokoh, Ekonomi Indonesia Diklaim Tumbuh Melampaui Negara G20
Nasional

Konsumsi Rumah Tangga Kokoh, Ekonomi Indonesia Diklaim Tumbuh Melampaui Negara G20

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:31
Syahardiantono
Nasional

Bareskrim Polri Tegaskan Sanksi PTDH bagi Polisi Terlibat Narkoba

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:21
Mentan
Nasional

Antisipasi ‘Akal-Akalan’ Produsen, Bapanas Perketat Pengawasan Edar Beras Fortifikasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:40
Beny-Bandanadjaja
Nasional

Satgas PPKPT Diperkuat, Kemdiktisaintek Ingin Kampus Bebas Intimidasi dan Kekerasan

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:26

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2801 shares
    Share 1120 Tweet 700
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.