• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Presiden Tunisia: Saya Tidak akan Jadi Diktator

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:34
in Internasional
Presiden Tunisia Kais Saied saat diambil sumpahnya sebagai presiden di Tunis, Tunisia, 23 Oktober 2019. Foto: Antara/Shutterstock

Presiden Tunisia Kais Saied saat diambil sumpahnya sebagai presiden di Tunis, Tunisia, 23 Oktober 2019. Foto: Antara/Shutterstock

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Tunisia Kais Saied berkomitmen dirinya tidak akan menjadi diktator, menyusul penangkapan dua anggota parlemen setelah Saied mencabut kekebalan hukum mereka, Jumat (30/ 7).

Saied juga menolak tuduhan telah melakukan kudeta setelah membekukan pemerintah pekan ini.

BacaJuga:

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Tunisia terjerembab ke dalam krisis politik setelah pada Minggu Presiden Saied memecat perdana menteri( PM) dan membekukan parlemen selama 30 hari.

Akibat tindakannya itu, partai- partai besar Tunisia menuduh Saied melakukan kudeta.

Dia belum mengambil langkah- langkah penting untuk meyakinkan rakyat Tunisia seperti menunjuk PM sementara dan menyusun peta jalan( roadmap) untuk mengakhiri tindakan-tindakan darurat.

“Saya tahu isi konstitusi dengan sangat baik, menghormatinya dan mengajarkannya, dan setelah semua ini saya tidak akan berubah jadi diktator seperti dikatakan sejumlah orang,” kata kantor kepresidenan mengutip Saied, mantan profesor hukum.

Tunisia menjadi negara demokrasi sejak revolusi 2011 dan peristiwa politik dalam sepekan terakhir telah meningkatkan kekhawatiran terhadap hak dan kebebasan di negara itu.

Pada Jumat, anggota parlemen dan penulis blog berpengaruh Yassin Ayari ditangkap dan pemerintah mengumumkan investigasi atas dugaan kekerasan yang dilakukan oleh pengunjuk rasa pada Senin yang memprotes langkah Saied.

Peradilan militer mengatakan Ayari telah ditahan berdasarkan keputusan pengadilan tiga tahun lalu dalam kasus pencemaran nama baik tentara.

Saied pada Minggu mencabut kekebalan para anggota parlemen yang membuat mereka bisa ditangkap.

Anggota parlemen lainnya, Maher Zid dari partai Muslim Karama yang konservatif, ditahan pada Jumat malam, menurut pengacaranya.

Zid dipenjara 2 tahun pada 2018 karena menyerang pribadi orang di media sosial dan menghina presiden saat itu.

Pada Senin, Ennahda, partai terbesar di parlemen yang berhaluan Islam moderat, melakukan aksi duduk di luar parlemen setelah mereka dikepung tentara.

Ratusan pendukung Ennahda dan Saied terlibat bentrokan, beberapa saling melemparkan batu dan botol.

Peradilan mengatakan mereka telah memulai penyelidikan terhadap empat orang dari Ennahda karena” mencoba melakukan tindak kekerasan” selama aksi protes.

Dari keempat orang itu, seorang di antaranya merupakan anggota dewan partai dan dua lainnya memiliki hubungan dengan pemimpin partai.

Langkah Saied membekukan wewenang eksekutif tampaknya mendapat dukungan luas di Tunisia.

Negara itu selama bertahun- tahun mengalami salah urus, korupsi, kelumpuhan politik dan stagnasi ekonomi.

Kondisi itu diperberat dengan dengan adanya lonjakan kasus Covid-19 tahun ini. (mg1)

Tags: Kais SaiedPresiden Tunisia

Berita Terkait.

iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1633 shares
    Share 653 Tweet 408
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Selebrasi
Olahraga

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 10:41

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch menyanjung, penampilan timnya setelah menang dramatis 1-0 atas Afrika Selatan di 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.