• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pesan Menteri Keuangan di Hadapan 8.000 Mahasiswa Baru UI

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 1 Agustus 2021 - 09:23
in Headline
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Foto: Antara

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci kemajuan sebuah negara.

“Keuangan negara adalah cerminan dari keseluruhan potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk mendapatkan penerimaan yang berasal dari sumber daya alam, budaya, dan nilai tambah ekonomi masyarakat,” ujarnya saat menjadi narasumber Kegiatan Awal Mahasiswa Baru (Kamaba) UI Tahun 2021, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis UI di Jakarta, Minggu (1/8/2021).

BacaJuga:

Kemlu: 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Relawan Gaza Masih Terombang-ambing

Ucapan Prabowo tentang Dolar Tuai Kecamam, Ini Kata Pengamat dan Ekonom

Financial Markets Turbulent, Government Moves to Stabilize Bond Market

Di hadapan lebih kurang 8.000 mahasiswa baru UI jenjang D3 (vokasi), D4, dan S1 dari program reguler, paralel, dan kelas internasional, Sri Mulyani hadir secara daring menyampaikan paparan terkait tema besar acara Kamaba UI yakni “Satu Karena Beda”.

Menkeu menyampaikan tentang potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan bagaimana potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk menghadirkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.

Seluruh potensi kekayaan yang dimiliki Indonesia dikumpulkan menjadi keuangan negara melalui berbagai bentuk, seperti pajak, hasil tambang, dan royalti.

Pajak merupakan uang masyarakat yang dikumpulkan oleh negara dan akan dipergunakan untuk membiayai kebijakan pembangunan negara di berbagai bidang untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan SDM.

“Pembangunan sumber daya manusia merupakan kunci kemajuan dari sebuah negara,” kata Sri Mulyani, yang menjadi pembicara pada pelaksanaan hari keempat Kamaba UI dengan mengangkat tema “Merawat Potensi Bangsa Indonesia”.

Kemajuan tersebut tergambar dari berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, kemiskinan, dan tata krama.

“Keuangan negara tersebut berasal dari masyarakat melalui pajak, dan akan kembali kepada masyarakat melalui kebijakan yang mendorong kemajuan bangsa. Kemajuan itu diukur dalam berbagai hal, seperti kemajuan cara berpikir, dan itu harus dilihat tidak hanya dari proses pendidikan, tetapi bagaimana kita menciptakan lingkungan sosial dan bernegara yang hangat, di mana masyarakat dapat ikut berpikir kritis dan peduli terhadap negaranya,” kata Menkeu dilansir dari Antara.

Dikatakannya, kemajuan juga dapat dilihat dari segi kesehatan dengan generasi mudanya tidak kekurangan gizi. Di samping kedua hal tersebut, kemajuan tentu juga dilihat dari segi kemiskinan yaitu apakah masih ada bagian dari Indonesia yang mengalami kemiskinan dan bagaimana cara menanggulanginya.

“Namun, yang paling penting dari semua itu adalah kemajuan pada peradaban masyarakatnya berupa sikap, karakter, dan tingkah lakunya,” kata Sri Mulyani, yang juga aktif mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI.

Dengan demikian, permasalahan pada aspek-aspek tersebut menjadi pekerjaan bersama yang harus dipikirkan pada penyusunan strategi negara dalam menggunakan uang rakyat. Hal ini dikarenakan permasalahan pada aspek-aspek tersebut merupakan penghambat kemajuan Indonesia.

Pembangunan pada bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar, dari mulai air bersih, listrik, dan konektivitas berupa pembangunan jalan yang menghubungkan pusat produksi barang ke tempat di mana mereka dapat menjual barangnya menjadi penting untuk menopang dan mendorong kemajuan Indonesia.

Konektivitas tersebut dibarengi dengan peningkatan kemampuan institusi negaranya seperti tata kelola yang baik, efisiensi, produktivitas, dan anti korupsi.

Oleh karena itu, negara hadir untuk mewujudkan kemajuan tersebut melalui keberpihakannya dengan mendorong pembangunan pada aspek-aspek yang tadi telah disebutkan, membangun konektivitas antar daerah di Indonesia dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien.

“Hal-hal tersebut merupakan berbagai persyaratan untuk bisa maju dan negara menunjukkan keberpihakannya untuk mendorong kemajuan Indonesia melalui pengalokasian keuangan negara pada hal-hal tersebut,” pungkasnya. (gin)

Tags: Menteri Keuangansri mulyani indrawati

Berita Terkait.

Dunia Kerja Kian Kompetitif, BCA Ajak Mahasiswa Belajar dari Kegagalan
Headline

Kemlu: 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Relawan Gaza Masih Terombang-ambing

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:19
Ucapan Prabowo tentang Dolar Tuai Kecamam, Ini Kata Pengamat dan Ekonom
Headline

Ucapan Prabowo tentang Dolar Tuai Kecamam, Ini Kata Pengamat dan Ekonom

Senin, 18 Mei 2026 - 20:10
sahamm
Headline

Financial Markets Turbulent, Government Moves to Stabilize Bond Market

Senin, 18 Mei 2026 - 16:06
saham
Headline

Pasar Keuangan Bergejolak, Pemerintah Siapkan Langkah Stabilkan Obligasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:15
prabowo
Headline

Dudung Responds to Prabowo’s Remark That ‘Villagers Don’t Use Dollars’

Senin, 18 Mei 2026 - 15:05
bowo
Headline

Dudung Buka Suara Soal Ucapan Prabowo ‘Rakyat Desa Tak Pakai Dolar’

Senin, 18 Mei 2026 - 14:55

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2740 shares
    Share 1096 Tweet 685
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.