• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Serunai Kemerdekaan RI, Menghadapi Tiga Tantangan dengan Nilai Pancasila

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 18 Agustus 2021 - 13:21
in Nasional
indoposco

Direktur Wahid Foundation yang juga Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid pada acara manaqib kebudayaan yang rutin digelar Peace Village, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) edisi kali ini berlangsung istimewa. Sebab, event rutin tiap Malam Rabu Legi tersebut bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI ke-76 tahun, Selasa (17/8/2021)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaksanaan manaqib kebudayaan yang rutin digelar Peace Village, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) edisi kali ini berlangsung istimewa. Sebab, event rutin tiap Malam Rabu Legi tersebut bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI ke-76 tahun, Selasa (17/8/2021). Yenny Wahid menyoroti ada tiga tantangan besar umat manusia dan harus dihadapi dengan menerapkan nilai Pancasila.

Tidak hanya dengan shalawat seperti laiknya manaqib, tetapi acara ini juga menyuguhkan sejumlah orang-orang spesial dengan tindakan spesial pula. Kegiatan ini juga disiarakan langsung melalui YouTube.

BacaJuga:

Ketua DPR Sentil Kebijakan Pajak Pembalut, Desak Kebutuhan Menstruasi Jadi Prioritas

Pascakasus Ponpes di Sukoharjo, Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Pesantren

Vape Disusupi Narkotika, DPR: Pengawasan Harus Sasar Rantai Distribusi hingga Bahan Baku

Manaqib budaya bertajuk Serunai Kemerdekaan ini berisikan berbagai acara seperti dialog kebudayaan antara Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid dengan Garin Nugroho. Keduanya berbincang mengenai atmosfer kemerdekaan yang dilingkupi pandemi yang menghantam Indonesia dalam satu setengah tahun terakhir. Acara ini dikonsep dalam perbincangan yang ringan, namun tetap relevan. Terutama pada apa yang bisa dilakukan di masa sulit seperti ini untuk membantu warga.

Dalam dialog itu, Yenny Wahid yang juga Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) ini mengungkapkan saat ini dan ke depan, umat manusia di seluruh dunia akan menghadapi tiga tantangan besar terutama anak-anak muda. Tiga hal itu adalah disrupsi, ekologi, dan emosi.

“Disrupsi terjadi karena perubahan teknologi dan perubahan gaya hidup. Banyak pekerjaan yang dulu ada, sekarang tidak ada lagi. Misalnya teknisi kapal uap, petugas telepon umum, sekretaris yang menggunakan stenografi, dan lain sebagainya,” kata dia.

Yenny menyebutkan pandemi juga suatu bentuk disrupsi. Karena perubahan gaya hidup, manusia mobilitasnya lebih luas maka virus pun menyebar lebih cepat. Dahulu virus bisa dilokalisir di suatu wilayah, tetapi saat ini dengan kemajuan teknologi dan mobilitas manusia yang tinggi, virus pun bisa tersebar ke seluruh dunia sehingga menjadi fenomena global.

Tantangan kedua adalah ekologi meliputi isu perubahan iklim dan dampaknya. Menurutnya, tantangan ini dihadapi seluruh manusia di dunia tak memandang suku, agama, negara. “Isu perubahan iklim ini akan berpengaruh besar sekali. Mau dia orang Amerika Serikat, Belanda, Tegal, Sumenep semua sama,” jelas dia.

Tantangan ketiga adalah emosi terutama dengan sosial media yang mengaduk-aduk perasaan. Menurutnya, emosi untuk saat ini terutama kaitannya dengan kehadiran sosial media menjadi hal yang penting yang harus diperhatikan karena banyaknya perubahan.

“Perubahan ini merupakan efek dari cara kita berinteraksi satu sama lain. Ada bullying, hoaks, hate speech yang kecenderungannya membelah masyarakat. Kamu dukung saya atau kamu membenci saya. Kita harus hadapi ini,” jelas dia.

Lalu, bagaimana cara menghadapinya? Yenny mengatakan cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan.

