• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KLHK Paparkan Capaian Penghapusan Merkuri di Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 10 Agustus 2021 - 16:47
in Nasional
indoposco

Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati memaparkan capaian penghapusan merkuri, termasuk menekan penggunaan di penambangan emas skala kecil sebesar 10,45 ton.

Dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (10/8/2021), Dirjen PSLB3 Vivien menjelaskan Indonesia sudah memiliki rencana aksi nasional (RAN) Pengurangan serta Penghapusan Merkuri (RAN PPM) sejak 2019 yang sudah membuahkan hasil dalam beberapa tahun terakhir.

BacaJuga:

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

“Penghapusan merkuri di penambangan emas skala kecil berhasil dikurangi pada tahun 2019 hingga 2020 sebesar 10,45 ton,” ucap Vivien seperti dikutip Antara.

Berdasarkan informasi pelaksanaan RAN PPM 2020, pengurangan pemakaian merkuri untuk tahun 2020 di industri lampu serta baterai sudah mencapai 374,4 kg dan pengurangan emisi mengandung merkuri pada bidang prioritas energi sebesar 719 kg.

Penghapusan alat kesehatan mengandung merkuri, seperti pengukur tensi serta suhu badan, sudah dikurangi 4,73 ton. Vivien menegaskan kalau permasalahan lingkungan serta kesehatan yang diakibatkan oleh pemakaian, pelepasan serta emisi merkuri merupakan isu global yang membahayakan. Karena itu penting untuk melakukan langkah-langkah penghapusan serta pengurangan merkuri.

Pemerintah Indonesia telah melakukan langkah nyata dengan meratifikasi Undang-Undang No 11 Tahun 2017 mengenai Pengesahan Minamata Convention On Mercury (Konvensi Minamata Mengenai Merkuri) yang kemudian ditindaklanjuti dengan RAN PPM.

Indonesia juga menjadi tuan rumah Pertemuan ke-4 Konferensi Para Pihak (COP-4) Konvensi Minamata Mengenai Merkuri yang akan diadakan pada November 2021 secara virtual serta Maret 2022 secara tatap muka di Bali.

“Komitmen Indonesia terus maju dan terus berkomitmen untuk mengurangi serta menghapus penggunaan merkuri,” ucapnya.

Konvensi Minamata tentang merkuri merupakan pakta internasional yang didesain untuk melindungi kesehatan manusia serta lingkungan dari dampak merkuri yang bisa menyebabkan penyakit minamata. Pakta itu diadopsi dan dibuka untuk ditandatangani pada 10 Oktober 2013 dan sejauh ini ditandatangani 128 negara.

Minamata adalah sindrom kelainan fungsi saraf yang disebabkan keracunan akut merkuri yang bisa menimbulkan kelumpuhan serta kegilaan. Penyakit itu mendapatkan nama dari kota Minamata di Jepang, yaitu tempat dimulainya penyakit akibat kerusakan lingkungan pada 1958 akibat pembuangan limbah merkuri dalam jumlah besar oleh pabrik kimia selama puluhan tahun di wilayah itu. (mg2/wib)

Tags: Kementerian LHKKLHKPenghapusan MerkuriRAN PPM

Berita Terkait.

yan
Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11
sultan
Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:22
indo
Nasional

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:12
senen
Nasional

Libur Sekolah Tiba, 331 Ribu Tiket Kereta Diskon Ludes Diburu Penumpang

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:02
guru
Nasional

Akhir Penantian Guru Madrasah Non-ASN, Rp1,5 Juta Siap Masuk Rekening Akhir Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:35
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi
Nasional

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:03

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7121 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1103 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.