• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

PKL di Rangkasbitung Kibarkan Bendera Putih

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 28 Juli 2021 - 18:33
in Nusantara
Seorang pedagang kaki lima di Rangkasbitung kibarkan bendera putih tanda menyerah menghadapi kondisi sepi sejak Pemberlakuan PPKM.

Seorang pedagang kaki lima di Rangkasbitung kibarkan bendera putih tanda menyerah menghadapi kondisi sepi sejak Pemberlakuan PPKM.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pedagang kaki lima (PKL) di Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten seperti di kawasan Balong Ranca Lentah, jejeran terminal Bus Mandala, mengibarkan bendera putih tanda “menyerah” seiring dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

“Kami para PKL menyerah dengan kondisi seperti ini. Tolong carikan jalan terbaik yang bisa membantu kami para pedagang kaki lima,” ujar Iman (45), seorang pedagang juice aneka buah-buahan, sambil mengibarkan bendera putih tanda menyerah menghadapi kondisi berjualan yang sepi pembeli, Rabu (28/7/2021).

BacaJuga:

Pagi Ini Pangandaran dan Sekitarnya Diguncang Gempa Berkekuatan M 4,2

DPR Desak Polisi Tahan Tersangka Pelecehan Seksual di Ponpes Pati

Kanwil Bea Cukai Maluku Temukan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Paket Kiriman asal Surabaya

Ia mengaku, sudah lebih 5 tahun berjualan aneka juice di seputaran Balong Ranca Lentah yang menjadi wisata keluarga di Kota Rangkasbitung tersebut.

”Baru kali ini, kami berjualan rugi terus. Boro-boro untuk bisa menabung, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saja kami tidak mencukupi,” kata Iman yang juga pengurus perkumpulan para pedagang yang di seputaran Balong Rancalentah.

Iman mengungkapkan, sejak pandemi Covid -19 dengan diberlakukan PSBB, disusul dengan PPKM Darurat dari tanggal 3 Juli – 20 Juli 2021, dan ditambah lagi dengan PPKM level 4 hingga 2 Agustus 2021, jumlah pengunjung ke Balong Rancalentah turun drastis, karena adanya penyekatan jalan protokol oleh petugas.

“Kami para pedagang berharap kepada Pemkab Lebak, agar dicarikan solusi untuk bisa bertahan hidup sampai dengan kondisi bisa berjualan lagi secara normal,” tuturnya.

Yono (53), seorang pedagang pecel lele di kawasan Mandala, juga mengaku terpukul dengan adanya kebijakan PSBB, PPKM Darurat, dan PPKM Level 4, karena durasi berjualan hanya boleh selama 3 jam saja.

”Kami buka pukul 5 sore, dan pukul 8 harus tutup. Apalagi, petugas yang datang patroli dengan jumlah yang banyak, sehingga membuat masyarakat takut untuk keluar rumah,” ujarnya. (yas)

Tags: bendera putihPKLRangkasbitung

Berita Terkait.

Gempa-Pangandaran
Nusantara

Pagi Ini Pangandaran dan Sekitarnya Diguncang Gempa Berkekuatan M 4,2

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:39
Pelecehan Seksual
Nusantara

DPR Desak Polisi Tahan Tersangka Pelecehan Seksual di Ponpes Pati

Senin, 4 Mei 2026 - 16:16
bc3
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Maluku Temukan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Paket Kiriman asal Surabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 13:33
bc4
Nusantara

Wakil Dubes Inggris Apresiasi Peran Bea Cukai Denpasar Dukung Perdagangan dan Pariwisata Bali

Senin, 4 Mei 2026 - 12:52
bc
Nusantara

Bea Cukai di Papua Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok dan Puluhan Liter Minuman Beralkohol Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 12:12
Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Nusantara

Perkosa Anak Tiri, Pria Madiun Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:16

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3673 shares
    Share 1469 Tweet 918
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.