• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Di Ketinggian 803-915 Mpdl, BNN Temukan 12 Ribu Pohon Ganja

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 26 Agustus 2021 - 01:33
in Nusantara
Direktur Narkotika BNN RI Brigjen Pol Aldrin Hutabarat mencabut dan mengumpulkan tanaman ganja untuk dimusnahkan di Desa Rao-Rao Dolok, Kec Tambangan, Kab Mandailing Natal, Sumut, Selasa (24/8/2021). Foto : Ist/BNN

Direktur Narkotika BNN RI Brigjen Pol Aldrin Hutabarat mencabut dan mengumpulkan tanaman ganja untuk dimusnahkan di Desa Rao-Rao Dolok, Kec Tambangan, Kab Mandailing Natal, Sumut, Selasa (24/8/2021). Foto : Ist/BNN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setelah menggelar operasi di wilayah Aceh, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI lalu bergeser ke wilayah Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Desa Rao-Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Di wilayah tersebut, Tim Gabungan BNN RI yang berjumlah 134 personel menemukan dan memusnahkan tiga titik ladang ganja dengan total seluas dua hektare (ha).

Direktur Narkotika BNN RI Brigjen Pol Aldrin Hutabarat merinci luasan ladang ganja di antaranya titik pertama seluas 8.000 m2, disusul titik kedua sekitar 5.000 m2, dan titik ketiga 7.000 m2.

BacaJuga:

Geram Korban Penganiayaan di Bandung Cacat Permanen, Cecep “Preman Pensiun” Buka Sayembara Buru Pelaku

Dedi Mulyadi Pasang Sayembara Rp250 Juta Buru Taufik Hidayat, Tersangka Penyiksa Perempuan 3 Tahun

Tanah Nagan Raya di Aceh Bergetar, Gempa Kategori Dangkal Menghantam

”Secara geografis, untuk ladang pertama berada di ketinggian 877 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berikutnya, ketinggian ladang sekitar 803 mdpl, dan ladang ketiga 915 mdpl,” jelasnya usai memimpin operasi pemusnahan ladang ganja, Selasa (24/8/2021).

Lantaran medan yang cukup berat, operasi yang mulai sejak pagi hari akhirnya baru selesai menjelang malam hari. Bagaimana dengan ketinggian tanaman? Aldrin menerangkan, ketinggian tumbuhan ganja bervariatif berkisar 30-180 centimeter (cm). Kemudian untuk jarak tanam antara 20-50 cm per batang. ”Jumlah tanaman sekitar 12.000 pohon dengan berat basah tanaman sebesar enam ton,” terangnya.

Aldrin menerangkan kronologis penemuan ladang ganja di Madina. Pada 17 Agustus 2021, tim BNN RI melaksanakan penyelidikan terhadap adanya dugaan penanaman ganja di kawasan Desa Rao-Rao Dolok. Setelah dilaksanakan penyelidikan pada lokasi tersebut, tim berhasil menemukan tiga lokasi ladang ganja. Atas penemuan tersebut, maka pada hari itu juga tim melaksanakan pemusnahan ladang ganja.

Lantas bagaimana dengan pelaku? Aldrin mengatakan, sampai dengan saat ini masih belum ada tersangka. Meski demikian, pihaknya masih melaksanakan penyelidikan terkait siapa yang menanam tanaman ganja tersebut. ”Untuk pelaku dapat dijerat Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup,” jelas perwira tinggi bintang satu tersebut.

Tim BNN RI dalam apel penutupan operasi pemusnahan ladang ganja menjelang malam. Foto : Ist/BNN
Tim BNN RI dalam apel penutupan operasi pemusnahan ladang ganja menjelang malam. Foto : Ist/BNN

Pasca pemusnahan ladang ganja, lanjut Aldrin, tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pelaksanaan program pemberdayaan alternative yang dilaksanakan Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat dengan kegiatan antara lain budidaya komoditi alternatif yang legal produktif dan menguntungkan dan bimtek life skill melalui kegiatan kewirausahaan bagi masyarakat di kawasan penanaman tanaman terlarang sebagai upaya alih profesi.

