• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gara-gara Baca Berita Hoaks, Warga Banten Banyak Tak Mau Divaksin Covid-19

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 30 Agustus 2021 - 10:26
in Nusantara
indoposco

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten Anda Suhanda

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penanganan Covid-19 di wilayah Banten masih memiliki kendala. Tidak sedikit masyarakat di daerah pelosok yang tidak mau di suntuk vaksin lantaran khawatir berbahaya.

Hal itu diakibatkan masifnya kabar bohong atau hoax yang tersebar luas di mesia sosial (Medsos). Di sisi lain, tidak ada keseimbangan edukasi dari pemerintah tentang manfaat vaksinasi dalam melawan Covid-19.

BacaJuga:

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Anda Suhanda usai mendapat aspirasi dari masyarakat saat melakukan kunjungan.

“Masih banyak masyarakat tidak percaya covid di daerah, banyak yang tidak mau di vaksin. Banyak berita hoax melalui media sosial,” katanya, Senin (30/8/2021).

Ia menegaskan, sosialisasi manfaat vaksinasi harus digalakkan oleh pemerintah, terutama pada daerah pelosok. Sebab mereka memiliki keterbatasan informasi.

Salah satunya akses internet. Sehingga informasi bahaya vaksin tidak dapat diimbangi dengan edukasi. Dampaknya akan berpengaruh pada target kekebalan tubuh secara kelompok.

“Pemerintah berkewajiban memberikan hak kesehatan kepada masyarakat,” tuturnya.

Di sisi lain, Anda menilai kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten lambat dalam mengakselerasikan percepatan vaksinasi.

“Yang paling miris, kinerja atau usaha yang relaistis dari Pemprov Banten sangat lama, dibandingakan dengan kinerja kabupaten,” paparnya.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Uday Suhada berujar, harus ada strategi tertentu dalam mensosialisasikan pencegahan Covid-19.

“Penanganan covid jauh dari harapan. Ada Perda tapi aplikasinya tidak nyampe. Insentif tenaga kesehatan di Banten jauh dari Jabar dan DKI. Banten Rp60 juta, DKI Rp16 juta, Jabar Rp26 juta. Tapi di imbangi nggak pelayanannya,” ujarnya. (son)

Tags: BantenDPRD BantenhoaksPemprov BantenVaksin Covid-19

Berita Terkait.

Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.