• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bea Cukai dan Polri Dorong Masyarakat Tak Ragu Laporkan Penipuan Online

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:07
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penggunaan internet untuk aktivitas dalam jaringan/online, baik dalam penggunaan media sosial, berbelanja melalui marketplace, maupun bekerja dan belajar secara daring, kian meningkat di masa pandemi Covid-19.

Di balik segudang manfaat yang dapat diperoleh masyarakat, aktivitas daring pun menyimpan detrimental effects yang patut diwaspadai. Salah satunya ialah penyalahgunaan identitas pribadi yang berujung pada naiknya potensi risiko penipuan atau online scam, termasuk penipuan mengatasnamakan Bea Cukai.

BacaJuga:

MPLS Dimulai, Wamendikdasmen Ingatkan Larangan Perpeloncoan dan Soroti Regrouping SD

Dominasi Media Sosial Jadi Isu Utama Fit and Proper Test Calon Komisioner KPI

Wamendikdasmen Tekankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada Hari Pertama MPLS

Di tahun 2020, contact center Bravo Bea Cukai 1500225 menerima tiga ribu pengaduan penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai. Sedangkan di 2021 ini, data hingga Mei 2021, terdapat sembilan ratus pengaduan. Bahkan pertanyaan tentang penipuan telah masuk sepuluh besar pertanyaan yang kerap ditanyakan kepada petugas call center Bravo Bea Cukai. Untuk itu, Bea Cukai berkomitmen terus mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terperdaya oleh penipuan online, khususnya yang mengatasnamakan Bea Cukai.

Kepala Seksi Patroli dan Operasi I Bea Cukai Soekarno-Hatta, Anton, dalam acara Bincang Bersama Bravo Bea Cukai X Divisi Humas Polri bertajuk “Penipuan Online”, Rabu (21/7) mengatakan, pihaknya tak henti mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berselancar di dunia maya dan mengenali ciri-ciri penipuan dan modus yang biasanya dilakukan oleh pelaku penipuan online.

“Ada tiga modus yang biasa digunakan, yaitu penipuan melalui media sosial di mana pelaku akan berkenalan dan menjalin pertemanan yang berujung dengan modus pengiriman uang/barang, online shop fiktif, dan lelang palsu dengan harga barang yang sangat murah. Umumnya, semua modus memiliki ciri-ciri yaitu korban akan dihubungi oleh orang yang mengaku petugas Bea Cukai dengan nomor telepon pribadi dan memberi tahu bahwa barang yang dikirimkan atau dibeli ditahan oleh Bea Cukai. Selanjutnya, korban harus mentransfer sejumlah uang ke sebuah rekening pribadi, agar barang dapat dikirimkan. Tentunya disertai ancaman untuk menakut-nakuti korban. Hal ini sudah dapat dipastikan penipuan,” jelasnya.

Ia pun menyarankan masyarakat agar tidak ragu menghubungi Bea Cukai jika curiga menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.

“Telepon ke 1500225 untuk mengecek kebenarannya, bisa juga konfirmasi ke teman atau kenalan yang bekerja di Bea Cukai. Petugas kami tidak menghubungi melalui nomor telepon pribadi dan semua pembayaran tidak menggunakan rekening pribadi. Masyarakat juga harus waspada dengan selalu mencari tahu modus-modus penipuan serupa dan memeriksa nomor rekening yang digunakan, apakah pernah dilaporkan sebagai rekening penipuan atau tidak,” jelasnya.

Masih menurut Anton, Bea Cukai tak akan tinggal diam dalam menangani penipuan tersebut. “Dari sisi pengawasan, setiap ada laporan penipuan akan langsung kami tindak lanjuti. Kami akan memeriksa nomor rekening yang digunakan dalam penipuan dan berkoordinasi dengan Polres setempat. Sebagai tindakan preventif, kami gencar melaksanakan sosialisasi untuk mencegah terulangnya kasus penipuan,” tegasnya.

Senada dengan Anton, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan pihak kepolisian juga mendorong masyarakat untuk melaporkan penipuan yang dialami.

“Masih banyak (korban) yang mungkin tidak melapor karena enggan atau tidak mengerti caranya. Pelaporan untuk penipuan online sama seperti penipuan biasa hanya penanganannya yang berbeda, kalau di Mabes Polri ada Direktorat Cyber Polri. Di Polda ada Sub Direktorat Cyber. Bagi korban penipuan dalam modus apapun, silakan lapor ke kantor polisi terdekat atau saluran telepon channel 110 yang tersedia di seluruh Indonesia. Banyak (penipuan) yang berhasil kami ungkap, yang terbaru ada pinjaman online yang melibatkan orang asing yang berkerja sama dengan lima orang mahasiswa di Jakarta menggunakan aplikasi yang tidak terdaftar di OJK,” tegas Ahmad. (ipo)

Tags: Bea Cukaipenipuan onlinePolri

Berita Terkait.

atip
Nasional

MPLS Dimulai, Wamendikdasmen Ingatkan Larangan Perpeloncoan dan Soroti Regrouping SD

Senin, 13 Juli 2026 - 19:51
kpi
Nasional

Dominasi Media Sosial Jadi Isu Utama Fit and Proper Test Calon Komisioner KPI

Senin, 13 Juli 2026 - 19:33
wamen
Nasional

Wamendikdasmen Tekankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada Hari Pertama MPLS

Senin, 13 Juli 2026 - 18:58
lpdb
Nasional

LPDB Koperasi Perkuat Akses Pembiayaan dan Tampilkan KDKMP Unggulan di Puncak Harkopnas Ke-79

Senin, 13 Juli 2026 - 18:48
golkar
Nasional

UT Gandeng Pemkab Bangka Selatan, Perkuat SDM hingga Cetak Guru Profesional

Senin, 13 Juli 2026 - 18:08
toti
Nasional

Terima Bantuan Ambulans dari Korpri, Kasatgas Tito: Sangat Berarti bagi Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera

Senin, 13 Juli 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1518 shares
    Share 607 Tweet 380
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1100 shares
    Share 440 Tweet 275
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2469 shares
    Share 988 Tweet 617
  • Rayakan Usia Lima Tahun, SeaBank Gulirkan Promo Spesial Selama Lima Hari

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
Julian-Alvarez
Olahraga

Jelang Laga Semifinal Kontra Inggris, Argentina Fokus Pemulihan Fisik

Editor Ali Rachman
Senin, 13 Juli 2026 - 11:03

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Argentina fokus melakukan pemulihan fisik jelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Timnas Inggris yang...

SelengkapnyaDetails
Halland

Usai Norwegia Dikalahkan Inggris, Haalad: Kami Punya Generasi yang Luar Biasa

Senin, 13 Juli 2026 - 10:02
Alvarez

Hasil Piala Dunia: Bekuk Swiss, Argentina Tantang Inggris di Semifinal

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:24
Bellingham

Hasil Piala Dunia: Tumbangkan Norwegia via Extra Time, Inggris ke Semifinal

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:09
Kane

Piala Dunia: Jelang Inggris vs Norwegia, Harry Kane Berharap Haaland Kehilangan Taji

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.