• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPRD Tuding Pemprov Banten ‘Berpangku Tangan’ Atas Penderitaan Rakyat Akibat Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 7 Agustus 2021 - 16:18
in Nusantara
indoposco

Wakil Ketua Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mandrofa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ganasnya penularan pandemi Covid-19 berdampak pada sektor pendapatan masyarakat. Tidak sedikit orang yang kehilangan pekerjaannya. Bahkan, pedagang kecil sangat keuslitan mengembangkan usahanya karena aktivitas masyarakat dibatasi.

Kondisi ini ternyata tidak membuka mata hati pemangku kebijakan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Seolah tidak peka dengan nasib masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

BacaJuga:

Bea Cukai dan Polri Gagalkan 40 Kg Sabu di Bakauheni, Empat Tersangka Diamankan

Perusahaan Olahan Rumput Laut Probolinggo Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

Bea Cukai Karimun Gencar Operasi Pasar, Ribuan Rokok dan Miras Ilegal Disita

Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Yeremia Mandrofa menuding Pemprov Banten tidak peduli dengan keprihatianan yang dialami masyarakat.

Alasannya, anggaran Dinas Sosial (Dinsos) senilai Rp95 miliar yang diperuntukan bantuan dampak pandemi, kini malah direfocusing atau dipotong sebanyak Rp25 miliar. Hal ini diniali eksekutif hanya berpangku tangan atau tidak berusaha terhadap penderitaan rakyat.

“Pemprov tidak peduli, tidak peka, hanya berpangku tangan terhadap penderitaan masyarakat selama masa PPKM. Buktinya anggaran yang ada di Dinsos yang sebelumnya Rp95 miliar, dipotong Rp25 miliar. Jangankan ditambah, anggaran di Dinsos saja dikurangi,” katanya, Sabtu (7/8/2021).

Menurutnya, pemotongan anggaran Dinsos itu menyakiti hati rakyat. Seharusnya, Pemprov bergerak cepat untuk menambah dan meralisasikan anggaran untuk kepentingan masyarakat.

“Sekarang ini yang memberikan bansos hanya pemerintah pusat kan? Kalau tahun kemarin Pemprov masih berkontribusi selama tiga bulan. Termasuk Pemkab, Pemkot juga ikut membantu,” ungkapnya.

Politisi PDI-P itu menyatakan, seharusnya bantuan sosial sudah dicairkan ketika kebijakan PPKM diberlakukan. Sehingga masyarakat tidak berkelahi dengan kebutuhan sehari-hari di luar rumah.

“Semestinya kalau mau dicairkan sekarang, karena masa PPKM. Tapi bansos apa yang mau dicairkan? Jangankan yang ini (bansos PPKM), ini malah dipotong anggaran Dinsos-nya,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti membenarkan adanya rencana refocusing anggaran di Dinsos Banten.

Menurutnya, anggaran yang dipotong dialihkan pada dana Bantuan Tak Terduga (BTT), yang salah satu peruntukannya untuk Bansos PPKM.

“Sesuai draft perubahan RKPD kita alihkan sebagian ke BTT. BTT akan kita gunakan untuk itu (bansos PPKM),” ujarnya.

Namun, pihaknya tidak mengetahu pasti total keseluruhan masyarakat Banten yang akan mendapatkan bansos PPKM. Alasannya, harus berkordinasi dengan dinas terkait.

“Harus koordinasi ke dinas teknisnya,” paparnya. (son)

Tags: DPRD Bantenpandemi covid-19Pemprov BantenYeremia Mandrofa

Berita Terkait.

Bea Cukai dan Polri Gagalkan 40 Kg Sabu di Bakauheni, Empat Tersangka Diamankan
Nusantara

Bea Cukai dan Polri Gagalkan 40 Kg Sabu di Bakauheni, Empat Tersangka Diamankan

Rabu, 22 April 2026 - 15:32
Perusahaan Olahan Rumput Laut Probolinggo Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat
Nusantara

Perusahaan Olahan Rumput Laut Probolinggo Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

Rabu, 22 April 2026 - 15:20
Ekspor Perdana dari Jembrana, PT Mitra Prodin Kirim Produk Senilai Rp4 Miliar ke Amerika
Nusantara

Bea Cukai Karimun Gencar Operasi Pasar, Ribuan Rokok dan Miras Ilegal Disita

Rabu, 22 April 2026 - 14:23
Bantuan
Nusantara

Pemerintah Salurkan Rp117,96 Miliar Bantuan Stimulan Rumah Rusak di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 12:47
BX-Sea
Nusantara

Dompet Dhuafa bersama Bintaro Jaya Xchange Mall Ajak Anak Yatim-Duafa Bermain dan Belajar Biota Air di BXSea

Rabu, 22 April 2026 - 12:37
BAg
Nusantara

Kolaborasi BAg-BRIN Hidupkan Budidaya Anggur Laut di Jepara

Rabu, 22 April 2026 - 12:27

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1293 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.