• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

PKL di Rangkasbitung Kibarkan Bendera Putih

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 28 Juli 2021 - 18:33
in Nusantara
Seorang pedagang kaki lima di Rangkasbitung kibarkan bendera putih tanda menyerah menghadapi kondisi sepi sejak Pemberlakuan PPKM.

Seorang pedagang kaki lima di Rangkasbitung kibarkan bendera putih tanda menyerah menghadapi kondisi sepi sejak Pemberlakuan PPKM.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pedagang kaki lima (PKL) di Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten seperti di kawasan Balong Ranca Lentah, jejeran terminal Bus Mandala, mengibarkan bendera putih tanda “menyerah” seiring dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

“Kami para PKL menyerah dengan kondisi seperti ini. Tolong carikan jalan terbaik yang bisa membantu kami para pedagang kaki lima,” ujar Iman (45), seorang pedagang juice aneka buah-buahan, sambil mengibarkan bendera putih tanda menyerah menghadapi kondisi berjualan yang sepi pembeli, Rabu (28/7/2021).

BacaJuga:

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Ia mengaku, sudah lebih 5 tahun berjualan aneka juice di seputaran Balong Ranca Lentah yang menjadi wisata keluarga di Kota Rangkasbitung tersebut.

”Baru kali ini, kami berjualan rugi terus. Boro-boro untuk bisa menabung, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saja kami tidak mencukupi,” kata Iman yang juga pengurus perkumpulan para pedagang yang di seputaran Balong Rancalentah.

Iman mengungkapkan, sejak pandemi Covid -19 dengan diberlakukan PSBB, disusul dengan PPKM Darurat dari tanggal 3 Juli – 20 Juli 2021, dan ditambah lagi dengan PPKM level 4 hingga 2 Agustus 2021, jumlah pengunjung ke Balong Rancalentah turun drastis, karena adanya penyekatan jalan protokol oleh petugas.

“Kami para pedagang berharap kepada Pemkab Lebak, agar dicarikan solusi untuk bisa bertahan hidup sampai dengan kondisi bisa berjualan lagi secara normal,” tuturnya.

Yono (53), seorang pedagang pecel lele di kawasan Mandala, juga mengaku terpukul dengan adanya kebijakan PSBB, PPKM Darurat, dan PPKM Level 4, karena durasi berjualan hanya boleh selama 3 jam saja.

”Kami buka pukul 5 sore, dan pukul 8 harus tutup. Apalagi, petugas yang datang patroli dengan jumlah yang banyak, sehingga membuat masyarakat takut untuk keluar rumah,” ujarnya. (yas)

Tags: bendera putihPKLRangkasbitung

Berita Terkait.

Gempa-banten
Nusantara

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:42
bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7143 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Floranus
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31

INDOPOSCO.ID - Pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador dan Curacao berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.