“Ketika kita selalu ingat pada Tuhan dan mendahulukan kemanusiaan, kita akan jadi lebih bisa menerima dengan tabah saat krisis. Hal itu membuat kita memiliki daya juang untuk survive. Ketika ada daya juang, kita bisa bertahan dan bisa mencari solusi serta kreativitas,” papar dia.

Yenny menjelaskan ketika ada rasa kemanusiaan yang dipraktikkan, maka akan timbul saling bantu. Karena manusia adalah makhluk sosial yang tidak hidup sendiri.

“Selain itu, hal lain yang paling penting adalah keadilan. Kita punya prestasi yakni indeks korupsi salah satu yang paling tinggi di dunia. Kalau kita mau berbuat adil pada semua, pengamalannya gampang. Enggak usah korupsi deh. Semua orang enggak korupsi itu dampaknya luar biasa pada negara kita. Terapin ke diri sendiri dulu. Kita enggak usah ambil hak orang lain. Itu aja dulu,” ujar dia.

Acara dialog itu ditambah dengan pembacaan puisi oleh seniman teater senior Jogja, Landung Simatupang. Selain sebagai salah satu dedengkot teater di Indonesia, Landung juga dikenal dengan pembacaan puisinya yang merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

Selanjutnya, acara manaqib ini menghadirkan lelang lukisan “Indonesia Rumah Kita”. Lukisan ini dibuat oleh dua pelukis papan atas Indonesia bereputasi internasional, Nasirun dan Jumaldi Alfi. Dua pelukis yang berbeda dalam banyak hal. Mulai dari afiliasi ormas keagamaan (NU-Muhammadiyah) hingga ke gaya lukisan.

Lukisan ini sudah disiapkan sejak tiga hari sebelumnya, dilukis sketsa dan detailing-nya. Dan pada acara manaqib itu mereka akan secara live melakukan kolaborasi finishing lukisan ekspresionisme berukuran 2 meter kali dua meter tersebut.

Hasil dari lelang lukisan tersebut sepenuhnya akan didonasikan untuk membantu warga yang terdampak Pandemi Covid-19. Hal ini adalah aksi nyata dari Peace Village untuk membantu warga yang kini banyak mengalami kesusahan, dan banyak di antaranya yang belum tersentuh skema bantuan pemerintah. (arm)

Tags: FPTIhut ke-76 ripancasilaWahid FoundationYenny Wahid

Berita Terkait.

puan
Nasional

Ketua DPR Sentil Kebijakan Pajak Pembalut, Desak Kebutuhan Menstruasi Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 01:11
santri
Nasional

Pascakasus Ponpes di Sukoharjo, Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Pesantren

Jumat, 6 November 2026 - 00:30
vspe
Nasional

Vape Disusupi Narkotika, DPR: Pengawasan Harus Sasar Rantai Distribusi hingga Bahan Baku

Kamis, 5 November 2026 - 23:23
gri
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Sinergi DPD-Pemerintah Intervensi Daerah Berfiskal Lemah

Kamis, 5 November 2026 - 21:54
kkp
Nasional

KKP Bekali 2.886 Nelayan dengan Sertifikat Kecakapan, Perkuat Keselamatan Melaut di 25 KNMP

Kamis, 5 November 2026 - 21:11
lsp
Nasional

Legislator PAN Desak Polri Ungkap Dalang Dugaan Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Diproses Hukum

Kamis, 5 November 2026 - 21:01

OLAHRAGA

noc
Olahraga

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian Dua Turnamen WTT Youth 2027

Editor Dilianto
Kamis, 5 November 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID - Diplomasi olahraga Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mulai membuka peluang lebih besar bagi tenis meja nasional. Tak sekadar...

SelengkapnyaDetails
verdong

Calvin Verdonk Diganjar MOTM di Liga Champions, UEFA Ungkap Alasan Logis

Kamis, 5 November 2026 - 16:26
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Rabu, 4 November 2026 - 22:31
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3339 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2307 shares
    Share 923 Tweet 577
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.