• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Juga Tangani Dampak Psikososial Covid-19

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 24 Agustus 2021 - 15:23
in Nasional
indoposco

Ilustrasi ibu dan anak (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nelwan Harahap, Asisten Deputi Kedaruratan dan Manajemen Pasca Bencana, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengatakan pemerintah berkomitmen menangani dampak psikososial pandemi Covid-19.

Komitmen itu utamanya diberikan pada kelompok masyarakat rentan seperti anak-anak, perempuan, penyandang disabilitas dan lain-lain.

BacaJuga:

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menangkap Pergeseran Dunia

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

“Kita sudah punya pola yang cukup tertata rapi melalui Klaster Nasional Pengungsian dan Perlindungan di mana ada enam subsklaster dan 3 pokja yang ditugasi untuk menangani dampak-dampak selain dampak kesehatan,” kata Nelwan dalam webinar” Hari Kemanusiaan Sedunia: Memperkuat Efektivitas Dukungan Bagi Masyarakat Rentan di Indonesia Saat Pandemi Covid-19″ pada Selasa (24/8).

Melalui klaster nasional tersebut, penanganan Covid-19 utamanya terkait dampak yang ditimbulkan secara psikososial pada kelompok masyarakat rentan bisa dilakukan dengan efektif.

Nelwan mengatakan, masyarakat bisa mendapatkan pendampingan psikososial dengan menggandeng berbagai pihak termasuk lembaga nonpemerintah.

“Sejak Mei sampai Desember 2020, kita sudah melibatkan 387 lembaga nonpemerintah dengan didukung 152 lembaga usaha dan BUMN kita berhasil menghimpun dukungan SDM sebanyak 112 ribuan relawan dan berhasil menyalurkan anggaran sebanyak Rp2,7 triliun kepada 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan fokus 250 kabupaten kota yang mengalami kasus tertinggi di Indonesia.”

Alissa Wahid, Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI) sebelumnya mengungkapkan bahwa selain bantuan untuk kesehatan dan ekonomi, masyarakat rentan sangat membutuhkan bantuan berupa dukungan psikososial.

“Di lapangan saya menemukan ada problem struktural yang menyebabkan masyarakat tidak punya support system untuk menghadapi ketidakpastian. Di luar bantuan ekonomi, bantuan psikososial untuk kelompok rentan diperlukan agar mereka bisa melalui tantangan ini dengan lebih resilient karena nyatanya misal perempuan banyak yang menanggung beban ganda sebagai pencari nafkah dan sebagai ibu,” kata Alissa.

Menurut catatan Komnas Perempuan seperti dikutip Alissa, selama pandemi Covid-19, kekerasan berbasis gender naik tiga kali lipat dibanding sebelum pandemi.

“Itu yang dilaporkan, kasus yang tidak dilaporkan pasti lebih banyak. Demikian juga dengan kasus kekerasan kepada anak-anak,” katanya.

Guna menguatkan kembali berbagai upaya gotong royong yang selama ini telah dilakukan dalam rangka menangani pandemi Covid-19 beserta dampaknya, pemerintah melalui Kemeko PMK membangun dan mewadahi Gerakan Solidaritas Nasional Penanganan Covid-19. (mg1)

Tags: covid-19Kemenko PMKPsikososial

Berita Terkait.

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4953 shares
    Share 1981 Tweet 1238
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1534 shares
    Share 614 Tweet 384
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.