• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Gelombang Varian Delta, RS di Australia Dirikan Tenda Darurat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 26 Agustus 2021 - 11:33
in Internasional
Polisi melakukan patroli di Central Station, Sydney, Australia, Jumat (20/8/2021). Sydney memperpanjang masa lockdown hingga akhir September untuk menekan penularan Covid-19 terutama varian Delta. Foto: Antara/REUTERS/Loren Elliott/foc

Polisi melakukan patroli di Central Station, Sydney, Australia, Jumat (20/8/2021). Sydney memperpanjang masa lockdown hingga akhir September untuk menekan penularan Covid-19 terutama varian Delta. Foto: Antara/REUTERS/Loren Elliott/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dua rumah sakit besar di barat Sydney, Australia pada Kamis mendirikan tenda-tenda darurat di luar ruangan untuk membantu menangani peningkatan pasien ketika kota itu bergulat dengan gejolak terburuk gelombang virus corona varian Delta.

Sydney yang merupakan kota terbesar di Australia telah menjadi pusat penyebaran wabah virus corona di negara itu.

BacaJuga:

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Sydney sedang berjuang untuk membasmi wabah varian Delta yang sangat menular, dengan kasus infeksi harian mencapai tingkat rekor bahkan setelah dua bulan di bawah penguncian (lockdown) ketat.

Sebanyak 919 kasus Covid-19 dicatat pada Rabu (25/8). Angka itu merupakan kenaikan kasus harian terbesar, dengan hampir 9.000 kasus baru ditambahkan dalam dua minggu terakhir.

Unit sementara di departemen darurat untuk pasien Covid-19 akan membantu “menghentikan penundaan” (penerimaan pasien), kata ahli bicara Distrik Kesehatan Lokal Sydney Barat kepada Reuters, Kamis (26/8/2021).

Rumah sakit Westmead dan Blacktown telah bergulat dengan peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang stabil, dan itu memaksa para pejabat untuk mengalihkan ambulans ke rumah sakit lain, kata Asosiasi Paramedis Australia (APA).

Dalam sebuah video yang diunggah di Twitter pada Rabu malam, APA mengatakan paramedis diberi pilihan untuk menunggu di kendaraan bersama pasien positif Covid atau” menunggu di luar dalam hujan dingin yang membuat beku” karena peningkatan jumlah masuknya pasien.

Kasus infeksi corona varian Delta yang menular dengan cepat telah menghilangkan keberhasilan awal Australia dalam melawan wabah virus yang membuat jumlah kasus infeksi virus coronanya relatif rendah, dengan sekitar 46.700 kasus dan 986 kematian.

Selain Sydney, kota terbesar kedua di negara itu Melbourne dan ibu kota Australia Canberra juga menerapkan penguncian ketat.

Penguncian di dua kota itu menempatkan lebih dari setengah dari 25 juta penduduk Australia di bawah perintah ketat untuk tetap tinggal di rumah.

Kasus Covid-19 di negara bagian Victoria, tempat kota Melbourne berada, melonjak menjadi 80 kasus pada Kamis, atau naik dari 45 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Pemerintah federal Australia mendorong rencana pembukaan kembali negara itu setelah tingkat vaksinasi mencapai 70-80 persen.

Namun, beberapa negara bagian telah mengisyaratkan bahwa mereka mungkin menunda pembukaan karena pertumbuhan kasus Covid-19 yang cepat di Sydney.

Sekitar 32 persen warga di atas 16 tahun telah divaksin penuh sementara lebih dari 54 persen telah mendapatkan setidaknya satu dosis vaksin. (mg1)

Tags: Australiacovid-19sydneyVarian Delta

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2161 shares
    Share 864 Tweet 540
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1994 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.