• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Era Teknologi 4.0, Mentan: Jadi Penyuluh itu Nggak Main-Main!

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 2 Agustus 2021 - 22:30
in Nasional
Mentan SYL dalam sambutannya pada acara ‘Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP’di Polbangtan Gowa pada Senin (2/8/21). Foto: Ist

Mentan SYL dalam sambutannya pada acara ‘Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP’di Polbangtan Gowa pada Senin (2/8/21). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( Mentan SYL) mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian yang profesional dilakukan melalui pendidikan, pelatihan vokasi maupun sertifikasi profesi salah satunya untuk penyuluh. Pasalnya, penyuluh menjadi garda terdepan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas yang berdaya saing guna mewujudkan pencapaian swasembada pangan dan penerapan teknologi pertanian yang modern.

“Karena itu, bagaimanakah pertanian itu bisa baik, salah satu penentu utamanya adalah penyuluh. Kalian itu penting banget. saya katakan selalu bahkan didepan Bapak Presiden bahwa penyuluh pertanian itu adalah kopassusnya, tim khususnya, penembak jitunya Kementerian Pertanian. Jadi penyuluh itu nggak main-main!” kata Mentan SYL dalam sambutannya pada acara ‘Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP’di Polbangtan Gowa pada Senin (2/8/21).

BacaJuga:

Rugikan Negara Rp7,2 T, Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam Masa Jihad 2026–2031

GPR Institute: AI Tak Bawa Perubahan Mendasar pada Komunikasi Publik Pemerintah

Dia menambahkan, dalam mendukung program dan kegiatan pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) juga mengupayakan pengangkatan THL-TBPP menjadi ASN PPPK . Diharapkan, penyuluh juga dapat memiliki sertifikasi kompetensi pertanian meliputi kemampuan frame akademik intelektual bidang pertanian baik dari pembelajaran formal maupun di lapangan hingga kemampuan tentang tata kelola pertanian mulai dari hulu hingga hilir

“Jadi ilmu pertanian penyuluh harus lengkap. Kalian harus kuasai regulasi, harus menguasai dengan siapa harus berkoordinasi, harus menguasai bagaimana mentransfer ilmu pengetahuan termasuk informasi yang tepat kepada petani, bagaimana melakukan efisiensi dan tata kelola budget, intervensi modal yang ada untuk menghasilkan profit yang diharapkan dan bagaimana memitrakan petani dengan petani sendiri dan kelompok tani termasuk memitrakan dengan bank dan market place bahkan ekspor yang ada,” ujar Mentan.

Mentan menegaskan, terus mengawal tugas penting para penyuluh pertanian dengan melakukan komunikasi dengan penyuluh untuk mengetahui kondisi terbaru dilapangan secara rutin melalui Agriculture War Room (AWR) sehingga penyuluh juga didorong melek akan teknologi dan sosial media yang ada saat ini.

“Penyuluh itu pendamping petani, sumber informasi petani jadi jika penyuluh banyakan dikota daripada didesa maka rusak ini karena penyuluh harusnya didesa membimbing petani, penyuluh adalah komunikator, penyuluh itu integrator, penyuluh adalah motivator, penyuluh adalah organisator, penyuluh adalah dinamisator. Ini terus saya pantau,” kata Syahrul.

Ketua Forum Komunikasi THL-TBPP, Gunadi mengatakan bahwa perjuangan THL-TBPP untuk menjadi ASN sudah sangat lama dan Alhamdulliah pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo perjuangan tersebut berhasil mencapai puncaknya. Terbukti dengan pengangkatan THL-TBPP lingkup Kementan menjadi ASN PPPK .

“ Kami mewakili tenaga ASN penyuluh pertanian se Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian beserta segenap jajaran . Pengangkatan tersebut bukan hanya bermanfaat bagi THL-TBPP saja tapi juga bagi keluarga dan bagi petani yang sudah dibina,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan BPPSDMP melalui 10 Tempat Uji Kompetensi (TUK) UPT BPPSDMP akan melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami laporkan bahwa 11.590 THL-TBPP yang sudah mengabdi puluhan bahkan belasan tahun atas perjuangan dan kegigihan Bapak Menteri Pertanian saat ini mereka sudah menjadi ASN PPPK. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa atas perjuangan Bapak untuk para THL-TBPP yang sudah diangkat menjadi ASN PPPK,” ucap Dedi.

Dedi menerangkan saat seleksi penerimaan ASN PPPK tidak semua THL-TBPP lulus seleksi dilakukan dan ada beberapa yang tidak mengikuti seleksi sehingga saat ini masih ada sebanyak 2.168 orang berprofesi sebagai THL-TBPP. Namun, untuk tetap meningkatkan kemampuan didalam memberikan penyuluhan kepada para petani maka BPPSDMP memastikan kompetensi penyuluh pertanian melalui Pendidikan, pelatihan maupun pengalaman kerja

“Sertifikasi adalah proses akhir dari pelatihan pelatihan peningkatan kapasitas tersebut . Jadi sertifikasi itu dalah bukti bahwa THL-TBPP yang Insyah Allah dalam beberapa hari ini akan mengikuti sertifikasi adalah kompeten sebagai penyuluh pertanian dilapangan,”kata Dedi.

Melalui kegiatan Sertifikasi kompetensi ini, penyuluh pertanian yang kompeten, profesional dan berdaya saing, serta responsif dalam pelaksanaan tugasnya diharapkan mampu menjadi penyuluh pertanian yang mampu bekerja cepat, cermat, akurat, memiliki target yang jelas, mampu bekerja sama, taat aturan, serta memiliki kemampuan dalam menghadapi perkembangan teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 yang menuntut perubahan yang dinamis.

“Semangat untuk para penyuluh pertanian dalam mensukseskan upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani,” tukas Dedi. Turut hadir Bupati Gowa Adnan Puchrita Ichsan dan jajaran eselon 1 Kementan. (aro)

Tags: Era 4.0KementanMentan Syahrul Yasin Limpopenyuluh

Berita Terkait.

Rugikan Negara Rp7,2 T, Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal
Nasional

Rugikan Negara Rp7,2 T, Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:12
Air Melimpah dan Modal Terjamin, Pokdakan Ngupoyo Mino Sleman Siap Ekspansi Pasok Ikan di Jogja
Nasional

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam Masa Jihad 2026–2031

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:21
ai
Nasional

GPR Institute: AI Tak Bawa Perubahan Mendasar pada Komunikasi Publik Pemerintah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:14
menag
Nasional

Menag: PIP Sasar Lebih dari 5 Juta Siswa Satuan Pendidikan di Bawah Kemenag

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:22
umat
Nasional

Optimalkan Dana Umat Tembus Rp 49 Triliun, Kemenag Siapkan Pusat Pemberdayaan Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:23
bpjss
Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Marbot dan Guru Mengaji di Kebayoran Lama

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:02

OLAHRAGA

Ok//olga Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo
Olahraga

Ok//olga Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

INDOPOSCO.ID - Persaingan Super League 2026/2027 kembali memanas pada pertengahan pekan ini. Sebanyak delapan pertandingan dengan tiga laga menarik diantaranya...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40
bultang

Usai Juara Denmark Open 2026, Fikri Ungkap Pelajaran Berharga dari Pengalaman Fajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48
Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2631 shares
    Share 1052 Tweet 658
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1391 shares
    Share 556 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.