”Ladang ganja yang telah dimusnahkan kemudian dialihfungsikan melalui program Grand Design Alternatif Development (GDAD), mengapa sampai dengan saat ini masih terdapat ladang ganja? Program kerja yang saat ini sedang dijalankan tentu tidak dapat mengubah mindset masyarakat secara instan, melainkan secara bertahap, sehingga hasilnya pun baru dapat terlihat dalam jangka waktu tertentu. Saat ini, kami berupaya merubah mindset masyarakat agar tidak menanam tanaman ganja dan terhadap ladang ganja yang masih ada akan kami lakukan pemusnahan,” ungkap jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1991 itu.

Terkait tanaman ganja ekor bajing yang memiliki zat lebih tinggi? Aldrin menegaskan, perlu disampaikan kepada masyarakat bahwa ganja ekor bajing hanyalah penamaan yang diberikan beberapa kelompok saja. Pada dasarnya tanaman ganja dengan tanaman ganja ekor bajing adalah tanaman yang sama, yakni cannabis sativa.

”Untuk metode pemberantasannya sampai dengan saat ini masih dilakukan dengan cara pencarian baik secara konvensional ataupun dengan pemanfaatan teknologi, setelah diketemukan, maka tanaman tersebut akan dimusnahkan dengan cara dibakar,” tandasnya.

Aldrin menambahkan, dalam mengatasi permasalahan ladang ganja, BNN melaksanakan strategi Hard Power Approach dan Soft Power Approach. Strategi Hard Power Approach dilaksanakan Direktorat Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan dengan cara memusnahkan ladang ganja yang telah teridentifikasi dengan cara dibakar.

”Kemudian strategi Soft Power Approach diimplementasikan Deputi Bidang Pencegahan melalui kegiatan sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak melakukan penanaman tanaman ganja, sejalan dengan itu, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat memberikan fasilitas serta pengembangan keterampilan yang berdaya guna secara ekonomis, sehingga masyarakat tidak menjadikan penanaman ganja sebagai mata pencaharian,” katanya. (aro)

Tags: Acehbnnladang ganjasumut

Berita Terkait.

TH
Nusantara

Geram Korban Penganiayaan di Bandung Cacat Permanen, Cecep “Preman Pensiun” Buka Sayembara Buru Pelaku

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:05
taufik
Nusantara

Dedi Mulyadi Pasang Sayembara Rp250 Juta Buru Taufik Hidayat, Tersangka Penyiksa Perempuan 3 Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:13
gempa
Nusantara

Tanah Nagan Raya di Aceh Bergetar, Gempa Kategori Dangkal Menghantam

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:30
Jalan Rusak Tinggal Kenangan, Warga Malanggah Serang Kini Lebih Mudah ke Puskesmas dan Sekolah
Nusantara

Jalan Rusak Tinggal Kenangan, Warga Malanggah Serang Kini Lebih Mudah ke Puskesmas dan Sekolah

Senin, 22 Juni 2026 - 21:03
aher
Nusantara

Dorong Ikon Toleransi dan Pariwisata Nasional, BAM DPR Tegaskan Siap Perjuangkan Anggaran Taman Wisata Religi Salatiga

Senin, 22 Juni 2026 - 18:18
th
Nusantara

DPR Desak Polisi Jerat Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung dengan Pasal Berlapis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:47

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    814 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda
Olahraga

Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Editor Dilianto
Selasa, 23 Juni 2026 - 20:09

INDOPOSCO.ID – Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Bintang Argentina itu resmi melampaui catatan gol legendaris...

SelengkapnyaDetails
amine

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
haaland

Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Bawa Norwegia Bekuk Senegal, Pastikan Tiket 32 Besar

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:22
lionell

Hasil Piala Dunia: Messi Sebut Kemenangan Argentina atas Austria Bikin Tim Lebih Tenang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.