• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Taliban Ketuk Pintu Rumah Warga supaya Kembali Bekerja

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 19 Agustus 2021 - 14:09
in Headline
Seorang anggota Taliban (tengah) berdiri di luar Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afganistan, Senin (16/8/2021). Foto: Antara/REUTERS/Stringer/hp/cfo

Seorang anggota Taliban (tengah) berdiri di luar Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afganistan, Senin (16/8/2021). Foto: Antara/REUTERS/Stringer/hp/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kamis (19/8), anggota-anggota Taliban yang bersenjata mengetuki pintu di kota-kota di seluruh Afghanistan pada Rabu (18/8) untuk meminta masyarakat Afghanistan yang ketakutan untuk kembali bekerja, menurut saksi mata.

Taliban mau menghidupkan kembali ekonomi negara yang hancur.

BacaJuga:

DPR dan Pemerintah Tetapkan BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Biaya Pelunasan Jemaah Haji Turun

Soal Bursa Panglima TNI, Maruli Tegaskan Seluruh Kepala Staf Berpeluang Sama

MK Sebut Dokumen Pendidikan Gibran Hanya Bukti Kehadiran, Bukan Ijazah Kelulusan

Kehancuran yang meluas selama perang 20 tahun antara pasukan pemerintah yang dibantu Amerika Serikat serta Taliban, nilai mata uang yang jatuh, dan kurangnya persediaan dolar merupakan pemicu krisis ekonomi di negara itu.

Dalam konferensi pers pertama Taliban sejak kelompok itu merebut Ibu Kota Kabul, Taliban pada Selasa (17/8) menjanjikan perdamaian, kemakmuran, serta tampaknya akan meninggalkan aturan sebelumnya yang melarang perempuan bekerja. Tetapi banyak orang tetap waspada.

Wasima, 38 tahun, menyatakan ia terkejut pada saat 3 anggota Taliban yang sambil memegang senjata mendatangi rumahnya di kota barat, Herat, pada Rabu (18/8) pagi.

Taliban menanyai Wasima mengenai profesi dari gaji yang diterimanya dari sebuah organisasi bantuan, juga menyuruhnya untuk kembali bekerja, tutur dia.

Sebanyak 12 orang menyatakan pada Reuters kalau ada kunjungan mendadak dari Taliban dalam 24 jam terakhir, mulai dari Ibu Kota Kabul sampai ke Lashkar Gah di selatan serta Mazar-i-Sharif di utara.

Mereka tidak ingin memberikan nama lengkap mereka, karena takut akan pembalasan.

Tidak hanya mendorong orang untuk bekerja, beberapa orang menjelaskan kalau mereka juga merasa kalau pemeriksaan itu dirancang untuk mengintimidasi serta menanamkan rasa takut pada kepemimpinan baru.

Seorang juru bicara Taliban belum menanggapi permintaan komentar soal kunjungan itu.

Banyak tempat usaha di Kabul tetap tutup serta sebagian besar kota sudah ditinggalkan sejak Taliban merebut kota itu pada Minggu pada akhir serangan kilat di seluruh negeri.

Satu-satunya lalu lintas utama di ibu kota yang padat yaitu di bandara, tempat orang-orang mencoba melarikan diri dari negara itu dengan penerbangan evakuasi diplomatik, tutur penduduk.

Tujuh belas orang terluka di bandara pada Rabu, serta Taliban menyatakan mereka melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan massa.

Pada konferensi pers hari Selasa, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menyatakan Taliban tengah mencari hubungan baik dengan negara- negara lain untuk memungkinkan kebangkitan ekonomi dan “kemakmuran untuk keluar dari krisis ini.”

Namun, beberapa orang bersikap ragu pada Taliban, yang selama berkuasa di Afghanistan dari 1996- 2001 melarang perempuan untuk bekerja serta anak perempuan untuk bersekolah, dan memberlakukan hukuman seperti rajam di depan umum.

Penyiar bernama Shabnam Dawran menjelaskan dalam sebuah video yang diunggah di Twitter pada Rabu bahwa ia dipecat dari pekerjaannya di Radio Televisi Afghanistan milik negara.

“Mereka menjelaskan pada saya kalau rezim sudah berubah. Kamu tidak diizinkan bekerja, pulanglah,” tuturnya.

Taliban serta organisasi berita itu belum mengomentari insiden itu.

Wasima, yang menyaksikan konferensi pers Taliban dengan kedua putrinya, menyatakan ia khawatir peluang untuk perempuan akan berkurang di bawah Taliban, apalagi walaupun mereka saat ini mendesaknya kembali bekerja.

“Taliban menyatakan wanita harus bekerja namun saya tahu tentu kalau peluang akan berkurang,” tuturnya. (Mg2)

Tags: afghanistanTaliban

Berita Terkait.

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Headline

DPR dan Pemerintah Tetapkan BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Biaya Pelunasan Jemaah Haji Turun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:53
maruli
Headline

Soal Bursa Panglima TNI, Maruli Tegaskan Seluruh Kepala Staf Berpeluang Sama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:32
gibran
Headline

MK Sebut Dokumen Pendidikan Gibran Hanya Bukti Kehadiran, Bukan Ijazah Kelulusan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:36
gibran
Headline

Meski Tak DItemukan Ijazah Setara SMA, MK Tak Bisa Diskualifikasi Status Wapres Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00
suhartoyo
Headline

Dinilai Tak Miliki Legal Standing, MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32
mk
Headline

Majelis Hakim MK Sebut Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:25

OLAHRAGA

bri
Olahraga

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Editor Dilianto
Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID – Menjelang ajang MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melatih 500...

SelengkapnyaDetails
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.