• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Akan Danai Bantuan untuk Afghanistan, Bukan Pemerintahnya

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 September 2021 - 12:47
in Internasional
Warga Afganistan mengantre di luar gedung sebuah bank untuk menarik uang tunai di Kabul, Afganistan, Rabu. Mereka khawatir rencana pembatasan penarikan uang setelah Taliban merebut kekuasaan. Foto: Antara/Reuters/Stringer/wsj.

Warga Afganistan mengantre di luar gedung sebuah bank untuk menarik uang tunai di Kabul, Afganistan, Rabu. Mereka khawatir rencana pembatasan penarikan uang setelah Taliban merebut kekuasaan. Foto: Antara/Reuters/Stringer/wsj.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kongres Amerika Serikat kemungkinan akan membiayai PBB serta badan-badan lain untuk memberi bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Afghanistan, akan tetapi tidak melalui pemerintah baru pimpinan Taliban.

AS telah menjadi salah satu penyumbang besar Afghanistan sejak menginvasi negara itu untuk menaklukkan Taliban pada 2001.

BacaJuga:

Ketua DPR RI di Forum Parlemen Dunia: Demokrasi Harus Memberdayakan Rakyat

Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko di Sidang Komite 4 PBB

DPR: Jangan Potong Sejarah Palestina hanya dari 7 Oktober

Mereka mencurahkan dana sekitar USD130 miliar (Rp1. 852, 7triliun) untuk keamanan, pemerintahan, pembangunan, serta bantuan kemanusiaan, Sabtu (4/9).

Para asisten anggota kongres dari Partai Demokrat menjelaskan para legislator hampir pasti akan memberi bantuan kemanusiaan kepada pengungsi serta masyarakat Afghanistan yang terlantar, namun tidak kepada pemerintahnya, setidaknya untuk saat ini.

“Akan menjadi sulit untuk meyakinkan anggota Kongres melakukan sesuatu yang terkesan mendukung pemerintah Taliban,” tutur seorang asisten anggota senior Senat Demokrat, Sabtu (4/9).

Ia mengatakan anggota Kongres enggan “mendukung sebuah pemerintahan yang menjadi laknat bagi kita.”

Seorang asisten anggota senior Senat Republik menyuarakan hal serupa.

“Anggota Republik tentu tidak akan mendukung pemberian dana pada Taliban,” tutur asisten tersebut.

Ia menyatakan mereka tidak ingin memberi uang sepeser pun sampai warga AS serta warga Afghanistan yang bekerja pada AS dapat meninggalkan Afghanistan.

Walaupun ada pemahaman kalau badan-badan seperti Program Pangan Dunia (WFP) serta Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) memerlukan dana, para anggota menginginkan persyaratan yang ketat mengenai bagaimana dana itu dihabiskan.

“Diperlukan sebuah pandangan yang jelas seperti apa bantuan itu serta bagaimana mengalirkannya,” tutur ia.

Untuk tahun fiskal 2022 yang dimulai 1 Oktober, Kongres menyisihkan perhitungan 136 juta dolar AS (Rp1,9 triliun) untuk Anggaran Dukungan Ekonomi.

Menurut asisten Demokrat, anggaran itu merupakan sumber pendanaan gaji pemerintah Afghanistan.

Ada pula anggaran USD52,03 juta (Rp 741 miliar) untuk bantuan kemanusiaan bagi Afghanistan, menurut Inspektur Jenderal Khusus bagi Rekonstruksi Afghanistan.

Para asisten mengesampingkan kontribusi AS pada gaji pegawai sipil Afghanistan di bawah pemerintahan Taliban yang menangani pelayanan dasar seperti sekolah, klinik kesehatan serta rumah sakit.

“Saya sulit membayangkan hal itu terjadi, karena bagaimana kita akan tahu dana itu tidak jatuh ke tangan yang salah?” tutur asisten Demokrat.

Asisten itu menjelaskan Kongres mungkin akan memberikan 144 juta sampai 279 juta dolar seperti yang disisihkan setiap tahun dalam satu dekade terakhir untuk bantuan kemanusiaan Afghanistan, tergantung pada kebutuhan badan-badan PBB serta lainnya.

Departemen Luar Negeri AS belum memberi komentar apakah mereka meminta tambahan dana untuk Afghanistan.

Sumber-sumber di Taliban menjelaskan salah satu pendiri kelompok itu, Mullah Abdul Ghani Baradar, akan memimpin pemerintah baru yang diumumkan segera.

Tugas pertama pemerintah yang baru adalah mencegah keruntuhan ekonomi karena kekeringan serta kerusakan akibat perang selama 20 tahun.

Petempur Taliban merebut ibu kota Kabul pada 15 Agustus.

Misi evakuasi besar-besaran dilaksanakan AS untuk mengangkut keluar sekitar 124 ribu warga Amerika, warga asing lain serta warga Afghanistan yang berisiko mendapat pembalasan Taliban. (mg2)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanAmerika SerikatbantuanpbbTaliban

Berita Terkait.

puan
Internasional

Ketua DPR RI di Forum Parlemen Dunia: Demokrasi Harus Memberdayakan Rakyat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:11
Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026
Internasional

Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko di Sidang Komite 4 PBB

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:26
DPR: Jangan Potong Sejarah Palestina hanya dari 7 Oktober
Internasional

DPR: Jangan Potong Sejarah Palestina hanya dari 7 Oktober

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:47
Suara untuk Palestina Tak Boleh Padam, Lembaga Kemanusiaan Teguhkan Dukungan untuk Gaza
Internasional

Suara untuk Palestina Tak Boleh Padam, Lembaga Kemanusiaan Teguhkan Dukungan untuk Gaza

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03
gadai
Internasional

Mewakili Indonesia di Kancah Internasional, Pegadaian Sabet Penghargaan Internasional IPMA Global Project Excellence Award 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45
Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada
Internasional

Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:18

OLAHRAGA

bri
Olahraga

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Editor Dilianto
Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID – Menjelang ajang MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melatih 500...

SelengkapnyaDetails
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.