• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Era Teknologi 4.0, Mentan: Jadi Penyuluh itu Nggak Main-Main!

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 2 Agustus 2021 - 22:30
in Nasional
Mentan SYL dalam sambutannya pada acara ‘Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP’di Polbangtan Gowa pada Senin (2/8/21). Foto: Ist

Mentan SYL dalam sambutannya pada acara ‘Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP’di Polbangtan Gowa pada Senin (2/8/21). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( Mentan SYL) mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian yang profesional dilakukan melalui pendidikan, pelatihan vokasi maupun sertifikasi profesi salah satunya untuk penyuluh. Pasalnya, penyuluh menjadi garda terdepan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas yang berdaya saing guna mewujudkan pencapaian swasembada pangan dan penerapan teknologi pertanian yang modern.

“Karena itu, bagaimanakah pertanian itu bisa baik, salah satu penentu utamanya adalah penyuluh. Kalian itu penting banget. saya katakan selalu bahkan didepan Bapak Presiden bahwa penyuluh pertanian itu adalah kopassusnya, tim khususnya, penembak jitunya Kementerian Pertanian. Jadi penyuluh itu nggak main-main!” kata Mentan SYL dalam sambutannya pada acara ‘Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP’di Polbangtan Gowa pada Senin (2/8/21).

BacaJuga:

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Arahan Prabowo, Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Bakal Dikirim ke Palestina

Dia menambahkan, dalam mendukung program dan kegiatan pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) juga mengupayakan pengangkatan THL-TBPP menjadi ASN PPPK . Diharapkan, penyuluh juga dapat memiliki sertifikasi kompetensi pertanian meliputi kemampuan frame akademik intelektual bidang pertanian baik dari pembelajaran formal maupun di lapangan hingga kemampuan tentang tata kelola pertanian mulai dari hulu hingga hilir

“Jadi ilmu pertanian penyuluh harus lengkap. Kalian harus kuasai regulasi, harus menguasai dengan siapa harus berkoordinasi, harus menguasai bagaimana mentransfer ilmu pengetahuan termasuk informasi yang tepat kepada petani, bagaimana melakukan efisiensi dan tata kelola budget, intervensi modal yang ada untuk menghasilkan profit yang diharapkan dan bagaimana memitrakan petani dengan petani sendiri dan kelompok tani termasuk memitrakan dengan bank dan market place bahkan ekspor yang ada,” ujar Mentan.

Mentan menegaskan, terus mengawal tugas penting para penyuluh pertanian dengan melakukan komunikasi dengan penyuluh untuk mengetahui kondisi terbaru dilapangan secara rutin melalui Agriculture War Room (AWR) sehingga penyuluh juga didorong melek akan teknologi dan sosial media yang ada saat ini.

“Penyuluh itu pendamping petani, sumber informasi petani jadi jika penyuluh banyakan dikota daripada didesa maka rusak ini karena penyuluh harusnya didesa membimbing petani, penyuluh adalah komunikator, penyuluh itu integrator, penyuluh adalah motivator, penyuluh adalah organisator, penyuluh adalah dinamisator. Ini terus saya pantau,” kata Syahrul.

Ketua Forum Komunikasi THL-TBPP, Gunadi mengatakan bahwa perjuangan THL-TBPP untuk menjadi ASN sudah sangat lama dan Alhamdulliah pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo perjuangan tersebut berhasil mencapai puncaknya. Terbukti dengan pengangkatan THL-TBPP lingkup Kementan menjadi ASN PPPK .

“ Kami mewakili tenaga ASN penyuluh pertanian se Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian beserta segenap jajaran . Pengangkatan tersebut bukan hanya bermanfaat bagi THL-TBPP saja tapi juga bagi keluarga dan bagi petani yang sudah dibina,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan BPPSDMP melalui 10 Tempat Uji Kompetensi (TUK) UPT BPPSDMP akan melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian THL-TBPP yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami laporkan bahwa 11.590 THL-TBPP yang sudah mengabdi puluhan bahkan belasan tahun atas perjuangan dan kegigihan Bapak Menteri Pertanian saat ini mereka sudah menjadi ASN PPPK. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa atas perjuangan Bapak untuk para THL-TBPP yang sudah diangkat menjadi ASN PPPK,” ucap Dedi.

Dedi menerangkan saat seleksi penerimaan ASN PPPK tidak semua THL-TBPP lulus seleksi dilakukan dan ada beberapa yang tidak mengikuti seleksi sehingga saat ini masih ada sebanyak 2.168 orang berprofesi sebagai THL-TBPP. Namun, untuk tetap meningkatkan kemampuan didalam memberikan penyuluhan kepada para petani maka BPPSDMP memastikan kompetensi penyuluh pertanian melalui Pendidikan, pelatihan maupun pengalaman kerja

“Sertifikasi adalah proses akhir dari pelatihan pelatihan peningkatan kapasitas tersebut . Jadi sertifikasi itu dalah bukti bahwa THL-TBPP yang Insyah Allah dalam beberapa hari ini akan mengikuti sertifikasi adalah kompeten sebagai penyuluh pertanian dilapangan,”kata Dedi.

Melalui kegiatan Sertifikasi kompetensi ini, penyuluh pertanian yang kompeten, profesional dan berdaya saing, serta responsif dalam pelaksanaan tugasnya diharapkan mampu menjadi penyuluh pertanian yang mampu bekerja cepat, cermat, akurat, memiliki target yang jelas, mampu bekerja sama, taat aturan, serta memiliki kemampuan dalam menghadapi perkembangan teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 yang menuntut perubahan yang dinamis.

“Semangat untuk para penyuluh pertanian dalam mensukseskan upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani,” tukas Dedi. Turut hadir Bupati Gowa Adnan Puchrita Ichsan dan jajaran eselon 1 Kementan. (aro)

Tags: Era 4.0KementanMentan Syahrul Yasin Limpopenyuluh

Berita Terkait.

bca
Nasional

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:11
dedi
Nasional

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:30
kambing
Nasional

Arahan Prabowo, Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Bakal Dikirim ke Palestina

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:42
ut
Nasional

BUMDesMa dan UMKM Desa, Butuh Penguatan Peran Tata Kelola Organisasi dan Aset

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:25
Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya
Nasional

Menteri PANRB Soroti Transformasi Digital yang Berkeadilan dan Berbasis Realitas Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:46
Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka
Nasional

Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:06

BERITA POPULER

  • Berawan

    Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1284 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.